IKAPRAMA SIG Financial Club dan RDN Consulting Bersinergi dalam Sosialisasi Sistem Perpajakan Baru, PSIAP

- Penulis

Senin, 18 Maret 2024 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IKAPRAMA SIG Financial Club dan RDN Consulting Bersinergi dalam Sosialisasi Sistem Perpajakan Baru, PSIAP

IKAPRAMA SIG Financial Club dan RDN Consulting Bersinergi dalam Sosialisasi Sistem Perpajakan Baru, PSIAP

Jakarta Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) atau core tax administration system (CTAS)/core tax, yang dirancang sesuai dengan Peraturan Presiden No. 40 tahun 2018 dan Peraturan Menteri Keuangan No. 121/PMK.03/2019 tentang Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha untuk Pembaruan Sistem Administrasi Perpajakan, direncanakan akan diimplementasikan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada tanggal 1 Juli 2024.

Menanggapi implementasi ini, Ikatan Alumni Prasetiya Mulya (IKAPRAMA) Shared Interest Group (SIG) Financial Club, RDN Consulting, dan Kantor Pajak Wilayah Jakarta Selatan II (Kanwil DJP Jaksel II) menyelenggarakan webinar bertema “1 Juli 2024: Dampak Implementasi Sistem Inti Administrasi Perpajakan (CTAS) bagi Wajib Pajak.” Webinar ini menghadirkan narasumber seperti Siti Subardini, Kepala Seksi Bimbingan dan Dokumentasi di Kanwil DJP Jaksel II, dan Fransiska Yansye, Ahli Madya Pajak di Kanwil DJP Jaksel II.

IKAPRAMA SIG FINANCIAL CLUB DAN RDN CONSULTING BERSINERGI DALAM SOSIALISASI SISTEM PERPAJAKAN BARU, PSIAP
IKAPRAMA SIG Financial Club dan RDN Consulting Bersinergi dalam Sosialisasi Sistem Perpajakan Baru, PSIAP

Anggota IKAPRAMA Financial Club, mitra RDN Consulting, dan Relawan Pajak dari Kanwil DJP Jaksel II kembali menegaskan komitmen mereka untuk berkolaborasi dengan DJP dalam menyebarkan informasi mengenai regulasi perpajakan, termasuk implementasi PSIAP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Resadhatu, anggota IKAPRAMA Financial Club, menekankan sifat inovatif dari PSIAP, menyatakan bahwa sistem ini secara signifikan menyederhanakan kepatuhan pajak bagi para wajib pajak. Dengan PSIAP, wajib pajak dapat memenuhi kewajibannya melalui satu aplikasi, menghilangkan kebutuhan untuk menggunakan beberapa platform untuk tujuan perpajakan.

Ia pun menyoroti pentingnya kolaborasi antara konsultan pajak dan DJP dalam meningkatkan literasi pajak, dengan menyatakan bahwa peningkatan literasi dan edukasi adalah kunci untuk mencapai kepatuhan sukarela.

“Kami menyelenggarakan webinar ini untuk mengedukasi wajib pajak tentang perubahan dalam proses bisnis perpajakan di bawah PSIAP. Kami berharap anggota IKAPRAMA SIG Financial Club dan wajib pajak lainnya memperoleh pemahaman yang komprehensif, sehingga meningkatkan kepatuhan pajak. Tidaklah tidak mungkin bagi rasio pajak Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara lain di Asia dan G-20. Dengan perbaikan di berbagai aspek, saya yakin hal tersebut dapat tercapai,” ujar Resadhatu.

Selama webinar, Siti Subardini menjelaskan bahwa PSIAP merupakan bagian dari tahap ketiga reformasi pajak yang dimulai oleh DJP sejak tahun 2017. Dia menjelaskan bagaimana PSIAP bertujuan untuk menyederhanakan, mengintegrasikan, dan memastikan akurasi proses administrasi perpajakan melalui pengembangan sistem informasi berbasis Commercial Off The Shelf (COTS) dan basis data perpajakan.

Beberapa hal baru dalam pelaporan SPT pada PSIAP SPT Masa PPh Pasal 21/26, diantaranya data bukti potong sudah real time, prepopulated dari database registrasi. Bagi WP yang telah melakukan pemusatan, maka WP Cabang dapat menerbitkan bupot, namun SPT dilaporkan dan dibayarkan oleh WP Pusat. Jika ada perubahan aturan tidak perlu update karena web based dan proses create SPT Masa PPh Pasal 21dan/atau Pasal 26 dilakukan terintegrasi melalui aplikasi e-Bupot. 

Selanjutnya, Perubahan pelaporan SPT Masa PPh Unifikasi, antara lain fasilitas yang dimiliki pihak yang dipotong akan terintegrasi dengan e-Bupot, termasuk fasilitas PPh DTP, pembuatan kode billing atas SPT Masa PPh Unifikasi terintegrasi dengan draft SPT, dan pihak yang dipotong akan memperoleh notifikasi apabila pemotong/Pemungut Pajak merubah/membatalkan bukti potong yang telah diterbitkan. 

Tahapan pelaporan SPT dalam PSIAP adalah sebagai berikut: 

  • WP melakukan pengisian SPT dan perhitungan, sehingga menghasilkan SPT Kurang Bayar
  • Saat klik Bayar & Lapor, sistem akan memberikan informasi dan pilihan: 
  • Jika saldo deposit mencukupi, maka:
  • WP bisa memilih pemindahbukuan deposit
  • WP membuat Kode Billing

Jika saldo deposit tidak mencukupi, maka:

  • WP membuat Kode Billing

Setelah pembayaran diterima, SPT otomatis akan terlaporkan tanpa input Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN).

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekomendasi Penyedia Teknologi Perhitungan Penumpang Tercanggih
Persiapan Kolam yang Sering Diremehkan: Fondasi Sukses Sebelum Tebar
Harga BBM Naik, UMKM dan Rakyat Kecil Terancam Terjepit
Ketika Infrastruktur Digital Berubah Menjadi Strategi Lintas Negara
Second home KITAS Explained for US Expats and Travelers
Kapan Waktu Terbaik untuk Beli Saham agar Profit Maksimal? Cari Tahu di Sini
Jack Hammer: Alat Andalan untuk Pekerjaan Pembongkaran yang Cepat dan Efisien
Transformasi Digital dengan Document Management System (DMS) di Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:50 WIB

Rekomendasi Penyedia Teknologi Perhitungan Penumpang Tercanggih

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:17 WIB

Persiapan Kolam yang Sering Diremehkan: Fondasi Sukses Sebelum Tebar

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:15 WIB

Harga BBM Naik, UMKM dan Rakyat Kecil Terancam Terjepit

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Ketika Infrastruktur Digital Berubah Menjadi Strategi Lintas Negara

Senin, 15 Juni 2026 - 14:11 WIB

Second home KITAS Explained for US Expats and Travelers

Berita Terbaru

Bahaya Screen Time yang Berlebih pada Anak

Ibu dan Anak

4 Bahaya Screen Time yang Berlebih pada Anak

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:36 WIB

Penting! Beasiswa LPDP Georgetown SFS Asia Pacific Masih Dibuka

Pendidikan

Penting! Beasiswa LPDP Georgetown SFS Asia Pacific Masih Dibuka

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:01 WIB

Terbaru! Beasiswa LPDP Queen’s Belfast 2026 Masih Dibuka

Pendidikan

Terbaru! Beasiswa LPDP Queen’s Belfast 2026 Masih Dibuka

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:43 WIB

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBETlivetotobetmainzeuslivetotobetmainzeusbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dlivetotobet WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/https://spidercarts.com/shop/misa66livetotobet
Dilindungi Oleh
Shield Security