Misteri Solar di Barru! Antre Sejak Subuh, “Solar Ngumpet?”

- Penulis

Kamis, 10 September 2026 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir mengaku harus menunggu sejak subuh hingga sore untuk mendapatkan solar di SPBU Bojo, Barru. Foto: redaksiku.com.

Sopir mengaku harus menunggu sejak subuh hingga sore untuk mendapatkan solar di SPBU Bojo, Barru. Foto: redaksiku.com.

BARRU – Antrean panjang truk mengular di SPBU Pertamina 74.907.57, Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Antrean truk bahkan mencapai hampir dua kilometer.

Pantauan redaksiku.com, Selasa (8/9/2026), antrean terlihat di Jalan Poros Parepare-Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Truk tampak mengantre dari dua arah.

Dari Makassar menuju Parepare.

Begitu pula dari Parepare menuju Makassar.

Para sopir mengaku harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM jenis solar.

Bahkan, sejumlah sopir memilih bertahan hingga bermalam.

Salah satunya Munir (49), warga Sidrap.

Munir datang dari Sidrap membawa muatan sekam pelet.

Muatan tersebut hendak dibawa menuju Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Munir mengaku mulai mengantre sejak pukul 02.00 Wita.

“Saya mulai dari jam 2 subuh sampai sore jam 4 hari ini belum ada,” kata Munir kepada redaksiku.com, Selasa (8/9/2026), saat ditemui di lokasi.

Munir mengatakan dirinya sudah bermalam di lokasi.

Namun, ia masih belum mendapatkan solar.

“Saya sudah semalam untuk mengantri dari jam 2 subuh hingga sore ini belum bisa mendapatkan solar,” ujarnya.

Lamanya waktu menunggu juga membuat biaya perjalanan bertambah.

Munir mengaku perjalanan menjadi lebih lama karena harus menunggu solar.

“Menunggu menjadi banyak biaya. Sudah sampai, namun menunggu solar yang membuat lama,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah.

Munir meminta persoalan antrean solar tersebut mendapat perhatian.

“Kami berharap pemerintah segera, karena kami bermalam pun belum ada,” tuturnya.

Kondisi serupa dirasakan Risman (19).

Risman merupakan kernet truk asal Balikpapan, Kalimantan Timur.

Truk yang dibawanya mengangkut seng dan kulkas.

Muatan tersebut hendak dibawa menuju Kendari, Sulawesi Tenggara.

Risman mengatakan kesulitan mendapatkan solar juga terjadi di Balikpapan.

“Di Balikpapan juga susah solar,” tuturnya.

Risman mengaku harus menunggu cukup lama di SPBU Bojo.

Sopir truk yang dibawanya bahkan memilih beristirahat karena kelelahan.

“Saya menunggu solar, sopirnya lagi istirahat akibat lelah menunggu,” katanya.

Antrean panjang tersebut membuat perjalanan para sopir terhambat.

Pengiriman barang antardaerah ikut terdampak.

Para sopir berharap persoalan ketersediaan solar segera mendapat solusi.

Mereka berharap antrean panjang di jalur utama Parepare-Makassar tidak terus terjadi.

Editor : Hengki

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inggris, Prancis, dan Kanada Larang Produk Pemukiman Israel
Serangan Houthi ke Kilang Aramco Arab Saudi: 73 Orang Terluka
Malaysia dan Brunei Gugat Indonesia Terkait Karhutla ke ASEAN
Iran Kecam Kanada Atas Dukungan Aksi AS di Selat Hormuz
Ada Apa? Ananda Bertemu Pemuda Pancasila di Polres Barru
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang
Wah, Wah! Public Speaking di Barru Ketiban Tawaran Rp100 Ribu

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:07 WIB

Misteri Solar di Barru! Antre Sejak Subuh, “Solar Ngumpet?”

Rabu, 9 September 2026 - 14:44 WIB

Inggris, Prancis, dan Kanada Larang Produk Pemukiman Israel

Rabu, 9 September 2026 - 09:14 WIB

Serangan Houthi ke Kilang Aramco Arab Saudi: 73 Orang Terluka

Selasa, 8 September 2026 - 19:45 WIB

Malaysia dan Brunei Gugat Indonesia Terkait Karhutla ke ASEAN

Selasa, 8 September 2026 - 19:44 WIB

Iran Kecam Kanada Atas Dukungan Aksi AS di Selat Hormuz

Berita Terbaru

Pembangunan Tower 2 RS Hasri Ainun Habibie di Parepare disorot terkait penerapan K3.

Viral

Ada Apa? K3 Proyek Rp6 Miliar di Parepare Disorot

Kamis, 10 Sep 2026 - 07:34 WIB

Garibaldi Boy Thohir menambah kepemilikan saham di PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk sebanyak 30 juta lembar.

Keuangan

Boy Thohir Borong 30 Juta Saham MGLV Meski Harga Melesat 513%

Kamis, 10 Sep 2026 - 06:13 WIB