Lalu, seperti bisa membaca ketidaknyamananku, Reivan memanggil Bu Lia dan Dewi. Di hadapanku, ia berkata kepada mereka, Apa yang terjadi di sini, enggak boleh nyampe ke orang luar. Bu Lia,tanpa basa-basi Reivan langsung menembak orang yang sebelumnya kupercaya itujangan ngomong apa-apa lagi sama Ibu tentang saya dan Ishana.
Maaf, Mas, bukan Bu Lia sengaja cerita, tapi Ibu suka tanya
Jangan dijawab! Saya udah bilang di awal, kan, Bu, Ibu jangan cerita apa pun ke siapa pun. Kenapa kebiasaan gitu, sih, Bu?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Maaf, Mas Reivan, Bu Lia salah. Bu Lia terisak-isak di depanku.
Kamu juga Dewi. Apa pun yang kamu dengar dan lihat kemarin, hari ini, besok, lusa, dan seterusnya, kalau itu bukan urusan kamu, jangan ikut campur.
Iya, Pak.
Reivan mengangguk sembari menyibak rambutnya yang acak-acakan. Ia lalu berjalan bolak-balik di hadapan kami dengan pandangan tidak fokus, seperti sedang memikirkan sesuatu yang sangat serius. Kali berikutnya, ia terdiam sesaat sembari mengamati wajahku. Kemudian ia berkata, Sampai hari ini Ishana masih istri saya. Tolong kalian bantu kalau dia ada perlu apa-apa. Paham, ya?
Kemudian Reivan menyuruh keduanya pergi. Namun, sebelum menghilang dari pandanganku, Bu Lia mendekatiku lalu merengkuh tubuhku. Ia meraung-raung sembari memohon permintaan maaf dariku.
Sejujurnya aku sakit hati, Aku kesal, kecewa, marah, dan terluka akibat pengkhianatan Bu Lia. Namun, mengingat kebaikan Reivan kepadaku, kupaksakan diri untuk mengangguk. Kupeluk sejenak tubuh Bu Lia lalu kusuruh ia pergi.
Cari alamat rumah Alston.
Apa? Aku bingung sendiri ketika tiba-tiba Reivan bicara tanpa menyertakan pendahuluan.
Kamu cari alamat rumah Alston.
Dia enggak tinggal di sini.
Tinggal di belahan bumi mana pun dia pasti punya rumah, kan? Cari alamatnya.
Buat apa?
Reivan memandangku dengan tatapan yang kuterjemahkan sebagai apa kamu sebodoh itu? Untuk minta pertanggungjawaban dia.
Mungkin karena aku tak kunjung memberikan tanggapan, Reivan berkata lagi, Kalau sudah dapat, kita temui dia di sana.
Kita?
Reivan mengangguk. Seberapa cepat kamu bisa dapat alamatnya? []
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Halaman : 1 2






