Redaksiku.com – Nilai tukar Rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat pada Selasa pagi.
Berdasarkan data terbaru, posisi Rupiah berada di level Rp17.790 per dolar AS sekitar pukul 10.50 WIB.
Angka ini menunjukkan pelemahan dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.744 per dolar AS. Pergerakan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena menunjukkan tren tekanan terhadap mata uang domestik.
Pergerakan Rupiah Masih Fluktuatif
Fluktuasi nilai tukar Rupiah menjadi hal yang cukup umum dalam kondisi ekonomi global saat ini. Perubahan nilai ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi pasar internasional, kebijakan moneter, hingga sentimen investor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika Rupiah melemah, dampaknya bisa dirasakan di berbagai sektor, termasuk:
- Harga barang impor yang meningkat
- Tekanan pada biaya produksi
- Kenaikan harga kebutuhan tertentu
Kurs Dolar AS di Bank BCA Hari Ini
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menetapkan nilai tukar dolar AS dengan beberapa kategori layanan.
Berikut rinciannya:
E-rate:
- Harga beli: Rp17.775
- Harga jual: Rp17.795
TT Counter & Bank Notes:
- Harga beli: Rp17.585
- Harga jual: Rp17.835
Perbedaan kurs ini biasanya disesuaikan dengan jenis transaksi yang dilakukan nasabah.

Update Kurs Dolar di Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk juga merilis kurs dolar AS terbaru dengan variasi layanan.
Special Rate:
- Beli: Rp17.740
- Jual: Rp17.770
TT Counter & Bank Notes:
- Beli: Rp17.510
- Jual: Rp17.810
Perbedaan harga ini menunjukkan adanya margin yang disesuaikan dengan kebutuhan transaksi.
Kurs Dolar AS di Bank BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) juga memperbarui nilai tukar dolar AS.
Pada pukul 10.50 WIB, kurs yang berlaku di TT counter adalah:
- Harga beli: Rp17.598
- Harga jual: Rp17.800
Kurs ini umumnya digunakan untuk transaksi non-tunai atau transfer antarbank.
Penulis : redaksiku
Editor : redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






