Ikut Tes PPPK, Bapak Ini Salah Pakai Warna Sepatu dan Jadi Viral

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikut Tes PPPK, Bapak Ini Salah Pakai Warna Sepatu dan Jadi Viral

Ikut Tes PPPK, Bapak Ini Salah Pakai Warna Sepatu dan Jadi Viral

Redaksiku.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria peserta tes Pegawai Pemerintah (Tes PPPK) dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sepatu hitamnya ditutup lakban viral di media sosial.

Video tersebut mengundang perhatian warganet lantaran menyoroti ketatnya aturan berpakaian peserta dalam seleksi PPPK 2025.

Kejadian tersebut terjadi di salah satu lokasi tes di wilayah Jawa Tengah, pada awal Mei 2025. Dalam video yang beredar di TikTok dan Twitter, tampak seorang pria tengah duduk sambil memperlihatkan sepatunya yang telah dibungkus menggunakan lakban hitam. Tampak jelas bahwa bagian luar sepatu awalnya berwarna putih, yang kemudian ditutup untuk menyesuaikan dengan aturan panitia yang mewajibkan peserta memakai sepatu hitam polos.

Aku pikir yang penting rapi, ternyata harus hitam semua, ujar pria dalam video tersebut, sembari tertawa kecil. Meski tampak santai, video ini memicu banyak komentar dari warganet yang mempertanyakan aturan berpakaian yang sangat kaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut petunjuk resmi pelaksanaan tes PPPK 2025, memang disebutkan bahwa peserta diwajibkan mengenakan pakaian putih dan celana atau rok hitam, lengkap dengan sepatu hitam polos. Aturan ini bertujuan untuk menciptakan keseragaman dan kesan profesional selama proses seleksi nasional.

Namun, tidak sedikit peserta yang tidak menyadari detail tersebut, terutama pada bagian sepatu. Dalam beberapa kasus di berbagai daerah, panitia tes terpaksa meminta peserta mengganti sepatu atau menutup warnanya agar tetap dapat mengikuti ujian.

Ikut Tes PPPK, Bapak Ini Salah Pakai Warna Sepatu dan Jadi Viral
Ikut Tes PPPK, Bapak Ini Salah Pakai Warna Sepatu dan Jadi Viral

Salah satu panitia seleksi PPPK wilayah Semarang, Sri Mulyani, mengatakan bahwa aturan tersebut bukan hal baru dan sudah diinformasikan jauh hari. Kami sudah menyampaikan melalui situs resmi dan grup-grup informasi peserta. Aturan pakaian ini bukan untuk menyusahkan, tapi untuk menjaga kerapihan dan keseragaman peserta saat ujian, jelasnya.

Terkait dengan kejadian viral tersebut, pihak panitia mengatakan bahwa memberi solusi berupa menutup sepatu dengan lakban adalah bentuk toleransi agar peserta tetap bisa mengikuti tes. Daripada peserta tidak bisa ikut karena salah sepatu, kami berikan opsi cepat yaitu menutup sepatu dengan lakban hitam. Tapi tentu ini bukan hal yang ideal, ujar Sri.

Sementara itu, para warganet memberikan beragam komentar. Sebagian merasa aturan terlalu ketat, sementara lainnya mendukung ketegasan tersebut.
Ya ampun, sepatu aja dipermasalahin, padahal niatnya mau ikut tes, tulis seorang pengguna TikTok.
Namun ada pula yang berpendapat, Kalau aturan sudah jelas dari awal, seharusnya peserta patuh. Ini bentuk disiplin juga.

Pakar pendidikan dan kebijakan publik, Dr. Arya Prasetyo, menyebut kejadian ini sebagai refleksi pentingnya edukasi informasi yang merata. Ini bukan sekadar soal sepatu, tapi soal kepatuhan pada aturan administrasi negara. Sayangnya, tidak semua peserta punya akses informasi atau cukup detail membaca petunjuk teknis, ujarnya saat diwawancarai secara daring.

Ia juga menyoroti bahwa penggunaan media sosial dapat menjadi alat edukasi yang efektif, baik oleh panitia maupun peserta. Video seperti ini bisa jadi bahan refleksi, bahkan bisa dimanfaatkan panitia untuk sosialisasi aturan ke depannya agar tidak terulang, tambahnya.

Hingga kini, video viral tersebut telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali dan mengundang ribuan komentar. Banyak peserta lain yang mengaku mengalami kejadian serupa, namun tetap mengikuti tes dengan tenang.

Meski terkesan sepele, insiden sepatu dilakban ini membuka diskusi lebih luas tentang kesiapan peserta, komunikasi panitia, dan bagaimana seleksi PPPK sebagai proses serius tetap dijalankan dengan humanis.

Dengan jutaan orang bersaing dalam seleksi PPPK 2025, disiplin dan ketelitian menjadi kunci. Namun, kisah unik seperti ini memberi warna tersendiri di tengah ketegangan dan keseriusan seleksi nasional.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya
Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya
Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Tag :

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB