Erupsi Hebat Gunung Lewotobi Laki-Laki Guncang Flores Timur NTT, Kolom Abu Tembus 10 Ribu Meter, Ini Penjelasan PVMBG

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus hebat, hujan abu dan kerikil membuat desa gelap. Status naik jadi Awas. (Foto: Dok. PVMBG)

Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus hebat, hujan abu dan kerikil membuat desa gelap. Status naik jadi Awas. (Foto: Dok. PVMBG)

Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan.

Erupsi terjadi pada Selasa, 17 Juni 2025, sekitar pukul 17.41 Wita dan menimbulkan kepanikan di sejumlah desa sekitar.

Letusan kali ini tergolong kuat dan membawa dampak langsung berupa hujan abu, pasir, hingga kerikil yang membanjiri wilayah lereng gunung tersebut.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Sebabkan Hujan Abu Tebal dan Gelapkan Desa

Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus hebat, hujan abu dan kerikil membuat desa gelap. Status naik jadi Awas. (Foto: Dok. PVMBG)
Erupsi Hebat Gunung Lewotobi Laki-Laki Guncang Flores Timur NTT, Kolom Abu Tembus 10 Ribu Meter, Ini Penjelasan PVMBG

Gunung Lewotobi Laki-Laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, meletus dengan kekuatan besar dan menyelimuti sejumlah desa dengan abu vulkanik tebal.Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, PVMBG

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Pululera, Paulus Sanga Tukan, menyatakan bahwa warga di wilayahnya tidak dapat meninggalkan desa karena hujan kerikil dan abu sangat intens.

Kami terkepung. Ini lebih mengerikan dari kejadian sebelumnya, ujarnya menggambarkan kondisi yang dialami warganya.

Warga yang terjebak mengaku kesulitan bernapas dan tidak dapat melihat dengan jelas akibat abu yang menutup hampir seluruh area permukiman.

Bahkan sore hari yang seharusnya masih terang berubah menjadi gelap gulita akibat intensitas abu yang jatuh secara terus-menerus.

Suara letusan dan gemuruh terdengar jelas dari arah puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki, menambah ketegangan warga yang sedang berlindung.

Letusan tersebut tercatat di alat seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 47,3 milimeter dan berlangsung selama hampir 7 menit.

Pengamat Gunung Lewotobi Laki-Laki, Yohanes Kolly Sorywutun, menyebutkan bahwa berdasarkan catatan itu, letusan kali ini tergolong kuat dan perlu penanganan cepat serta koordinasi semua pihak.

Status Gunung Lewotobi Laki-Laki Naik Menjadi Awas: Bahaya Mengintai Radius 8 KM

Melihat tingkat erupsi dan dampak langsung yang ditimbulkan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki dari Level III Siaga menjadi Level IV Awas.

Peningkatan status ini diumumkan segera setelah letusan terekam dengan jelas, dan berdasarkan evaluasi potensi bahaya yang dapat menyebar lebih luas.

Dalam keterangan resmi, PVMBG melarang seluruh aktivitas masyarakat dalam radius 7 kilometer dari puncak kawah Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Selain itu, zona sektoral yang sangat berbahaya diperluas hingga 8 kilometer ke arah barat daya dan timur laut. Hal ini dikarenakan arah luncuran material erupsi dan angin yang membawa abu sebagian besar bergerak ke sektor tersebut.

Masyarakat diminta untuk tidak hanya menghindari zona bahaya, tapi juga mengikuti arahan dan informasi resmi dari Pemerintah Daerah Flores Timur.

Isu-isu yang beredar di media sosial tanpa dasar dan sumber jelas diimbau untuk tidak dipercaya, guna menghindari kepanikan yang tidak perlu.

Petugas dari BPBD dan TNI juga telah diterjunkan untuk membantu proses evakuasi dan distribusi masker kepada warga yang terdampak abu vulkanik.

Dampak Sosial dan Ekonomi Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Hari Ini M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh, Terasa hingga Medan
Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali
Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri
Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG
Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!
Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus
Aturan Baru! WNA yang Ingin Jadi WNI Wajib Bayar Rp75 Juta untuk Naturalisasi
Wah, Ternyata! Penimbunan Solar Subsidi di Barru Berujung Penjara
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:59 WIB

Gempa Hari Ini M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh, Terasa hingga Medan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:38 WIB

Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:25 WIB

Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:31 WIB

Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:15 WIB

Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus

Berita Terbaru

Wahyu M dinobatkan sebagai Daeng I Maros 2026, sementara Nurul Annisah dari Kecamatan Mandai berhasil meraih gelar Dara I Maros 2026.

Internasional

Dara Daeng Maros 2026 Lahirkan Duta Wisata Baru

Kamis, 23 Jul 2026 - 06:40 WIB