Redaksiku.com – Rumor terbaru yang beredar di kalangan komunitas game mengklaim bahwa Microsoft berencana untuk menurunkan harga langganan Xbox Game Pass. Kebijakan ini disebut-sebut bakal dibarengi dengan dua perubahan besar yang langsung berdampak pada fitur-fitur utamanya.
Kabar mengenai perombakan layanan berlangganan ini tentu menarik perhatian banyak gamer di seluruh dunia. Terutama mengingat ekosistem Xbox selama ini sangat mengandalkan nilai ekonomis dari layanan game on-demand tersebut untuk menarik minat pemain baru di berbagai platform.
Struktur Harga Baru dan Tier Beriklan
Informasi terkait perubahan harga ini pertama kali mencuat dari seorang moderator terkemuka forum ResetEra bernama Slayven. Ia mengklaim bahwa raksasa teknologi asal Redmond itu sedang merancang ulang skema pembayaran untuk layanan langganan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang beredar, berikut adalah beberapa poin mengenai rencana pembagian tier dan harga langganan yang sedang disiapkan:
- Xbox Game Pass tanpa iklan direncanakan akan dipatok seharga US$19,99 per bulan atau US$239,99 per tahun.
- Angka tersebut tercatat sekitar US$3 lebih murah jika dibandingkan dengan acuan harga langganan pada rumor-rumor sebelumnya.
- Microsoft juga dikabarkan bakal memperkenalkan opsi alternatif berupa tier beriklan dengan banderol yang lebih terjangkau, yakni US$12,99 per bulan.
Kendati demikian, pihak perusahaan secara resmi masih belum memberikan pengumuman apa pun. Oleh karena itu, seluruh rincian informasi ini sampai sekarang masih berstatus sebagai rumor belaka.

Hilangnya Rilis Day One dan Perubahan Cloud Gaming
Dibalik kabar penurunan harga yang terdengar menggiurkan, ada konsekuensi besar yang harus diterima oleh para pelanggan setia. Perubahan paling signifikan yang disorot dalam rumor ini adalah hilangnya fitur rilis day one dari katalog utama Xbox Game Pass.
Game-game baru dikabarkan tidak akan lagi langsung tersedia di dalam layanan semenjak hari pertama peluncurannya di pasaran. Kebijakan drastis tersebut disebut-sebut mulai diterapkan pada rentang waktu antara bulan Februari hingga April mendatang.
Jika kabar ini terbukti menjadi kenyataan, daya tarik utama yang selama ini membuat gamer lebih memilih Game Pass dibandingkan layanan kompetitor dikhawatirkan akan memudar.
Selain masalah rilis game hari pertama, struktur layanan untuk fitur cloud gaming juga dilaporkan akan dipisah secara mandiri. Cloud Gaming tidak lagi menjadi bundel standar dari paket utama, melainkan ditawarkan sebagai add-on terpisah dengan kuota 25 jam penggunaan.
Paket keluarga juga disiapkan dengan harga terjangkau, sementara akses pustaka game beserta fasilitas multiplayer online dijajakan secara terpisah. Bahkan, opsi untuk berlangganan fasilitas multiplayer online saja kabarnya dihargai secara khusus tiap bulannya.
Jejak Kebijakan Sebelumnya dan Tanggapan Komunitas
Gelombang rumor perombakan ini muncul tidak lama setelah Microsoft memang terbukti melakukan penyesuaian harga dalam skala yang lebih kecil. Perusahaan sempat menurunkan biaya langganan untuk beberapa tier premium mereka beberapa waktu lalu.
Pada saat bersamaan, game berskala besar seperti seri Call_of_Duty juga mulai mendapatkan perlakuan berbeda terkait ketersediaannya di dalam layanan. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa strategi bisnis Microsoft memang sedang mengalami transisi yang cukup dinamis.
Namun, sebagian isi rumor ini sempat dinilai kontradiktif dengan kebijakan cloud gaming yang baru saja dikomunikasikan kepada para pelanggan sebelumnya. Leaker kawakan Nate the Hate turut memberikan komentar bahwa narasumber terkait memang memiliki rekam jejak informasi yang cukup akurat di masa lalu.
Pertanyaan Umum
Apakah harga Xbox Game Pass dipastikan turun?
Belum ada kepastian resmi karena informasi tersebut saat ini masih sebatas rumor yang bersumber dari komunitas dan forum daring.
Apa dampak terbesar dari rumor perubahan layanan ini?
Konsekuensi paling krusial adalah potensi ditiadakannya rilis game day one serta pemisahan fitur cloud gaming dari paket langganan utama.
Bagaimana tanggapan resmi dari pihak Microsoft?
Hingga saat ini, pihak perusahaan belum mengeluarkan pernyataan atau konfirmasi apa pun mengenai rencana perombakan struktur harga tersebut.
Ringkasan
Microsoft dikabarkan akan menurunkan harga langganan Xbox Game Pass dan memperkenalkan opsi tier beriklan seharga US$12,99 per bulan. Namun, penurunan harga ini dibarengi dua perubahan besar, yaitu hilangnya fitur rilis game day one serta pemisahan layanan cloud gaming menjadi add-on terpisah.












