Redaksiku.com — Beasiswa LPDP Georgetown SFS Asia Pacific masih dibuka untuk pendaftar jenjang master.
Program ini merupakan kerja sama LPDP dan Georgetown University untuk bidang diplomasi dan hubungan internasional. Berdasarkan laman resmi LPDP, pendaftaran program ini berlangsung pada 29 Mei sampai 30 Juni 2026.
Apa Itu Program LPDP Georgetown SFS Asia Pacific?
Program ini ditujukan untuk jenjang master satu gelar dengan masa studi selama satu tahun akademik. Skemanya terdiri dari studi di Georgetown SFS Asia Pacific di Jakarta pada fall semester, studi di Georgetown University di Washington, DC pada spring semester, dan kombinasi modul satu minggu di kampus Georgetown University di Qatar.
Beasiswa ini hanya untuk program studi Master in Diplomacy and International Affairs atau MDIA. Karena bidangnya sangat spesifik, peluang pencarian artikelnya lebih long-tail dibanding artikel LPDP umum yang persaingannya jauh lebih berat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jadwal Pendaftaran dan Seleksi
Pendaftaran seleksi dibuka pada 29 Mei–30 Juni 2026. Setelah itu, seleksi administrasi dijadwalkan pada 1–9 Juli 2026, pengumuman hasil seleksi administrasi pada 10 Juli 2026, masa sanggah pada 10–12 Juli 2026, hasil sanggah pada 22 Juli 2026, dan seleksi substansi pada 27–31 Juli 2026.
LPDP juga mencantumkan bahwa pengumuman hasil seleksi substansi dijadwalkan pada 5 Agustus 2026, sedangkan perkuliahan paling cepat dimulai September 2026.
Calon pendaftar sebaiknya mencatat semua tanggal penting tersebut. Jangan hanya fokus pada batas akhir pendaftaran, karena tahapan setelah submit juga membutuhkan persiapan.
Syarat Utama yang Perlu Diperhatikan
LPDP mencantumkan sejumlah persyaratan, termasuk Warga Negara Indonesia, telah menyelesaikan studi S1/D4, dan memilih program studi sesuai ketentuan. Pendaftar juga harus melakukan pendaftaran paralel pada program MDIA Georgetown SFS Asia Pacific dan aplikasi beasiswa LPDP.
Salah satu poin penting adalah pendaftar harus mengunggah bukti proses atau submit pendaftaran program MDIA. Bukti tersebut harus memuat identitas pendaftar, perguruan tinggi, dan program studi tujuan.

Komponen Dana yang Diberikan
Dalam laman resmi program, komponen dana terdiri dari dana pendidikan dan dana pendukung. Dana pendidikan meliputi biaya kuliah, dana pendaftaran, tunjangan buku, bantuan penelitian tesis, bantuan seminar internasional, dan bantuan publikasi jurnal internasional.
Dana pendukung mencakup transportasi pulang-pergi Jakarta–Washington DC, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, dana hidup bulanan, dana lomba internasional, dan dana keadaan darurat jika diperlukan.
Informasi ini penting bagi calon pendaftar karena pembiayaan studi luar negeri tidak hanya soal biaya kuliah. Biaya hidup, transportasi, asuransi, dan dokumen perjalanan juga perlu diperhitungkan.
Siapa yang Cocok Mendaftar?
Program ini cocok untuk lulusan S1/D4 yang memiliki minat kuat pada diplomasi, hubungan internasional, kebijakan luar negeri, kerja sama regional, organisasi internasional, atau isu Asia Pasifik.
Pendaftar sebaiknya memiliki alasan akademik dan profesional yang jelas. Misalnya, ingin bekerja di lembaga pemerintah, organisasi internasional, think tank, lembaga riset kebijakan, atau sektor yang berhubungan dengan diplomasi dan kerja sama internasional.
Karena programnya sangat spesifik, personal statement tidak boleh terlalu umum. Pendaftar perlu menjelaskan mengapa MDIA relevan dengan tujuan karier dan kontribusi untuk Indonesia.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
LPDP mencantumkan beberapa dokumen penting yang harus diisi atau diunggah, seperti biodata, KTP, ijazah S1/D4 atau surat keterangan lulus, transkrip nilai, bukti pendaftaran pada Georgetown SFS Asia Pacific, personal statement, serta komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi.
Pendaftar perlu mengecek kelengkapan dokumen sejak awal. Jangan menunggu hari terakhir karena beberapa dokumen mungkin membutuhkan waktu, terutama bukti pendaftaran kampus, rekomendasi, atau dokumen akademik.
Tips agar Tidak Gagal Administrasi
Pertama, pastikan program studi yang dipilih sesuai dengan ketentuan LPDP. Kedua, lakukan pendaftaran paralel ke kampus dan ke LPDP. Ketiga, unggah bukti pendaftaran kampus dengan informasi yang jelas.
Keempat, pastikan nama, data diri, dan program tujuan konsisten di semua dokumen. Kelima, baca ulang personal statement agar tidak terlalu umum dan benar-benar menunjukkan hubungan antara pengalaman, tujuan studi, dan kontribusi untuk Indonesia.
Kesalahan kecil pada dokumen dapat berdampak besar. Karena itu, lakukan pengecekan berlapis sebelum submit.
Kesimpulan
Beasiswa LPDP Georgetown SFS Asia Pacific masih dibuka sampai 30 Juni 2026 untuk program Master in Diplomacy and International Affairs. Program ini memiliki jadwal seleksi lanjutan mulai dari administrasi pada 1–9 Juli hingga pengumuman substansi pada 5 Agustus 2026.
Calon pendaftar perlu segera menyiapkan dokumen, melakukan pendaftaran paralel pada program MDIA dan LPDP, serta memastikan bukti pendaftaran kampus sudah sesuai ketentuan.
Penulis : redaksiku
Editor : redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






