Dekranasda Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan UMKM

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Dekranasda Bojonegoro dan Universitas Brawijaya saat melakukan pertemuan kerja sama pengembangan UMKM.

Dekranasda Bojonegoro menjalin kemitraan dengan Universitas Brawijaya untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal.

Redaksiku.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bojonegoro secara resmi menjajaki kemitraan strategis dengan Universitas Brawijaya untuk mempercepat transformasi sektor UMKM lokal. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing produk kerajinan serta komoditas unggulan Bojonegoro di pasar nasional maupun global.

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada aspek pemasaran, tetapi juga menyentuh sisi inovasi produk dan manajemen bisnis bagi para pelaku usaha kecil. Dengan menggandeng akademisi dari perguruan tinggi terkemuka, Dekranasda berharap dapat mengintegrasikan riset terkini ke dalam praktik bisnis mikro yang selama ini dijalankan oleh masyarakat Bojonegoro.

Sinergi Akademisi dan Pelaku Industri Kreatif

Keterlibatan Universitas Brawijaya diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan melalui pendampingan teknis yang lebih terukur. Para ahli dari kampus tersebut diharapkan mampu membedah hambatan yang sering dihadapi pelaku UMKM, mulai dari keterbatasan desain hingga kendala dalam standarisasi produk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dekranasda Bojonegoro memandang bahwa sinergi ini adalah kebutuhan mendesak di tengah tantangan ekonomi yang kian dinamis. Beberapa fokus utama dalam rencana kolaborasi ini mencakup:

  • Peningkatan kualitas desain kemasan produk agar memiliki daya tarik lebih tinggi di pasar modern.
  • Penerapan sistem manajemen keuangan yang lebih profesional bagi pemilik usaha skala kecil.
  • Digitalisasi rantai pasok untuk mempermudah akses bahan baku dan distribusi hasil produksi.
  • Pengembangan strategi branding yang menonjolkan kearifan lokal Bojonegoro sebagai nilai jual utama.

Program kolaborasi ini menargetkan penguatan bagi setidaknya 500 pelaku UMKM unggulan yang tersebar di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Pemberdayaan Berbasis Riset dan Inovasi

Pendekatan berbasis riset yang ditawarkan oleh Universitas Brawijaya menjadi kunci dalam transformasi ini. Berbeda dengan program pelatihan konvensional, kolaborasi ini menekankan pada pemecahan masalah (problem solving) yang dihadapi langsung oleh pengrajin di lapangan.

Tim ahli dari universitas akan melakukan observasi mendalam mengenai potensi kerajinan lokal seperti batik khas Bojonegoro, olahan kayu jati, hingga produk pangan olahan. Melalui data yang akurat, program pendampingan akan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap sektor industri kreatif yang ada.

Integrasi teknologi tepat guna dan manajemen bisnis modern menjadi fondasi utama dalam upaya meningkatkan nilai ekonomi produk kerajinan daerah.

Target Jangka Panjang Ekonomi Daerah

Penguatan sektor UMKM merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui kerjasama ini, Dekranasda Bojonegoro optimistis bahwa produk-produk lokal tidak hanya akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor dengan kualitas yang memenuhi standar internasional.

Selain aspek produksi, pihak universitas juga akan membantu dalam pengembangan akses pasar melalui platform digital. Hal ini penting untuk memastikan produk UMKM Bojonegoro lebih mudah dijangkau oleh konsumen dari luar daerah, sekaligus memperluas jaringan bisnis para pelaku usaha.

Bagi pelaku UMKM yang ingin terlibat dalam program pengembangan ini, disarankan untuk mulai merapikan catatan keuangan dan profil usaha guna memudahkan proses asesmen oleh tim pendamping.

Pertanyaan Umum

Apa tujuan utama dari kolaborasi antara Dekranasda Bojonegoro dan Universitas Brawijaya?

Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal melalui pendampingan ahli, inovasi desain produk, digitalisasi bisnis, dan penerapan manajemen profesional berbasis riset akademis.

Siapa saja yang berhak mendapatkan manfaat dari program ini?

Program ini menyasar para pelaku UMKM, pengrajin, dan pemilik usaha kreatif di Kabupaten Bojonegoro, dengan prioritas pada sektor yang memiliki potensi pengembangan pasar yang luas.

Bagaimana cara pelaku usaha dapat berpartisipasi dalam inisiatif ini?

Pelaku usaha dapat menghubungi kantor Dekranasda setempat atau mengikuti kanal informasi resmi pemerintah daerah untuk mendapatkan jadwal sosialisasi dan persyaratan pendaftaran program pendampingan.

Ringkasan

Dekranasda Kabupaten Bojonegoro menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Brawijaya untuk melakukan transformasi sektor UMKM melalui pendekatan berbasis riset dan pendampingan teknis. Inisiatif ini menargetkan penguatan kapasitas bagi 500 pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan kualitas produk, manajemen bisnis, serta daya saing di pasar nasional maupun global.

Kolaborasi ini berfokus pada solusi praktis seperti inovasi desain kemasan, digitalisasi rantai pasok, dan penerapan manajemen keuangan profesional. Dengan melibatkan para ahli dari Universitas Brawijaya, program ini bertujuan mengintegrasikan data riset ke dalam sektor industri kreatif seperti batik dan olahan kayu jati untuk memastikan produk UMKM Bojonegoro memenuhi standar pasar modern serta mampu menembus peluang ekspor.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Sepatu di Mojokerto Ludes Terbakar Usai 24 Jam Dilalap Api
DPRD Jember Tandatangani Pakta Integritas Tolak Pembangunan Yon TP
Bupati Pasuruan Dorong Percepatan Digitalisasi di Hari Jadi ke-1097
Damkar Bondowoso Krisis Armada dan Butuh Tambahan Mobil Pemadam
Kemenhaj Ancam Cabut Izin PT JGroup dan PT Annisa Ahmada
Sopir Angkutan Tewas Ditembak Kekerasan OPM di Papua
Kebakaran Pabrik Sepatu PT Esa Kalen Jaya di Mojokerto
Pria di Tuban Ditemukan Tewas Gantung Diri dalam Sumur

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:23 WIB

Dekranasda Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan UMKM

Sabtu, 19 September 2026 - 17:05 WIB

Pabrik Sepatu di Mojokerto Ludes Terbakar Usai 24 Jam Dilalap Api

Sabtu, 19 September 2026 - 14:10 WIB

DPRD Jember Tandatangani Pakta Integritas Tolak Pembangunan Yon TP

Jumat, 18 September 2026 - 22:48 WIB

Bupati Pasuruan Dorong Percepatan Digitalisasi di Hari Jadi ke-1097

Jumat, 18 September 2026 - 16:31 WIB

Damkar Bondowoso Krisis Armada dan Butuh Tambahan Mobil Pemadam

Berita Terbaru

Manajemen Los Angeles Dodgers optimis pelempar andalan mereka, Blake Snell, dapat menghindari absen panjang akibat cedera.

Viral

Kondisi Terkini Cedera Blake Snell di LA Dodgers

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:28 WIB

Dekranasda Bojonegoro menjalin kemitraan dengan Universitas Brawijaya untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal.

Kebebasan Pers

Dekranasda Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan UMKM

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:23 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang membuka pelatihan BHD dan RJP di Jayapura.

Kesehatan

Pangdam Cenderawasih Ajak Warga dan Pelajar Pelajari Teknik BHD

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:23 WIB

error: Content is protected !!