Peringati Hari Kanker Paru Sedunia 1 Agustus: Sejarah dan Upaya Pencegahannya

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemeriksaan Kanker Paru

Ilustrasi Pemeriksaan Kanker Paru

Peringati Hari Kanker Paru Sedunia 1 Agustus: Sejarah dan Upaya Pencegahannya

Hari Kanker Paru Sedunia yang diperingati setiap 1 Agustus menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap salah satu penyakit paling mematikan di dunia ini.

Ini merupakan salah satu jenis kanker paling mematikan di dunia, yang sering kali terlambat terdeteksi sehingga menyulitkan proses pengobatan.

Peringatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya dan pentingnya deteksi dini, serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan guna menurunkan angka kematian akibat penyakit ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker ini menjadi penyebab kematian tertinggi dari semua jenis kanker, baik pada pria maupun wanita.

Salah satu alasan tingginya angka kematian adalah karena gejalanya yang sering kali tidak disadari pada tahap awal.

Ketikanya seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, atau penurunan berat badan mulai terasa, umumnya kanker sudah berada pada stadium lanjut.

Faktor risiko terbesar adalah kebiasaan merokok, baik aktif maupun pasif.

Zat kimia beracun dalam rokok mampu menyebabkan kerusakan bertahap pada jaringan paru-paru, yang pada akhirnya dapat mengganggu fungsi pernapasan secara permanen.

Selain itu, paparan polusi udara, gas radon, asbes, dan faktor genetik juga turut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kanker paru.

Sejarah Hari Kanker Paru Sedunia

Hari Kanker Paru Sedunia pertama kali dideklarasikan pada tahun 2012 oleh Forum Internasional Kanker Paru (International Association for the Study of Lung Cancer/IASLC).

Tujuannya adalah untuk menyoroti perlunya aksi global dalam menangani kanker ini, meningkatkan kesadaran, serta mendorong investasi dalam riset dan pengobatan.

Sejak saat itu, kampanye Hari Kanker Paru Sedunia digelar setiap tahun di berbagai negara dengan tema dan fokus yang berbeda, namun tetap menekankan pentingnya deteksi dini dan gaya hidup sehat sebagai kunci utama pencegahan.

Langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan

Meskipun tergolong penyakit serius, ada sejumlah langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menurunkan risikonya.

Berikut beberapa cara yang dianjurkan oleh para ahli kesehatan:

Berhenti Merokok

Merokok adalah penyebab utama kanker paru. Berhenti merokok, meskipun sudah bertahun-tahun menjadi perokok aktif, tetap memberikan dampak positif bagi kesehatan paru dan menurunkan risiko secara signifikan.

Hindari Paparan Asap Rokok

Menjadi perokok pasif juga meningkatkan risiko kanker paru. Oleh karena itu, penting untuk menjauh dari lingkungan yang penuh asap rokok.

Gunakan Masker dan Lindungi Diri dari Polusi

Bagi mereka yang tinggal di daerah dengan tingkat polusi udara tinggi, penggunaan masker yang sesuai standar kesehatan bisa membantu melindungi paru-paru dari zat berbahaya.

Lakukan Pemeriksaan Rutin

Bagi individu yang memiliki riwayat merokok atau anggota keluarga dengan penyakit kanker, disarankan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan paru secara berkala. 

Konsumsi Makanan Sehat dan Berolahraga

Menjaga pola makan seimbang, kaya buah dan sayuran, serta rutin berolahraga, dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu melawan radikal bebas.

 Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam Cenderawasih Ajak Warga dan Pelajar Pelajari Teknik BHD
Peringatan Satu Abad Gontor, Kiai Sahal Serahkan Buku ke Prabowo
Risiko Kesehatan Akibat Terlalu Lama Duduk di Depan Laptop
Umsura Himpun Donasi Rp53 Juta dan Logistik Korban Gempa NTT
Petranesian Business and Education Fair 2026 di Surabaya
Menteri Hukum Luncurkan Aplikasi PASTI Berbasis AI untuk Pangkas Aturan
Ozempic, Wegovy, dan Tirzepatide: Manfaat, Tren, dan Keamanan
Review Tropicana Slim Low Fat Milk Korean Strawberry dengan Kolagen

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:23 WIB

Pangdam Cenderawasih Ajak Warga dan Pelajar Pelajari Teknik BHD

Sabtu, 19 September 2026 - 18:20 WIB

Peringatan Satu Abad Gontor, Kiai Sahal Serahkan Buku ke Prabowo

Sabtu, 19 September 2026 - 17:41 WIB

Risiko Kesehatan Akibat Terlalu Lama Duduk di Depan Laptop

Sabtu, 19 September 2026 - 10:38 WIB

Umsura Himpun Donasi Rp53 Juta dan Logistik Korban Gempa NTT

Jumat, 18 September 2026 - 13:21 WIB

Petranesian Business and Education Fair 2026 di Surabaya

Berita Terbaru

Dekranasda Bojonegoro menjalin kemitraan dengan Universitas Brawijaya untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal.

Kebebasan Pers

Dekranasda Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan UMKM

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:23 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang membuka pelatihan BHD dan RJP di Jayapura.

Kesehatan

Pangdam Cenderawasih Ajak Warga dan Pelajar Pelajari Teknik BHD

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:23 WIB

error: Content is protected !!