Redaksiku.com – Sennheiser resmi memperkenalkan ekosistem Spectera di Bengkel Space, SCBD, Jakarta, pada Rabu, 16 September 2026. Perangkat ini diposisikan sebagai sistem nirkabel digital pita lebar dua arah atau wideband, bidirectional digital wireless pertama di dunia yang hadir di pasar Indonesia.
Peluncuran ini sekaligus menandai kedatangan handheld transmitter terbaru bernama Spectera SKM. Fokus utama dari kehadiran jajaran perangkat tersebut adalah untuk memangkas kerumitan manajemen frekuensi radio atau RF pada produksi panggung berskala besar.
Lewat integrasi perangkat keras dan peranti lunak yang terpadu, para insinyur suara kini dapat mengontrol mikrofon tanpa kabel serta sistem pemantauan dalam telinga secara simultan dari satu platform kerja yang terpusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengelolaan nirkabel sering kali menjadi sangat rumit dalam produksi panggung yang besar, terutama ketika teknisi harus menangani banyak mikrofon, pemantauan audio, dan koordinasi frekuensi secara bersamaan. Sennheiser mencoba menjawab tantangan ini dengan menyatukan berbagai elemen tersebut dalam satu ekosistem yang efisien.
Teknologi WMAS pada Sennheiser Spectera
Kekuatan utama dari ekosistem modern ini bertumpu pada adopsi teknologi Wireless Multichannel Audio Systems atau WMAS. Berbeda dari sistem konvensional yang membutuhkan alokasi frekuensi terpisah untuk tiap kanal, sistem ini menyatukan berbagai kanal transmisi suara ke dalam satu kanal frekuensi radio pita lebar.
Melalui rancang bangun dua arah, para teknisi audio memperoleh kemudahan kendali serta pemantauan jarak jauh tanpa jeda. Fitur ini mencakup pemantauan level audio, performa frekuensi radio, hingga sisa daya baterai dari unit yang sedang aktif digunakan di atas panggung.
Satu unit Spectera Base Station berukuran rak 1U mampu mengelola hingga 64 tautan audio secara berbarengan.
- Satu unit Spectera Base Station berukuran rak 1U mampu mengelola hingga 64 tautan audio secara berbarengan yang terdiri dari 32 input dan 32 output.
- Integrasi peranti lunak SoundBase berfungsi sebagai pusat pengendali volume, pemantau pengaturan sistem pemantauan, serta pengecekan performa frekuensi radio dan baterai.
- Aksesibilitas Spectera WebUI menyediakan antarmuka digital yang fleksibel untuk konfigurasi teknis sekaligus supervisi sistem secara menyeluruh langsung dari peramban web.

Keunggulan Transmitter Handheld Spectera SKM
Kehadiran unit pemancar genggam Spectera SKM menandai ekspansi arsitektur pita lebar dua arah ke ranah mikrofon vokal. Perangkat ini didesain secara khusus untuk menjawab kebutuhan panggung langsung, teater musikal, penyiaran, hingga instalasi rumah ibadah.
Dari segi fisik, perangkat ini dirancang dengan bodi aluminium berpelapis yang kokoh dan memiliki profil ramping. Selain itu, pabrikan juga menyematkan layar OLED yang informatif untuk memudahkan pembacaan status perangkat secara langsung.
Spectera SKM dijadwalkan mulai dikirimkan ke pasaran pada Kuartal IV tahun 2026 dengan pilihan varian frekuensi UHF dan pita 1,4 GHz.
Pengujian Lapangan di Indonesia
Sebelum resmi diperkenalkan kepada publik profesional di kawasan SCBD, ekosistem Spectera telah diuji secara ketat dalam berbagai agenda pementasan berprofil tinggi di Indonesia. Implementasi sistem ini mencakup instalasi akustik di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, pagelaran konser musik skala arena, hingga perhelatan budaya berskala besar.
Uji operasional di lapangan tersebut membuktikan fleksibilitas perangkat dalam menjaga stabilitas transmisi nirkabel di tengah kepadatan spektrum frekuensi yang dinamis. Melalui pertunjukan musik langsung dan pementasan teater singkat yang digelar saat peluncuran di Jakarta, sistem transmisi audio multi-kanal dua arah ini kembali membuktikan kemampuannya dalam menyederhanakan alur kerja tim audio modern.
Pertanyaan Umum
Kapan Sennheiser Spectera SKM tersedia di Indonesia?
Perangkat pemancar genggam Spectera SKM mulai dikirimkan kepada para pemesan di Indonesia pada Kuartal IV tahun 2026.
Apa saja pilihan pita frekuensi yang didukung?
Perangkat ini menyediakan pilihan varian frekuensi UHF serta pita 1,4 GHz yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan.
Kapsul mikrofon apa saja yang kompatibel dengan Spectera SKM?
Perangkat ini kompatibel dengan jajaran kapsul mikrofon buatan Sennheiser serta Neumann.
Ringkasan
Sennheiser Spectera adalah sistem nirkabel digital pita lebar dua arah pertama di dunia yang resmi hadir di Indonesia untuk menyederhanakan manajemen frekuensi radio pada produksi panggung besar. Ekosistem ini menggunakan teknologi WMAS, di mana satu Base Station berukuran rak 1U mampu mengelola hingga 64 tautan audio secara simultan melalui integrasi perangkat lunak SoundBase dan Spectera WebUI.






