Redaksiku.com – Seorang pria yang diidentifikasi sebagai FNK (pekerja harian lepas) dari Meijing Wetan, Ambarketawang, Gamping, Sleman ditemukan tewas gantung diri di halaman belakang rumahnya pada hari Selasa, 8 Oktober 2024.
Menurut Iptu Salamun, Kasi Humas Polresta Sleman, “Ya memang benar pada hari ini (8/10) pukul 05.40 WIB Polsek Gamping telah menerima laporan tentang adanya Orang Meninggal Dunia di lokasi tersebut, diduga karena gantung diri.”
Kronologi Peristiwa
Mulai kejadian sekitar pukul 22.00 WIB, ketika korban berkumpul dengan saksi dan istrinya.
Korban kemudian menceritakan masalahnya. Setelah mendiskusikannya, istrinya kembali ke kamar untuk menidurkan anaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekitar pukul 03.00 WIB, saksi pertama melihat korban ke kamar mandi. Sekitar pukul 05.00 WIB, saksi kedua mencari keberadaan korban karena curiga korban akan melakukan sesuatu yang membahayakannya.
Saksi satu benar-benar menemukan korban tergantung di pohon talok di belakang rumah sekitar pukul 05.30 WIB.
Korban berada di posisi utara dengan kaki tertekuk dan lutut menyentuh tanah. Dia mengenakan kaos warna hitam dan celana pendek warna biru. Tinggi batang yang digunakan untuk mengikat tali ke tanah sekitar 2,7 meter, simpul leher ke blandar 1,5 meter, dan kursi lipat warna putih berjarak 1 meter dari posisi korban.
Salmun menyatakan, “Saat ditemukan tergantung di pohon talok tersebut, korban sudah dalam keadaan tidak bergerak dengan leher terjerat tali tambang warna biru yang diikatkan pada batang pohon talok.”
Saksi pertama meminta bantuan warga, dan saksi tiga dan Pelapor melaporkan ke Polsek Gamping.
Setelah warga melaporkan, polisi kembali ke tempat kejadian dan mencatat beberapa saksi dan kronologi.
Polisi kemudian menghubungi Inafis dari Polresta Sleman dan Dokter dari Puskesmas Gamping 1.
Seorang saksi yang hadir di lokasi kejadian termasuk seorang perempuan yang diidentifikasi sebagai TK (Buruh Harian Lepas), dua perempuan yang diidentifikasi sebagai AS (IRT), dan seorang pria yang diidentifikasi sebagai PT (Buruh Harian Lepas).

Hasil Investigasi Medis
Hasil pemeriksaan medis dr. Avicena di Puskesmas Gamping 1 menunjukkan bahwa korban telah meninggal dunia dan memiliki bekas jeratan di lehernya, lidah yang menjulur, dan veses dari duburnya.
Selain jeratan tali yang disebabkan oleh gatung diri, tidak ada luka penyebab kematian lainnya yang ditemukan.
Keluarga tidak akan menuntut pihak mana pun dan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Sampai saat ini, petugas polisi terus menyelidiki kasus bunuh diri tersebut.






