Pabrik BYD Subang Beroperasi dengan Kapasitas 150 Ribu Unit

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pabrik BYD Subang Beroperasi dengan Kapasitas 150 Ribu Unit

Pabrik BYD Subang Beroperasi dengan Kapasitas 150 Ribu Unit

Redaksiku.com – Pabrik perakitan mobil BYD di Subang Smartpolitan Industrial Park, Kabupaten Subang, Jawa Barat, resmi beroperasi pada Kamis, 3 September 2026. Fasilitas manufaktur canggih ini dibangun untuk memenuhi komitmen investasi raksasa otomotif asal China tersebut setelah resmi masuk dalam program insentif kendaraan listrik dari pemerintah Indonesia.

Fasilitas produksi ini dikelola langsung oleh PT BYD Auto Indonesia dengan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Kehadiran pabrik ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah sekaligus mempercepat transisi energi hijau di sektor transportasi nasional.

Pabrik mobil listrik ini berdiri di atas lahan seluas 126 hektar dengan nilai investasi mencapai Rp11,6 triliun. Besarnya nilai penanaman modal ini menunjukkan keseriusan produsen global dalam menjadikan Indonesia sebagai basis produksi strategis di kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapasitas produksi maksimal pabrik ini dirancang mencapai 150 ribu unit per tahun untuk memenuhi permintaan pasar domestik maupun ekspor.

Skala Operasional dan Fasilitas Manufaktur

Vice President of BYD Co., Ltd., Liu Xueliang, menjelaskan bahwa fasilitas pabrik di Subang ini memiliki kelengkapan lini produksi yang sangat komprehensif. Pabrik tersebut sanggup melakukan proses manufaktur secara mandiri dari hulu ke hilir.

Berbagai tahapan produksi utama dapat diselesaikan di dalam satu kawasan industri terpadu. Proses tersebut mencakup pencetakan lembaran logam, pengelasan bodi, pengecatan, hingga perakitan akhir kendaraan.

Fasilitas manufaktur BYD di Subang melibatkan 5.000 pekerja lokal pada tahap awal dan berpotensi meningkat hingga lebih dari 20 ribu pekerja saat beroperasi dalam kapasitas penuh.

Peresmian ini menandai babak baru perjalanan industri otomotif nasional dalam mengadopsi teknologi kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle. Perusahaan induk telah berpengalaman selama 35 tahun di industri otomotif global.

“Hari ini sangat penting, peresmian pabrik BYD di Indonesia. Ini tidak hanya penting bagi kami, tapi juga pemerintah Indonesia karena mendukung transformasi kendaraan.”

— Liu Xueliang

Sebagai catatan sejarah perusahaan, merek asal China ini tercatat sebagai salah satu pionir yang secara penuh menghentikan produksi kendaraan konvensional berbahan bakar bensin dan diesel sejak 2022. Fokus penuh kini diarahkan sepenuhnya pada pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Sepanjang tahun lalu, perusahaan telah berhasil memasarkan 4,6 juta unit kendaraan energi baru di seluruh dunia. Secara akumulatif, total penjualan global mereka telah menyentuh angka 17,8 juta kendaraan per Agustus 2026.

Dukungan Pemerintah dan Dampak Ekonomi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyatakan bahwa pemilihan lokasi di Jawa Barat merupakan keputusan strategis yang sangat tepat. Pertumbuhan ekonomi di wilayah provinsi tersebut tercatat cukup tinggi, yakni berada di angka 5,73 persen secara tahun ke tahun.

Momentum peresmian fasilitas produksi ini dinilai sangat tepat karena bertepatan dengan tren lonjakan penjualan kendaraan listrik di pasar domestik. Pemerintah memandang langkah ini sebagai transisi dari sekadar penguasa pasar impor menuju penguatan struktur komponen dalam negeri.

Pemerintah pusat berharap ekspansi bisnis produsen otomotif global tidak berhenti sekadar pada pembangunan pabrik perakitan saja. Investasi diharapkan dapat meluas secara masif ke dalam ekosistem pendukung kendaraan listrik secara menyeluruh.

Model kendaraan pertama yang resmi keluar dari lini perakitan pabrik Subang adalah BYD M6 DM dengan tingkat komponen dalam negeri melampaui 40 persen.

Peningkatan tingkat komponen dalam negeri ini sejalan dengan regulasi pemerintah untuk memperkuat rantai pasok industri komponen lokal. Keterlibatan industri kecil dan menengah diharapkan turut terkerek naik seiring peningkatan kapasitas produksi pabrik.

Transformasi industri otomotif nasional kini memasuki fase krusial dengan hadirnya investasi bernilai belasan triliun rupiah ini. Kolaborasi antara pelaku industri global dan pemerintah diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama rantai pasok kendaraan listrik regional.

Pertanyaan Umum

Berapa nilai investasi pembangunan pabrik BYD di Subang?

Pembangunan pabrik perakitan mobil BYD di Subang Smartpolitan Industrial Park melibatkan total investasi sebesar Rp11,6 triliun.

Berapa kapasitas produksi maksimal pabrik tersebut setiap tahunnya?

Fasilitas manufaktur ini dirancang memiliki kapasitas produksi maksimal mencapai 150 ribu unit kendaraan per tahun saat beroperasi penuh.

Model kendaraan apa yang pertama kali diproduksi di pabrik Subang?

Model kendaraan pertama yang dirakit secara lokal di pabrik tersebut adalah BYD M6 DM dengan tingkat komponen dalam negeri di atas 40 persen.icon-x

Ringkasan

Pabrik BYD Subang resmi beroperasi dengan kapasitas 150 ribu unit per tahun, menandai langkah besar investasi kendaraan listrik di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Bekas Toyota Vellfire 2022 dan Spesifikasinya
Jadwal Veda Ega Pratama di Moto3 Austria 2026 Hari Ini
Suzuki Baleno 2025 Bekas: Harga Rp200 Jutaan dan Keunggulannya
Harga BYD Denza D9 Bekas 2024, MPV Listrik Mewah Pesaing Alphard
Balap Mobil Tanpa Pengemudi Global dan Tantangan Penggemar
Harga Toyota Yaris G 2015 Bekas dan Spesifikasinya
Harga dan Spesifikasi BMW X6 SUV Premium 381 HP
Faktor Pendukung Transisi Motor Listrik Selain Insentif

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:43 WIB

Harga Bekas Toyota Vellfire 2022 dan Spesifikasinya

Jumat, 18 September 2026 - 10:36 WIB

Jadwal Veda Ega Pratama di Moto3 Austria 2026 Hari Ini

Jumat, 18 September 2026 - 07:33 WIB

Suzuki Baleno 2025 Bekas: Harga Rp200 Jutaan dan Keunggulannya

Jumat, 18 September 2026 - 06:39 WIB

Harga BYD Denza D9 Bekas 2024, MPV Listrik Mewah Pesaing Alphard

Jumat, 18 September 2026 - 02:11 WIB

Balap Mobil Tanpa Pengemudi Global dan Tantangan Penggemar

Berita Terbaru

Terminologi orang asli Papua menjadi perbincangan hangat publik terkait perdebatan Undang-Undang Otonomi Khusus.

Politik

Memahami Orang Asli Papua dalam Perspektif Ilmu Sosial

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:06 WIB

error: Content is protected !!