Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 14)

- Penulis

Sabtu, 30 November 2024 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 16)

Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 9)

“Ada di kamar, Bu.” Samirah menjawab dengan sopan.

Kirei berlari ke kamar tanpa mengetuk pintu. Ia langsung membuka pintu dan melihat suaminya sedang mematut diri di cermin.

“Mas, tolong jelaskan mengapa koper dan travel bag Mas ada di pintu depan?” Kirei terengah-engah. Selain karena tadi tergesa-gesa, emosinya juga melonjak tak terkendali. “Bukankah tidak ada pembicaraan apa pun sebelumnya? Kenapa, Mas? Ada apa?”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Attala terkejut melihat istrinya, tiba-tiba datang dan berteriak padanya. Tetapi, dia memaklumi karena istrinya baru saja pulang kerja dalam keadaan yang lelah. Ditambah kehamilannya yang membuat dia mudah marah.

“Kirei sayang, duduk dulu, ya. Mas jelaskan semuanya.” Attala memegang pundak Kirei yang langsung ditepis istrinya itu.

“Aku tidak butuh penjelasan, Mas. Kamu hanya perlu menjawab, kenapa ada koper dan travel bag di teras.” Wajah Kirei memerah.

Attala menatap istrinya. Baru kali ini, ia melihat kemarahan yang meluap-luap pada Kirei. Selama dua bulan menikah Kirei adalah sosok yang begitu patuh, tidak banyak meminta penjelasan tentang keputusan yang dibuatnya, terutama soal pekerjaan kantor. Jika mereka makan di luar pun Kirei lebih suka mengikuti menu yang dipesannya. Meskipun, sikap manja istrinya itu, kadang membuatnya sungkan saat berada di tempat umum, tapi itu bukanlah hal yang sangat menggangu. Memang begitulah cara Kirei memperlihatkan perhatian dan kasih sayang padanya.

Segera dia memeluk Kirei. Perempuan bertubuh ramping itu terisak di dadanya. Attala menunggu sampai tangis istrinya reda, lalu didudukkan di tepi ranjang. Digenggamnya tangan sang istri, ditatapnya mata yang berair itu dengan teduh.

“Aku minta maaf, sayang. Tadi aku berniat untuk menjemputmu dan mengajakmu makan malam di luar untuk menjelaskan semuanya. Namun ternyata, kamu pulang lebih cepat tanpa mengabari Mas.” Attala bergegas mengusap air mata yang tersisa di mata istrinya.

Attala menjelaskan pada istrinya bahwa sore ini ia harus bertolak ke Korea. Ada undangan mendadak dari kampusnya dahulu untuk mengisi seminar di sana. Tidak lama, hanya satu pekan karena setelah seminar ada kegiatan reuni antar angkatan yang hanya dilaksanakan lima tahun sekali. Kebetulan ini reuni pertama setelah pandemi Covid-19 melanda dunia dan menyebabkan acara reuni terpaksa dilakukan secara online.

“Tapi, kenapa harus mendadak, Mas?” Kirei merasakan sesak yang begitu menyiksa. Tubuhnya masih lemah. Mual dan muntah yang menyerang belum lagi mereda sepenuhnya. Fisiknya belum sepenuhnya pulih. Hanya karena semangatlah Kirei tidak tumbang dengan kehamilan yang membuat fisik dan emosinya lelah luar biasa.

“Sebenarnya ini sudah diagendakan sepekan lalu, Sayang. Hanya saja Mas tunda karena kondisimu kemarin sangat lemah. Akhirnya kampus mengundurkan kegiatan itu pekan ini. Jadi, Mas tidak bisa menolak lagi. Masa, hanya karena menunggu Mas, acara kampus harus batal?” Attala mengelus pipi Kirei perlahan.

“Tapi, Mas….” Kirei mencoba mencari alasan agar Attala tidak pergi. Tapi apalah daya, dia tidak ingin mengekang suaminya untuk tumbuh dan berkembang dalam pekerjaan yang digelutinya.

“Tidak apa-apa, sayang. Mas janji selesai semua kegiatan nanti Mas langsung pulang. Ada Mbak Samirah yang menemani kamu sekarang, kan. Nanti aku telpon Mama dan Ibu supaya sering mengunjungimu. Oke, Cantikku.” Attala memeluk istrinya. Setelah itu, ia segera turun menghampiri Martono. Sopir pribadi bapak mertuanya yang kini menjadi sopir pribadi Kirei karena mertuanya ingin Kirei tidak boleh lagi menyetir mobil sendiri semenjak dinyatakan hamil.

Melihat kepergian Attala, Kirei merasa ada getaran aneh yang menelusup hatinya. Entah apa yang dirasakannya kini. Ia tidak paham.

Samirah membantu Attala membawakan barang-barang dibantu Martono. Pertama kali, melihat majikannya itu, ia terpesona. Bagaimana tidak, Oppa Korea yang sering ditontonnya di televisi kini menjelma secara nyata di hadapannya. Sampai-sampai, Kirei menegur dirinya.

Semua barang sudah masuk semua. Mobil berwarna silver pun melaju meninggalkan rumah berlantai dua yang baru ditempati 2 bulan. Setelah Attala pergi, Kirei masuk ke rumah diikuti Samirah dari belakang. Ia memutuskan untuk kembali ke kamar dan merebahkan badan, sedangkan Samirah pergi ke dapur. Diam-diam, pembantunya itu mengirim pesan singkat kepada seseorang sambil tersenyum misterius.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas
Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]
Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue
Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024
Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )
Novel Senja Membawamu Kembali (Part 31)
Novel Hitam Putih Pernikahan (Bab 16)
Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 15)

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:41 WIB

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:40 WIB

Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024

Senin, 20 Januari 2025 - 10:32 WIB

Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )

Berita Terbaru

Polres Barru menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) delapan pejabat utama dan kapolsek jajaran. Rotasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat profesionalisme serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Internasional

Sertijab Polres Barru, Kapolres Dorong Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:17 WIB