Pemkot Kediri Bantu Promosi Gratis UMKM Nonkuliner via Video

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Pemerintah Kota Kediri dan POKARI saat membahas program promosi video kreatif untuk UMKM nonkuliner.

Pemkot Kediri melalui POKARI memfasilitasi promosi gratis bagi pelaku UMKM nonkuliner lewat konten video kreatif.

Redaksiku.com – Pemerintah Kota Kediri melalui Kelompok Informasi Masyarakat yang tergabung dalam POKARI kini meluncurkan inisiatif baru untuk mendongkrak visibilitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor nonkuliner. Melalui program promosi kreatif, para pelaku usaha diberikan kesempatan untuk mempromosikan produk mereka secara cuma-cuma melalui konten video pendek yang disebarluaskan di berbagai platform media sosial resmi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam membantu pelaku usaha beradaptasi dengan tren pemasaran digital yang semakin dominan. Dengan memanfaatkan jangkauan audiens yang luas di Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube, POKARI berupaya menjembatani kesenjangan akses promosi yang selama ini sering menjadi kendala bagi pelaku usaha kecil berskala rumah tangga atau industri kreatif.

Strategi Pemasaran Digital Berbasis Konten Kreatif

Di era ekonomi digital saat ini, visualisasi produk melalui video pendek terbukti menjadi instrumen pemasaran yang paling efektif untuk menarik perhatian konsumen. POKARI menyadari bahwa banyak pelaku UMKM nonkuliner—seperti pengrajin kriya, produsen busana, hingga penyedia jasa kreatif—memiliki produk berkualitas namun minim eksposur digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses promosi ini dirancang dengan pendekatan yang ramah bagi pelaku usaha. Tim kreatif dari POKARI membantu mengemas narasi produk ke dalam format video yang menarik, yang disesuaikan dengan karakteristik audiens di masing-masing platform media sosial. Pendekatan ini memungkinkan produk lokal mendapatkan tampilan profesional tanpa harus mengeluarkan biaya produksi yang besar.

Program ini menjangkau setidaknya empat platform media sosial utama, yakni Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube, guna memastikan cakupan pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM di Kota Kediri.

Keunggulan Program Promosi Gratis

Program ini menawarkan beberapa nilai tambah yang signifikan bagi ekosistem UMKM di Kota Kediri. Tidak hanya sekadar memposting konten, inisiatif ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi para pelaku usaha mengenai pentingnya personal branding di ruang digital.

  • Meningkatkan kesadaran merek atau brand awareness produk lokal di mata konsumen yang lebih luas.
  • Memperluas jangkauan pasar hingga ke luar wilayah Kota Kediri melalui algoritma media sosial.
  • Memberikan akses profesional kepada pelaku usaha kecil dalam hal produksi konten visual berkualitas tinggi.
  • Mendorong digitalisasi UMKM agar mampu bersaing dengan produk-produk dari pasar nasional maupun internasional.

Dampak Ekonomi bagi Pelaku Usaha Lokal

Dukungan pemerintah melalui POKARI ini diharapkan dapat menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ketika sebuah produk UMKM dikenal luas, peluang terjadinya transaksi penjualan tentu akan meningkat, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan ekonomi para pelaku usaha di akar rumput.

Inisiatif promosi video pendek ini menjadi katalisator penting bagi UMKM nonkuliner untuk tetap relevan dan kompetitif di tengah perubahan perilaku belanja masyarakat yang kini lebih mengandalkan rekomendasi di media sosial.

Selain memberikan promosi gratis, program ini juga membuka ruang kolaborasi antar-pelaku usaha. Dengan adanya konten yang terintegrasi, tercipta ekosistem di mana UMKM satu dengan yang lain saling mendukung dalam jejaring digital yang dikelola secara kolektif oleh komunitas POKARI.

Bagi pelaku UMKM yang ingin berpartisipasi, pastikan untuk menyiapkan portofolio produk yang menarik dan cerita di balik layar pembuatan produk agar tim kreatif POKARI dapat menyusun narasi yang lebih menggugah minat audiens.

Aksesibilitas dan Keberlanjutan Program

Pemerintah Kota Kediri menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi kebutuhan pelaku usaha melalui berbagai kanal komunikasi yang tersedia. Selain melalui media sosial, POKARI juga berperan sebagai penyambung informasi antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat di lapangan, termasuk dalam hal pendampingan usaha.

Program ini tidak dipungut biaya sepeser pun, yang menjadikannya sangat inklusif bagi pelaku usaha skala mikro yang baru merintis. Keberlanjutan inisiatif ini sangat bergantung pada partisipasi aktif para pelaku usaha dalam memanfaatkan momentum promosi yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Pertanyaan Umum

Apakah program ini hanya berlaku untuk UMKM di wilayah Kota Kediri?

Ya, program promosi melalui POKARI ini dikhususkan bagi para pelaku UMKM yang berdomisili dan menjalankan usahanya di wilayah administratif Kota Kediri.

Bagaimana cara pelaku usaha mendaftarkan produknya untuk dipromosikan?

Pelaku usaha dapat menghubungi kanal komunikasi resmi POKARI atau melalui dinas terkait di Pemkot Kediri untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan pengajuan konten video promosi.

Apakah ada batasan jenis produk nonkuliner yang bisa dipromosikan?

Pada dasarnya, selama produk tersebut merupakan produk kreatif atau jasa nonkuliner yang legal dan memiliki nilai jual, pihak POKARI terbuka untuk melakukan kurasi konten guna dipromosikan melalui platform media sosial mereka.

Ringkasan

Pemerintah Kota Kediri melalui Kelompok Informasi Masyarakat (POKARI) meluncurkan program promosi gratis bagi pelaku UMKM sektor nonkuliner berupa pembuatan dan penyebaran konten video pendek. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas produk lokal di berbagai platform media sosial resmi, seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube, guna membantu pelaku usaha beradaptasi dengan tren pemasaran digital.

Program ini memberikan dukungan profesional bagi para pelaku usaha kecil melalui pembuatan narasi kreatif dan visual berkualitas tinggi tanpa dipungut biaya. Selain memperluas jangkauan pasar hingga ke luar wilayah Kota Kediri, inisiatif ini berfungsi sebagai sarana edukasi personal branding dan digitalisasi bagi UMKM, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhutani Serap 61 Ribu Penyadap untuk Kesejahteraan Desa Hutan
Pemkot Serang Siapkan Perwal dan Fasilitas Baru untuk Layanan 112
Baznas RI dan Pemkab Sumedang Berdayakan Mustahik Jadi Muzaki
Harga Emas Antam Turun Rp25.000 Jadi Rp2.605.000 per Gram
Dishub Tolikara Buka Akses Penerbangan Bersubsidi untuk Empat Distrik
KKN UNS Dampingi PKK Desa Bojong Bangun Personal Branding
Baznas RI Siapkan Program Lumbung Pangan untuk Petani Sumedang
MagangHub Batch 2 Dimulai, 40.962 Lulusan Perguruan Tinggi Magang

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:22 WIB

Perhutani Serap 61 Ribu Penyadap untuk Kesejahteraan Desa Hutan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21 WIB

Pemkot Serang Siapkan Perwal dan Fasilitas Baru untuk Layanan 112

Kamis, 24 September 2026 - 10:47 WIB

Pemkot Kediri Bantu Promosi Gratis UMKM Nonkuliner via Video

Kamis, 24 September 2026 - 10:40 WIB

Baznas RI dan Pemkab Sumedang Berdayakan Mustahik Jadi Muzaki

Kamis, 24 September 2026 - 10:36 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp25.000 Jadi Rp2.605.000 per Gram

Berita Terbaru

Eddie Vedder bersama istri dan kedua putrinya, Olivia serta Harper Vedder.

Music

Mengenal Dua Anak Eddie Vedder: Olivia dan Harper

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:57 WIB

Menteri Energi Chris Wright menegaskan pemerintah tidak akan melarang ekspor diesel untuk menekan harga domestik.

United States Politics and Government

Pandangan Chris Wright soal Ekspor Diesel dan Isu Iklim-AI

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:54 WIB

error: Content is protected !!