Novel : Bertahan di Atas Luka Part 40

- Penulis

Kamis, 28 November 2024 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kata-kata Ibu bagai ultimatum yang tidak terbantahkan.

Bu ¦. Aku mencoba menawar.

Apalagi?  Kamu lihat saja besok, kenalan dulu. Ibu jamin pasti kamu akan jatuh cinta sama Safira, ujar Ibu yakin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibu sudah pernah ketemu sama Safira?

Ibu mengangguk dengan wajah ceria. Ada binar bahagia di matanya.

Aku tidak bisa lagi membantah. Sebagai anak pertama laki-laki, aku mengerti bahwa Ibu menaruh harapan besar padaku. Ibu ingin aku punya istri yang sayang padanya, juga bisa mendampingiku dengan baik. Berarti besok aku harus izin untuk tidak masuk kerja.

Baiklah, Bu. Aku setuju untuk berkenalan dengan Safira, tapi kalau ternyata kami tidak cocok, aku mohon Ibu mengizinkan aku untuk mencari calon istri sendiri, ujarku lemah lembut.

Lama Ibu terdiam, hingga akhirnya ia menggangguk. Aku bernapas lega. Hatiku berdesir membayangkan Amira yang kelak akan menjadi istriku.

Keesokan harinya, Safira datang diantar oleh adik laki-lakinya. Aku sempat terkesima melihatnya.  Seorang gadis dengan kulit putih dan tubuh mungil. Siang itu ia mengenakan gamis polos warna merah muda dengan jilbab panjang warna senada. Warna lembut yang begitu cocok dengan kulit putihnya. Harus kuakui, Safira memang cantik. Hidungnya mancung dengan mata bulat dan bibir mungil menggemaskan. Menurut Ibu, usianya tiga tahun lebih muda dariku.

Pras, ini Safira. Kamu ajak ngobrol dulu, Ibu mau siapkan bahan-bahan untuk masak.

Ibu, masak tamu disuruh masak? tanyaku menggoda.

Safira tersipu.

Nggak apa-apa, Mas. Saya memang suka memasak. Tadi Ibu memang sudah bilang, akan mencoba resep baru saya untuk makan siang, jawabnya dengan senyum manis.

Aku akui kalau mulai menyukai Safira, tapi tetap tidak bisa menggantikan posisi Amira di hatiku. Sebetulnya aku merasa berdosa pada Ibu dan Safira, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa selain menuruti kemauan Ibu. Aku tidak mau menjadi anak durhaka. Maka, setelah berkenalan selama enam bulan, aku memutuskan untuk menikah dengan Safira dan melupakan Amira.

Rasa hormat dan baktiku pada Ibu membuat aku mengambil keputusan untuk mulai belajar mencintai Safira. Toh, Safira juga gadis yang cantik dan baik. Aku berjanji akan melupakan Amira dan merasa bersyukur ketika mendengar ia juga mulai dekat dengan seorang laki-laki. Sejak saat itu aku jarang bertemu gadis dengan lesung pipi itu.  Kami sama-sama sibuk bekerja. Hanya sesekali aku masih mendengar kabar tentang Amira dari Marisa.

Kehidupan rumah tanggaku dengan Safira sangat menyenangkan. Safira selalu melayaniku dengan baik.  Ia juga tidak pernah mengeluh ketika aku hanya memberikan uang jatah bulanan untuk keperluan sehari-hari. Lama-lama rasa cintaku tumbuh dan semakin dalam. Aku bersyukur telah menuruti perintah Ibu. Di tengah kebahagiaan kami, Allah punya rencana lain. Dia mengambil Safira dari sisiku dalam sebuah kecelakaan tunggal.  Saat itu Safira mengemudikan sendiri mobilnya dari Bandung ke Jakarta.

Aku hancur. Separuh jiwaku terasa ikut mati bersama perginya Safira. Aku juga sangat menyesal karena tidak mendampingi istriku. Aku menyesal telah bersikap egois dan lebih mementingkan pekerjaan ketimbang keselamatan Safira. Andai saja ia tidak pergi sendiri untuk berobat, andai saja ia mau menunggu sampai aku ada waktu, tentu saat ini kami masih hidup bahagia. Safira memang sedang berusaha untuk menjalankan terapi kehamilan.

Kini saat Safira sudah tiada, Amira hadir kembali dalam kehidupanku. Awalnya kami hanya bertemu di bandara, dan lanjut di rumah Marisa. Aku pun sudah tidak punya rasa apa-apa terhadapnya karena ia sudah bersuami. Entah mengapa, karena kami sering bertemu, akhirnya Amira bercerita tentang rumah tangganya. Aku tidak menyangka kalau ia memendam luka yang demikian dalam. Namun, sebagai teman, aku menyarankannya untuk mengalah dan mempertahankan rumah tangganya.  Tidak kusangka, rasa cinta yang sudah lama terpendam, kini muncul lagi.

Aku berusaha menolak dengan meyakinkan diriku kalau kami hanya berteman, tapi usahaku nyaris gagal karena rasa kasihan melihat penderitaan Amira. Aku ingin melindunginya, ingin bertindak sebagai pahlawan untuknya. Aku semakin terbuai, hingga Allah menegurku. Bayu memergoki kami pergi berdua dan ia sangat marah.

Dari situ aku menyadari semua perbuatan kami salah. Namun, aku masih berusaha untuk tetap menghubungi Amira, tetap menghiburnya, sampai suatu saat aku teringat kembali pada Safira. Tak terasa, tiga tahun sudah ia pergi meninggalkanku. Aku sedang membereskan dokumen dan foto-foto ketika secara tak sengaja aku melihat sebuah amplop berwarna merah muda. Penasaran aku membuka amplop itu dan menemukan sepucuk surat dan foto Safira. Sambil duduk, aku mulai membaca.

Isi suratnya mengingatkan aku untuk tidak meninggalkan salat, selalu menjaga pandangan dari yang haram, dan selalu berbakti pada Ayah dan Ibu. Rasanya aku tidak pernah membaca surat ini. Kapan Safira menulisnya? Dalam suratnya ia menyebutkan betapa bersyukur memiliki suami seperti aku dan meminta untuk tidak melupakannya. Air mataku meleleh tanpa kusadari.

Kalau nanti aku tiada, kamu boleh kok punya istri lagi, tapi harus seizin Ibu. Cari perempuan yang baik dan sayang pada Ibu dan jangan lupakan aku, ya ¦

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas
Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]
Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue
Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024
Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )
Novel Senja Membawamu Kembali (Part 31)
Novel Hitam Putih Pernikahan (Bab 16)
Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 15)

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:41 WIB

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:40 WIB

Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024

Senin, 20 Januari 2025 - 10:32 WIB

Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )

Berita Terbaru

Tanda Vampir Energi Ada di Sekitar Kamu

Kesehatan

Waspadai 4 Tanda Vampir Energi Ada di Sekitar Kamu

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:28 WIB

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303 WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/ bokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep sma bokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep sma
x  Perlindungan Kuat untuk WordPress, dari Shield Security
Situs Ini Dilindungi Oleh
Shield Security