Ribuan ATM Bitcoin Tutup, Bitcoin Depot Ajukan Bangkrut Imbas Tekanan Regulasi

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan ATM Bitcoin Tutup, Bitcoin Depot Ajukan Bangkrut Imbas Tekanan Regulasi

Ribuan ATM Bitcoin Tutup, Bitcoin Depot Ajukan Bangkrut Imbas Tekanan Regulasi

Redaksiku.com – Industri aset kripto global kembali diguncang kabar signifikan setelah perusahaan operator ATM kripto terbesar, Bitcoin Depot, resmi menghentikan operasionalnya dan mengajukan perlindungan kebangkrutan.

Keputusan ini menandai salah satu kemunduran paling mencolok dalam sektor layanan fisik kripto, khususnya mesin ATM berbasis Bitcoin.

Perusahaan yang berbasis di Atlanta dan tercatat di bursa NASDAQ tersebut mengajukan permohonan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di pengadilan Distrik Selatan Texas pada Senin (18/5/2026) waktu setempat. Melalui skema ini, perusahaan berupaya melakukan restrukturisasi sembari menutup operasional dan melepas aset-aset yang dimiliki sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Amerika Serikat.

Jaringan ATM Kripto Lumpuh Total

Seluruh jaringan ATM yang sebelumnya dioperasikan oleh Bitcoin Depot kini telah dinonaktifkan. Padahal, pada tahun sebelumnya, perusahaan ini sempat mengelola lebih dari 9.000 unit ATM kripto yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, hingga Australia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mesin-mesin tersebut selama ini menjadi salah satu akses utama bagi masyarakat untuk mengonversi uang tunai menjadi Bitcoin tanpa perlu melalui platform digital yang kompleks. Dengan penutupan ini, akses terhadap layanan kripto berbasis fisik mengalami penyusutan signifikan.

Kinerja Keuangan Terjun Bebas

Langkah drastis yang diambil perusahaan tidak terlepas dari tekanan finansial yang semakin berat. Dalam laporan keuangan kuartal pertama 2026, Bitcoin Depot mencatat penurunan pendapatan hingga 49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tidak hanya itu, perusahaan juga membukukan kerugian sebesar US$9,5 juta, berbalik arah dari keuntungan US$12,2 juta pada periode sebelumnya. Laba kotor pun mengalami penurunan tajam hingga 85 persen, hanya menyisakan sekitar US$45 juta.

Penurunan drastis ini menjadi indikator kuat bahwa model bisnis ATM kripto mulai kehilangan daya saing di tengah perubahan lanskap industri yang semakin dinamis.

Regulasi Ketat Jadi Pemicu Utama

Manajemen perusahaan menegaskan bahwa tekanan regulasi menjadi faktor utama di balik keruntuhan bisnis mereka. CEO Alex Holmes menyebut bahwa kebijakan baru di berbagai negara bagian semakin membatasi ruang gerak operator ATM kripto.

Menurutnya, sejumlah wilayah kini memberlakukan batas transaksi yang lebih ketat, bahkan tidak sedikit yang secara langsung melarang operasional mesin ATM kripto. Selain itu, meningkatnya pengawasan hukum dan potensi gugatan turut memperberat beban operasional perusahaan.

Dalam pernyataannya, Holmes menilai bahwa perubahan regulasi yang terjadi dalam waktu relatif singkat membuat model bisnis perusahaan tidak lagi berkelanjutan.

Ribuan ATM Bitcoin Tutup, Bitcoin Depot Ajukan Bangkrut Imbas Tekanan Regulasi
Ribuan ATM Bitcoin Tutup, Bitcoin Depot Ajukan Bangkrut Imbas Tekanan Regulasi

Bayang-Bayang Kasus Hukum dan Penipuan Kripto

Selain tekanan regulasi, Bitcoin Depot juga menghadapi tantangan dari sisi hukum. Perusahaan terseret dalam gugatan yang diajukan oleh otoritas di beberapa negara bagian, termasuk Massachusetts dan Iowa.

Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan bahwa layanan ATM kripto yang dioperasikan perusahaan dimanfaatkan dalam berbagai praktik penipuan. Data menunjukkan bahwa kerugian akibat penipuan melalui ATM kripto mencapai US$389 juta pada tahun sebelumnya, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024.

Lonjakan angka tersebut menarik perhatian regulator dan aparat penegak hukum, yang kemudian memperketat pengawasan terhadap industri ini. Kondisi ini menciptakan tekanan tambahan bagi operator seperti Bitcoin Depot.

Penulis : redaksiku

Editor : redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saham GOTO Jadi Sorotan Investor, Perkembangan Terbaru dan Prospek GoTo ke Depan
Kirim Surat Lamaran Banyak, Tapi Selalu Ditolak? 3 Penyebabnya
Indofood CBP Jadi Sorotan Investor, Kinerja Bisnis dan Prospek Saham ICBP Terbaru
KOSPI Terbaru Jadi Perhatian Investor, Pergerakan Bursa Korea Selatan dan Faktor Pendorongnya
Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia
Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi Sorotan, Ini Kebijakan Terbaru Bank Indonesia
Bank Dunia Peringatkan Ekonomi Global Bisa Anjlok ke 1,3 Persen, Apa Dampaknya bagi Indonesia?
BI Rate Terbaru Masih 5,75 Persen, Pasar Menanti Keputusan RDG Juli 2026

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:56 WIB

Saham GOTO Jadi Sorotan Investor, Perkembangan Terbaru dan Prospek GoTo ke Depan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Kirim Surat Lamaran Banyak, Tapi Selalu Ditolak? 3 Penyebabnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:46 WIB

Indofood CBP Jadi Sorotan Investor, Kinerja Bisnis dan Prospek Saham ICBP Terbaru

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:22 WIB

KOSPI Terbaru Jadi Perhatian Investor, Pergerakan Bursa Korea Selatan dan Faktor Pendorongnya

Senin, 27 Juli 2026 - 12:17 WIB

Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia

Berita Terbaru