Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Berikut jadwal Full Moon 2026 mulai dari Wolf Moon hingga Cold Moon, termasuk fenomena gerhana bulan yang terjadi tahun ini. (Foto: Unsplash)

Ilustrasi. Berikut jadwal Full Moon 2026 mulai dari Wolf Moon hingga Cold Moon, termasuk fenomena gerhana bulan yang terjadi tahun ini. (Foto: Unsplash)

‎Jadwal Full Moon 2026 menjadi informasi yang banyak dicari oleh pengamat langit, fotografer, hingga masyarakat yang ingin menyaksikan keindahan bulan purnama.

Fenomena ini terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan sehingga seluruh sisi Bulan yang menghadap ke Bumi tampak terang karena memantulkan cahaya Matahari.

‎Posisi Bulan yang terus mengelilingi Bumi menyebabkan sudut datang cahaya Matahari selalu berubah.

Inilah yang membuat fase Bulan berganti, mulai dari bulan baru, sabit, kuartal, cembung, hingga akhirnya mencapai fase purnama atau Full Moon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Jadwal Full Moon 2026

Ilustrasi. Berikut jadwal Full Moon 2026 mulai dari Wolf Moon hingga Cold Moon, termasuk fenomena gerhana bulan yang terjadi tahun ini. (Foto: Unsplash)
Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon

Berikut jadwal Full Moon 2026 beserta nama tradisionalnya.

‎3 Januari 2026 – Wolf Moon (Supermoon)

‎1 Februari 2026 – Snow Moon

‎3 Maret 2026 – Worm Moon (Gerhana Bulan Total)

‎1 April 2026 – Pink Moon

‎1 Mei 2026 – Flower Moon

‎31 Mei 2026 – Blue Moon

‎29 Juni 2026 – Strawberry Moon

‎29 Juli 2026 – Buck Moon

‎28 Agustus 2026 – Sturgeon Moon (Gerhana Bulan Sebagian)

‎26 September 2026 – Corn Moon

‎26 Oktober 2026 – Hunter’s Moon

‎24 November 2026 – Beaver Moon (Supermoon)

‎23 Desember 2026 – Cold Moon (Supermoon)

‎Mengapa Setiap Full Moon Memiliki Nama?

‎Dalam jadwal Full Moon 2026, setiap bulan purnama memiliki nama yang berbeda. Penamaan tersebut berasal dari tradisi masyarakat adat di Amerika Utara yang menggunakan siklus Bulan sebagai penanda musim, cuaca, dan aktivitas berburu maupun bertani.

‎Sebagai contoh, Buck Moon pada Juli dinamai karena pada periode tersebut rusa jantan mulai menumbuhkan tanduk baru. Sementara Flower Moon pada Mei berkaitan dengan banyaknya bunga yang bermekaran saat musim semi.

‎Nama-nama tersebut kemudian digunakan secara luas dalam kalender astronomi modern sebagai penanda setiap bulan purnama sepanjang tahun.

‎Fenomena Astronomi yang Menarik pada 2026

‎Selain bulan purnama biasa, jadwal Full Moon 2026 juga diwarnai beberapa fenomena astronomi menarik.

‎Pada 3 Maret 2026, Worm Moon bertepatan dengan gerhana bulan total. Fenomena ini terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan sehingga bayangan Bumi menutupi seluruh permukaan Bulan.

‎Sementara itu, pada 28 Agustus 2026, Sturgeon Moon akan beriringan dengan gerhana bulan sebagian. Dalam kondisi tersebut, hanya sebagian permukaan Bulan yang tertutup bayangan Bumi.

‎Tahun 2026 juga menghadirkan tiga Supermoon, yakni Wolf Moon pada Januari, Beaver Moon pada November, dan Cold Moon pada Desember. Supermoon terjadi ketika fase purnama berlangsung saat Bulan berada relatif lebih dekat dengan Bumi sehingga tampak sedikit lebih besar dan lebih terang dibanding biasanya.

‎Waktu Terbaik Menyaksikan Full Moon

‎Masyarakat yang ingin menikmati jadwal Full Moon 2026 disarankan mencari lokasi dengan langit yang cerah dan minim polusi cahaya.

‎Area terbuka seperti pantai, perbukitan, atau lapangan biasanya menjadi pilihan terbaik untuk menikmati pemandangan Bulan purnama. Pengamatan juga akan lebih maksimal apabila cuaca mendukung dan langit tidak tertutup awan tebal.

‎Bagi penggemar fotografi, penggunaan tripod dan lensa telefoto dapat membantu menghasilkan gambar Bulan yang lebih tajam.

‎Sebagai penutup, jadwal Full Moon 2026 menghadirkan 13 kali fase bulan purnama dengan nama-nama tradisional yang unik, mulai dari Wolf Moon pada awal tahun hingga Cold Moon yang menutup tahun 2026.

Beberapa di antaranya juga bertepatan dengan gerhana bulan maupun Supermoon sehingga menjadi momen menarik bagi para pecinta astronomi.

‎Dengan mengetahui jadwal Full Moon 2026, masyarakat dapat merencanakan waktu terbaik untuk mengamati langit malam, mempelajari fenomena astronomi, atau mengabadikan keindahan Bulan melalui fotografi.

Setiap bulan purnama memiliki karakteristik dan cerita tersendiri, menjadikannya salah satu fenomena alam yang selalu dinantikan sepanjang tahun.

Meski bulan purnama dapat disaksikan dengan mata telanjang tanpa alat khusus, menggunakan teropong atau teleskop akan memberikan pengalaman yang lebih menarik karena detail permukaan Bulan, seperti kawah dan dataran luas, terlihat lebih jelas.

Oleh karena itu, jangan lewatkan setiap momen dalam jadwal bulan purnama sepanjang 2026 agar dapat menikmati salah satu fenomena langit yang paling indah sekaligus menambah wawasan tentang dunia astronomi.

Perlu diingat bahwa waktu terjadinya Full Moon biasanya dihitung berdasarkan zona waktu tertentu, seperti Eastern Time (ET). Oleh karena itu, masyarakat di Indonesia perlu menyesuaikannya dengan zona waktu setempat (WIB, WITA, atau WIT) jika ingin mengetahui waktu pengamatan yang lebih akurat.

Meski demikian, Bulan purnama umumnya tetap dapat dinikmati pada malam sebelum maupun sesudah puncak fase purnama, sehingga kesempatan untuk menyaksikan keindahannya tetap terbuka meskipun melewatkan waktu puncaknya.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Pelecehan di Bus JR Connexion Juanda-Tamansari Berakhir Damai
USM dan Alumni SMAN 2 Sragen Salurkan Air Bersih ke Desa Ngrombo
Ibas Tegaskan Program Jaminan Kesehatan Harus Diperkuat
Potret Kencan Spesial Seo Kang Jun dan Ahn Eun Jin di A Love Other Than Yours
DPR dan Menteri ESDM Perketat Pengawasan BBM Subsidi Usai Lonjakan 11%
Dewan Pers: UU Pers Hanya Berlaku bagi Wartawan Beretika
Wanita Didakwa Ancam Ayah Austin Metcalf Usai Sidang Pembunuhan
Budaya Batak dan Motif Gorga Hiasi Defile Indonesia di Asian Games

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:22 WIB

Kasus Pelecehan di Bus JR Connexion Juanda-Tamansari Berakhir Damai

Sabtu, 19 September 2026 - 21:19 WIB

USM dan Alumni SMAN 2 Sragen Salurkan Air Bersih ke Desa Ngrombo

Sabtu, 19 September 2026 - 21:05 WIB

Ibas Tegaskan Program Jaminan Kesehatan Harus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 - 21:01 WIB

Potret Kencan Spesial Seo Kang Jun dan Ahn Eun Jin di A Love Other Than Yours

Sabtu, 19 September 2026 - 20:52 WIB

DPR dan Menteri ESDM Perketat Pengawasan BBM Subsidi Usai Lonjakan 11%

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya mencabut KTA 163 juru parkir sebagai langkah percepatan digitalisasi layanan parkir.

Politik

Pemkot Surabaya Cabut KTA 163 Jukir demi Digitalisasi Parkir

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:13 WIB

Suzuki APV 2025 tetap menjadi pilihan favorit keluarga dan bisnis berkat desainnya yang fungsional dan lapang.

Otomotif

Daftar Harga Suzuki APV 2025 Bekas di Jabodetabek dan Tipenya

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:11 WIB

Aileen Wuornos menjalani masa sepuluh tahun penjara sebelum dieksekusi mati pada 9 Oktober 2002.

Serial Killers

Kisah Aileen Wuornos Setelah Mengaku Membunuh 7 Pria

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:10 WIB

error: Content is protected !!