Gunung Merapi Telah 7 Kali mengeluarkan awan panas guguran Pada Senin Sore

- Penulis

Selasa, 5 Maret 2024 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Merapi yang berada di lokasi perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah dilaporkan erupsi mengeluarkan awan panas guguran sebanyak tujuh kali pada Senin (4/3) sore.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan tujuh kali perihal awan panas guguran selama pukul 16.03 WIB sampai 16.32 WIB bersama jarak luncur terjauh 2.600 meter.

Gunung Merapi Telah 7 Kali mengeluarkan awan panas guguran Pada Senin Sore
Gunung Merapi Telah 7 Kali mengeluarkan awan panas guguran Pada Senin Sore

Awan panas guguran bersama jarak luncur terjauh terpantau BPPTKG pada pukul 16.03 WIB. Tercatat di seismograf, amplitudo max 45 mm dan durasi 258 detik.

“Estimasi jarak luncur maksimal 2.600 meter ke barat daya, arah angin ke timur. Visual Gunung Merapi berkabut,” tulis laporan BPPTKG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jarak luncur awan panas guguran melebihi dua kilometer termasuk termonitor BPPTKG pada pukul 16.18 WIB dan pukul 16.32 WIB. Masing-masing sejauh 2.300 meter ke arah barat daya.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menjelaskan, pihaknya mencatat peningkatan suplai magma dalam sebagian hari belakangan.

“Memang tersedia peningkatan suplai magma yang terkecuali nampak akan berjalan peningkatan instensitas erupsi. Dan hujan yang deras mampu mengganggu kestabilan kubah lava dan sebabkan magma dari dalam untuk keluar,” terang Agus kala dihubungi.

BPPTKG, lanjutnya, tetap mengemukakan Info perihal indikasi suplai magma ini kepada BPBD lingkar merapi. Baik melalui pesan notifikasi maupun rapat koordinasi. BPPTKG sejauh ini masih menjaga standing Siaga atau Level III yang ditetapkan sejak November 2020 silam.

Potensi bahaya kala ini berwujud guguran lava dan awan panas guguran di sebagian titik. Yakni, di Kali Woro sejauh 3 km dari puncak, Kali Gendol sejauh 5 km dari puncak.

Berdasarkan pemodelan ke-2 kubah lava tersebut, BPPTKG pilih potensi bahaya kala ini berwujud guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Bebeng, dan Krasak sejauh maksimal 7 kilometer.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. Sedangkan lontaran abu vulkanik kalau berjalan letusan eksplosif mampu menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

Masyarakat diimbau tidak laksanakan kegiatan apa pun di dalam zona bahaya dan mengantisipasi barangkali masalah akibat abu vulkanik.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nipah Mall Makassar Terbakar, Damkar Ungkap Dugaan Sumber Api
Pasar Teluk Dalam Banjarmasin Terbakar, Api Berawal dari Warung dan Hanguskan Belasan Kios
Gedung Bapenda DKI Terbakar Hebat, Ini Kronologi dari Api Muncul hingga 10 Saksi Diperiksa
Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri
Kebakaran Pulomas Jakarta Timur, Dua Anak Tewas Terjebak Api dan Fakta Terbaru
Alphard Diduga Isi Pertalite, Barcode BBM Subsidi Jadi Sorotan
Beruang Hitam Tewas Tersengat Listrik di Atas Tiang
Gempa Hari Ini M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh, Terasa hingga Medan

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Nipah Mall Makassar Terbakar, Damkar Ungkap Dugaan Sumber Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Pasar Teluk Dalam Banjarmasin Terbakar, Api Berawal dari Warung dan Hanguskan Belasan Kios

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar Hebat, Ini Kronologi dari Api Muncul hingga 10 Saksi Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WIB

Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:19 WIB

Kebakaran Pulomas Jakarta Timur, Dua Anak Tewas Terjebak Api dan Fakta Terbaru

Berita Terbaru

Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap turun langsung memantau kondisi sumber air baku di Bendung Batu Bessi

Internasional

Tak Mau Warga Cemas, Kapolres Barru Cek Ketersediaan Air

Selasa, 11 Agu 2026 - 20:59 WIB

Polres Barru menggelar apel gelar pasukan, Selasa (11/8/2026).

Internasional

Polres Barru Siaga Karhutla, Kapolres Minta Patroli Diperkuat

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:44 WIB

Polisi bersama warga langsung turun tangan. Pohon dievakuasi dan material yang menutup jalan dibersihkan.

Internasional

Jalan Kena ‘Palang’ Pohon, Polisi Pujananting Langsung Gercep!

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:02 WIB