BARRU – Bantuan pendidikan kembali menyentuh siswa yang membutuhkan di Kabupaten Barru.
Kali ini, bantuan diterima Aulia Ramadhani.
Siswi kelas X Akomodasi Perhotelan (AP) SMKN 5 Barru itu menjadi salah satu penerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan.
Penyerahan berlangsung di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Kamis (20/8/2026).
Bantuan diserahkan langsung Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Baharuddin Iskandar.
Program tersebut menyasar murid SMA, SMK, dan SLB yang membutuhkan.
Terutama siswa dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu.
Bukan Kali Pertama
Aulia bukan murid pertama SMKN 5 Barru yang menerima bantuan tersebut.
Sebelumnya, beberapa murid di sekolah itu juga telah mendapatkan bantuan serupa.
Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan siswa.
Orang tua Aulia pun menyampaikan rasa syukur.
Ia berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan UPZ BAZNAS Sulsel.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan dan UPZ BAZNAS Sulsel atas bantuan yang diberikan kepada anak kami,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti.
“Bantuan ini sangat berarti dan dapat meringankan beban keluarga kami,” lanjutnya.
Kepala Sekolah Ikut Apresiasi
Kepala UPT SMKN 5 Barru, Faisyal Yunus, turut mengapresiasi bantuan tersebut.
Hal itu disampaikannya kepada redaksiku.com, Sabtu (22/8/2026).
Faisyal menilai bantuan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah kepada siswa yang membutuhkan.
Terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan beserta jajaran, UPZ BAZNAS Provinsi Sulsel, serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII,” ujar Faisyal.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga penerima.
Bukan hanya meringankan beban keluarga.
Bantuan itu juga dapat menjadi penyemangat siswa untuk terus bersekolah.
“Bantuan seperti ini sangat berarti bagi keluarga penerima dan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus bersekolah serta meraih cita-cita,” sambungnya.
Faisyal berharap program tersebut terus berlanjut.
Terutama untuk peserta didik yang masih membutuhkan dukungan.
Ia berharap bantuan pendidikan dapat membantu siswa mengikuti pembelajaran dengan lebih baik.
Sekaligus meringankan beban keluarga.
Dengan dukungan tersebut, siswa diharapkan semakin semangat belajar.
Dan terus mengembangkan potensi untuk meraih cita-cita.
Editor : Hengki












