Potensi Wisata Hutan Sagu Kalkote di Kabupaten Jayapura

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan kawasan wisata Hutan Sagu Kalkote di tepian Danau Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kawasan wisata Kalkote di tepian Danau Sentani tengah dikembangkan menjadi destinasi wisata dan kuliner permanen.

Redaksiku.com – Kawasan wisata Khalkote yang terletak di tepian Danau Sentani, Distrik Sentani Timur, kini tengah dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi destinasi wisata dan kuliner permanen. Langkah strategis ini diambil pemerintah Kabupaten Jayapura untuk memastikan kawasan tersebut tidak hanya menjadi magnet kunjungan saat perhelatan Festival Danau Sentani (FDS), tetapi tetap hidup dan ramai dikunjungi wisatawan sepanjang tahun.

Bupati Jayapura Yunus Wonda menegaskan bahwa Khalkote memiliki potensi alam yang sangat besar untuk menjadi ikon pariwisata daerah. Fokus utama dari pengembangan ini adalah menciptakan ekosistem pengelolaan yang berkelanjutan, di mana setiap aktivitas wisata yang berlangsung dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat setiap harinya.

Pemerintah menargetkan agar kawasan Khalkote mampu menarik kunjungan wisatawan secara rutin, bukan hanya saat perhelatan festival besar yang biasanya hanya berlangsung beberapa hari dalam setahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran destinasi wisata yang aktif sepanjang tahun diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar Danau Sentani. Para pelaku usaha nantinya dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan untuk menjajakan kuliner khas Papua, makanan lokal, serta berbagai produk kerajinan tangan dan barang ekonomi kreatif lainnya.

Dengan model pengelolaan seperti ini, pengalaman wisatawan yang datang ke Khalkote akan menjadi jauh lebih lengkap. Mereka tidak sekadar menikmati pemandangan perairan dan perbukitan Danau Sentani yang indah, tetapi juga bisa berinteraksi langsung dengan kekayaan budaya setempat melalui hidangan tradisional dan produk seni yang autentik.

Pengembangan Khalkote diarahkan untuk menjadi titik pusat bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kampung-kampung wisata di sepanjang pesisir Danau Sentani.

Potensi Strategis Khalkote bagi Pariwisata Papua

Pariwisata di Kabupaten Jayapura memang tengah didorong untuk tidak lagi bergantung pada siklus kegiatan besar atau festival tahunan saja. Menurut Yunus Wonda, ketergantungan pada event musiman seringkali membuat potensi daerah tidak tergarap maksimal di luar masa liburan atau perayaan tertentu.

Oleh karena itu, Khalkote dirancang sebagai pusat aktivitas wisata rutin. Ketersediaan infrastruktur dan fasilitas pendukung yang layak menjadi syarat mutlak agar wisatawan merasa nyaman untuk berkunjung kapan saja tanpa harus menunggu momentum khusus.

Keindahan bentang alam Danau Sentani sendiri merupakan daya tarik utama yang sudah diakui banyak orang. Namun, penambahan nilai melalui sektor kuliner dan pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat lokal akan menjadi pembeda yang membuat kawasan ini lebih kompetitif di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

Wisatawan disarankan untuk datang pada sore hari ke Khalkote untuk menikmati momen matahari terbenam di balik pegunungan Cycloop sambil mencicipi kuliner lokal khas Danau Sentani.

Integrasi antara keindahan alam dan kearifan lokal ini juga diharapkan mampu meningkatkan masa tinggal wisatawan di Kabupaten Jayapura. Dengan adanya pusat kuliner dan kerajinan yang permanen, wisatawan akan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas, mulai dari wisata kuliner, berbelanja oleh-oleh, hingga belajar langsung mengenai budaya masyarakat adat Sentani.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian Danau Sentani sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata ini. Kualitas lingkungan yang terjaga adalah aset jangka panjang yang akan menjamin keberlangsungan bisnis UMKM dan kenyamanan wisatawan di masa depan.

Pertanyaan Umum

Apakah Khalkote sudah bisa dikunjungi wisatawan saat ini?

Ya, kawasan Khalkote terbuka untuk umum. Pemerintah saat ini sedang melakukan pembenahan infrastruktur secara bertahap agar kawasan ini lebih nyaman dan memiliki fasilitas kuliner yang terintegrasi secara permanen.

Apa saja yang bisa dilakukan wisatawan di Khalkote?

Selain menikmati pemandangan Danau Sentani, pengunjung dapat menikmati kuliner khas daerah, membeli berbagai kerajinan tangan lokal, serta menjadikannya sebagai pintu masuk utama untuk mengunjungi berbagai kampung wisata di sekitar Danau Sentani.

Bagaimana dampak rencana ini bagi masyarakat lokal?

Pengembangan ini difokuskan pada pemberdayaan pelaku UMKM lokal agar memiliki tempat berjualan yang tetap dan ramai, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar dapat meningkat secara signifikan seiring dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan.

Ringkasan

Kawasan Khalkote di tepian Danau Sentani sedang dikembangkan menjadi destinasi wisata dan kuliner permanen untuk menarik wisatawan sepanjang tahun, bukan hanya saat festival. Pengembangan ini bertujuan meningkatkan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM serta penyediaan fasilitas bagi wisatawan.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor di Jayapura
Terduga Curanmor yang Kabur Saat Disergap Ditangkap di Ifale
Utang Tanah Pemkab Jayapura Rp211 Miliar Dibayar Bertahap

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 05:22 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor di Jayapura

Rabu, 16 September 2026 - 02:12 WIB

Potensi Wisata Hutan Sagu Kalkote di Kabupaten Jayapura

Senin, 14 September 2026 - 22:28 WIB

Terduga Curanmor yang Kabur Saat Disergap Ditangkap di Ifale

Minggu, 13 September 2026 - 18:27 WIB

Utang Tanah Pemkab Jayapura Rp211 Miliar Dibayar Bertahap

Berita Terbaru

Para ahli mengingatkan pentingnya antisipasi dini terhadap risiko sistemik kecerdasan buatan berkaca dari krisis global masa lalu.

United States Politics and Government

Pelajaran dari Krisis Global untuk Menghadapi Risiko Kecerdasan Buatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:51 WIB

Warga sekitar menolak kelanjutan proyek panas bumi Gunung Ungaran karena khawatir mengancam lingkungan dan sumber air.

Viral

Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:48 WIB

error: Content is protected !!