Redaksiku.com – Pengumuman hasil Programme for International Student Assessment atau PISA 2025 kembali membuka percakapan panjang tentang peta pendidikan global, di mana kawasan Asia sekali lagi mendominasi daftar peringkat teratas.
Dominasi Wilayah S-J-Z dan Singapura di Puncak
Pencapaian luar biasa ditorehkan oleh S-J-Z di China yang sukses mencatatkan skor matematika tertinggi di dunia mencapai 612 poin dalam asesmen internasional tersebut. Angka ini menegaskan konsistensi wilayah tersebut dalam penguasaan sains, membaca, dan terutamanya kemampuan numerasi tingkat lanjut bagi para pelajar sekolah menengah.
Menyusul di tempat kedua dengan selisih yang cukup jauh namun tetap sangat impresif adalah Singapura, yang mengumpulkan 563 poin dalam bidang yang sama. Negara kota ini selama bertahun-tahun dikenal memiliki kurikulum berbasis pemecahan masalah yang ketat serta pelatihan guru yang komprehensif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
S-J-Z memimpin daftar global dengan 612 poin, sementara Singapura mempertahankan standar tinggi di posisi kedua dengan 563 poin.
Posisi Indonesia dalam Lanskap Global
Di sisi lain spektrum global, Indonesia berada di peringkat ke-69 dengan perolehan skor matematika sebesar 364 poin berdasarkan data resmi PISA 2025. Posisi ini mencerminkan tantangan struktural yang masih harus dihadapi oleh sistem pendidikan nasional kita dalam mengejar standar kompetensi minimum internasional.
Pemerintah bersama para pemangku kepentingan pendidikan terus mengupayakan berbagai transformasi kurikulum untuk mendongkrak kemampuan dasar siswa. Beberapa fokus utama perbaikan meliputi:
- Peningkatan kompetensi pedagogis guru di seluruh daerah terpencil maupun perkotaan.
- Penyediaan fasilitas literasi dan numerasi yang merata di satuan pendidikan dasar.
- Perubahan orientasi pembelajaran dari hafalan menuju kemampuan analisis kritis.
- Penguatan asesmen nasional untuk memetakan rapor mutu pendidikan secara berkala.
Faktor Penentu Keberhasilan Sistem
Pengamat pendidikan sering kali menyoroti bahwa keberhasilan wilayah seperti S-J-Z dan Singapura tidak terlepas dari investasi jangka panjang pada mutu pengajar dan budaya belajar yang disiplin. Dukungan keluarga serta ekosistem sekolah yang kolaboratif menjadi fondasi penting dalam membentuk ketahanan belajar siswa ketika menghadapi soal-soal berstandar PISA yang menuntut penalaran tingkat tinggi.
Bagi Indonesia, evaluasi berkala dari asesmen internasional ini berfungsi sebagai cermin untuk mengukur efektivitas kebijakan Merdeka Belajar dan program-program turunan lainnya. Perjalanan panjang masih harus ditempuh, namun komitmen terhadap perbaikan kualitas guru diyakini sebagai kunci utama untuk mengangkat capaian siswa di masa depan.
Pertanyaan Umum
Berapa skor matematika tertinggi pada PISA 2025?
Skor matematika tertinggi pada PISA 2025 diraih oleh S-J-Z di China dengan perolehan sebesar 612 poin.
Di peringkat berapa Indonesia berada dalam PISA 2025?
Indonesia menempati posisi ke-69 dengan catatan skor matematika sebesar 364 poin pada asesmen internasional tersebut.
Negara mana yang menduduki peringkat kedua dunia dalam bidang matematika?
Singapura berada tepat di bawah S-J-Z pada peringkat kedua dunia dengan perolehan skor matematika mencapai 563 poin.
Ringkasan
Berdasarkan laporan Programme for International Student Assessment (PISA) 2025, S-J-Z di China menduduki peringkat pertama global untuk skor matematika dengan perolehan 612 poin, disusul oleh Singapura di posisi kedua dengan 563 poin.
Sementara itu, Indonesia menempati peringkat ke-69 dunia dengan catatan skor matematika sebesar 364 poin. Posisi ini menunjukkan adanya tantangan struktural yang memerlukan perbaikan berkelanjutan pada sistem pendidikan nasional.
Sebagai respons terhadap evaluasi internasional ini, upaya transformasi pendidikan di Indonesia difokuskan pada peningkatan kompetensi pedagogis guru, pemerataan fasilitas literasi dan numerasi, peralihan metode pembelajaran ke arah analisis kritis, serta penguatan asesmen nasional.






