Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memberikan keterangan, di Bandarlampung, Jumat (4/9/2026).
Redaksiku.com – Pemerintah menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP bukan hanya sebagai tempat usaha, tetapi juga sebagai jalur distribusi berbagai barang subsidi dan bantuan hingga ke tingkat desa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan fungsi KDKMP akan diarahkan sebagai bagian dari infrastruktur pemerintah untuk memperkuat layanan dan perekonomian desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perlu dicatat, KDKMP bukan sekadar tempat jualan, melainkan infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan seluruh barang subsidi dan bantuan,” kata Zulhas di Bandarlampung, seperti dikutip Antara, Jumat, 4 September.
Pemerintah, kata Zulhas, tengah membangun KDKMP di sekitar 82.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Melalui koperasi tersebut, berbagai kebutuhan yang mendapat subsidi maupun bantuan pemerintah akan disalurkan lebih dekat ke masyarakat.
Barang yang dimaksud antara lain beras, pupuk, elpiji 3 kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP, minyak goreng, hingga alat dan mesin pertanian.
Zulhas mengatakan jalur pengiriman melalui pos juga akan diarahkan sampai ke KDKMP sebelum diteruskan kepada masyarakat.
Menurut Zulhas, pola itu diharapkan bisa memperpendek rantai distribusi yang selama ini membuat harga barang di desa lebih mahal.
Ia mencontohkan harga ayam di kampungnya yang mencapai Rp60.000 per ekor, sementara di Bandarlampung sekitar Rp36.000 per ekor.
“Contohnya kondisi di kampung saya, harga ayam mencapai Rp60.000 per ekor karena proses distribusinya masih panjang,” ujarnya.
Pemerintah, kata Zulhas, ingin mendekatkan desa dengan pusat produksi agar rantai pasok lebih pendek.
Dengan cara itu, masyarakat desa diharapkan bisa memperoleh barang dengan harga lebih terjangkau, sementara produsen mendapat akses pasar yang lebih dekat.






