Koperasi Merah Putih Siap Salurkan Subsidi Pemerintah ke Desa

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Jalur Subsidi Pemerintah hingga Desa

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memberikan keterangan, di Bandarlampung, Jumat (4/9/2026).

Redaksiku.com – Pemerintah menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP bukan hanya sebagai tempat usaha, tetapi juga sebagai jalur distribusi berbagai barang subsidi dan bantuan hingga ke tingkat desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan fungsi KDKMP akan diarahkan sebagai bagian dari infrastruktur pemerintah untuk memperkuat layanan dan perekonomian desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perlu dicatat, KDKMP bukan sekadar tempat jualan, melainkan infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan seluruh barang subsidi dan bantuan,” kata Zulhas di Bandarlampung, seperti dikutip Antara, Jumat, 4 September.

Pemerintah, kata Zulhas, tengah membangun KDKMP di sekitar 82.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Melalui koperasi tersebut, berbagai kebutuhan yang mendapat subsidi maupun bantuan pemerintah akan disalurkan lebih dekat ke masyarakat.

Barang yang dimaksud antara lain beras, pupuk, elpiji 3 kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP, minyak goreng, hingga alat dan mesin pertanian.

Zulhas mengatakan jalur pengiriman melalui pos juga akan diarahkan sampai ke KDKMP sebelum diteruskan kepada masyarakat.

Menurut Zulhas, pola itu diharapkan bisa memperpendek rantai distribusi yang selama ini membuat harga barang di desa lebih mahal.

Ia mencontohkan harga ayam di kampungnya yang mencapai Rp60.000 per ekor, sementara di Bandarlampung sekitar Rp36.000 per ekor.

“Contohnya kondisi di kampung saya, harga ayam mencapai Rp60.000 per ekor karena proses distribusinya masih panjang,” ujarnya.

Pemerintah, kata Zulhas, ingin mendekatkan desa dengan pusat produksi agar rantai pasok lebih pendek.

Dengan cara itu, masyarakat desa diharapkan bisa memperoleh barang dengan harga lebih terjangkau, sementara produsen mendapat akses pasar yang lebih dekat.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uji Coba Transfer Tunai Bansos 2027 Sebesar Rp 5,4 Juta
Perintah Prabowo ke Satgas untuk Penertiban Kawasan Hutan
Kemlu Selidiki Dugaan WNI Direkrut Tentara Rusia
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut, Siapa yang Akan Terpilih?
Menteri Koperasi, OC Kaligis Hingga Jurnalis Raih Sudut Pandang Award 2026
Izin Dipersoalkan, Gedung Calon MR.DIY Bayongbong Tetap Ngebut Dibangun! Satpol PP Garut Ke Mana?
Konflik Manusia dan Satwa Liar Butuh Solusi Berkelanjutan
Profil Bupati Adi Arnawa dan Strategi Pembangunan Badung

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:59 WIB

Uji Coba Transfer Tunai Bansos 2027 Sebesar Rp 5,4 Juta

Sabtu, 5 September 2026 - 15:34 WIB

Perintah Prabowo ke Satgas untuk Penertiban Kawasan Hutan

Sabtu, 5 September 2026 - 11:35 WIB

Kemlu Selidiki Dugaan WNI Direkrut Tentara Rusia

Sabtu, 5 September 2026 - 09:57 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut, Siapa yang Akan Terpilih?

Sabtu, 5 September 2026 - 09:56 WIB

Koperasi Merah Putih Siap Salurkan Subsidi Pemerintah ke Desa

Berita Terbaru

Pelatih Bhayangkara FC Oscar Bruzon antusias menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka Super League di Stadion PKOR Sumpah Pemuda.

Olahraga

Jadwal Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya Sore Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Harga smartphone diprediksi terus naik akibat kelangkaan komponen cip memori global.

Keuangan

Harga HP Naik, Ini 3 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Membeli

Minggu, 6 Sep 2026 - 13:50 WIB