Mengatasi Viral Bullying di Sekolah: Perspektif Islam dalam Mencegah Perundungan

- Penulis

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengatasi Viral Bullying di Sekolah: Perspektif Islam dalam Mencegah Perundungan

Kasus perundungan di sekolah telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat, khususnya setelah insiden yang melibatkan seorang siswa SMA dan sekelompok siswa yang tergabung dalam sebuah geng.

Bullying, atau perundungan, merupakan perilaku yang sangat merugikan dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam konteks ini, Islam memberikan pandangan yang tegas dan jelas tentang pentingnya menjaga martabat, menghormati, dan tidak menyakiti orang lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam ajaran Islam, setiap individu diberikan hak untuk dihormati dan tidak boleh disakiti oleh orang lain. Perbuatan bullying, baik secara fisik maupun psikologis, termasuk dalam kategori perbuatan yang tercela dan merugikan orang lain.

Mufti Darul Ifta Mesir, Syekh Syauqi Alam, dalam fatwa nomor 5078, menjelaskan bahwa bullying termasuk dalam kategori menyakiti dan merugikan orang lain, dan oleh karena itu, dilarang dalam Islam.

Allah SWT melarang keras tindakan menyakiti orang lain dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 58, yang menunjukkan bahwa perbuatan tersebut termasuk dosa besar.

Ayat tersebut juga menjelaskan bahwa orang yang menyakiti orang-orang beriman tanpa alasan yang jelas telah melakukan dosa besar yang akan dibalas di akhirat kelak.

Lebih lanjut, dalam surat Al-Hujurat ayat 11, Allah SWT melarang kita untuk mencemooh atau merendahkan orang lain.

Ini menunjukkan pentingnya menghormati dan menghargai setiap individu tanpa memandang status atau keadaan mereka. Mencaci maki atau merendahkan martabat orang lain merupakan perbuatan yang sangat tidak pantas dalam Islam.

Imam An-Nawawi juga menegaskan bahwa mencaci-maki seorang Muslim tanpa alasan yang benar adalah haram dan merupakan tindakan yang fasik. Ini menunjukkan bahwa menjaga kehormatan dan harga diri sesama Muslim adalah bagian penting dari ajaran Islam.

Dari sudut pandang Islam, bullying bukan hanya masalah perilaku individu, tetapi juga mencerminkan ketidakseimbangan kekuasaan dan ketidakadilan dalam masyarakat.

Sebuah kelompok yang merendahkan atau menyakiti orang lain secara tidak adil menunjukkan ketidakpedulian mereka terhadap prinsip-prinsip moral dan etika yang diajarkan dalam Islam.

Dalam mengatasi kasus bullying di sekolah, Islam menekankan pentingnya pendekatan yang holistik dan komprehensif. Hal ini termasuk pembinaan karakter, penanaman nilai-nilai moral, serta penerapan sanksi yang tegas terhadap pelaku bullying. Selain itu, pendidikan tentang toleransi, empati, dan penghargaan terhadap perbedaan juga perlu diperkuat dalam lingkungan sekolah.

Dengan demikian, dalam menghadapi kasus bullying di sekolah, penting bagi semua pihak untuk memahami dan mengimplementasikan ajaran Islam tentang pentingnya menghormati dan tidak menyakiti orang lain.

Melalui pendekatan yang holistik dan komprehensif, diharapkan dapat diciptakan lingkungan yang aman, adil, dan penuh kasih sayang di sekolah serta masyarakat secara luas.

Semoga dengan upaya bersama, kita dapat mencegah dan mengatasi kasus bullying sehingga setiap individu dapat tumbuh dan berkembang dengan sejahtera dalam lingkungan yang mendukung dan peduli. Wallahu a’lam.

Sumber : NUOnline

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Satu Abad Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal Tegaskan Pentingnya Pendidikan
Peran Gereja dalam Kemanusiaan Bukan Politik Praktis
Jadwal Sholat Palembang Hari Ini Selasa 15 September 2026
Ulang Tahun Paus Leo XIV: Umat Katolik Doakan Papua Damai
Jadwal Sholat Palembang 13 September 2026 Lengkap
Pembukaan MTQ Nasional 2026 di Semarang Targetkan Rekor MURI
Khataman Akbar JQH NU Jateng di Unissula Dihadiri Menag
Persiapan MTQN ke-31 di Semarang untuk Generasi Qurani

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:03 WIB

Pesan Satu Abad Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal Tegaskan Pentingnya Pendidikan

Jumat, 18 September 2026 - 02:15 WIB

Peran Gereja dalam Kemanusiaan Bukan Politik Praktis

Selasa, 15 September 2026 - 04:40 WIB

Jadwal Sholat Palembang Hari Ini Selasa 15 September 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WIB

Ulang Tahun Paus Leo XIV: Umat Katolik Doakan Papua Damai

Minggu, 13 September 2026 - 14:08 WIB

Jadwal Sholat Palembang 13 September 2026 Lengkap

Berita Terbaru

Pemerintahan Trump menghentikan rencana pembelian Greenland dan menunda proyek pusat data di Texas.

United States Politics and Government

Trump Batal Beli Greenland dan Penundaan Data Center di Texas

Rabu, 23 Sep 2026 - 20:46 WIB

error: Content is protected !!