Redaksiku.com – Industri musik Indonesia kembali berduka setelah Aries Budiman, drummer yang dikenal luas sebagai personel band Garasi, tutup usia pada umur 42 tahun. Kabar duka ini pertama kali muncul melalui unggahan di akun Instagram pribadi mendiang pada Jumat malam, 18 September 2026, yang mengonfirmasi kepergian sang musisi untuk selamanya.
Kepergian Aries menyisakan kesedihan mendalam, terutama bagi rekan-rekan musisi dan pihak-pihak yang pernah bekerja sama dengannya dalam proyek film maupun musik. Prosesi pemakaman almarhum telah dilaksanakan pada Sabtu pagi, 19 September 2026, tepat pukul 07.00 WIB di TPU Depok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat.
Mengenang Sosok Aries dalam Perjalanan Band Garasi
Nama Aries Budiman mulai melambung ke permukaan publik saat ia terlibat dalam proyek film drama musikal berjudul Garasi yang dirilis pada tahun 2006. Film yang disutradarai oleh Agung Sentausa ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat akting, tetapi juga menjadi cikal bakal terbentuknya band dengan nama yang sama di dunia nyata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bersama dengan Fedi Nuril dan Aiu Ratna, Aries menjadi bagian integral dari perjalanan band Garasi yang mewarnai kancah musik rock alternatif Indonesia di pertengahan era 2000-an. Beberapa kontribusi utama Aries bagi para penggemar musik meliputi:
- Menjadi drummer sekaligus pemeran karakter Awan dalam film layar lebar Garasi.
- Berperan aktif dalam membangun identitas musik band Garasi yang memiliki ciri khas energik.
- Menjalin kolaborasi kreatif dengan para sineas dan musisi kenamaan di bawah naungan Miles Films.
Aries Budiman mengembuskan napas terakhirnya di usia 42 tahun dan meninggalkan warisan karya yang akan terus diingat oleh para pendengar musik Tanah Air.
Ungkapan Duka dari Rekan dan Kolega
Rasa kehilangan yang mendalam tampak jelas dari ungkapan para sahabat yang pernah berbagi panggung dan layar dengan Aries. Fedi Nuril, yang merupakan rekan satu band sekaligus lawan mainnya di film Garasi, menyampaikan rasa terpukulnya melalui media sosial. Ia mengungkapkan betapa sulitnya menerima kenyataan bahwa sahabatnya telah tiada.
“Innalillaahi wa inailaihi raajiun @aries_garasi. *belum tahu mau nulis apa,”— Fedi Nuril
Dukungan dan penghormatan terakhir juga datang dari pihak rumah produksi yang membesarkan namanya, Miles Films. Melalui pernyataan resmi di Instagram, mereka mengenang Aries sebagai pribadi yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan musik dan film Garasi.
“Selamat jalan, Aries. Terima kasih untuk GARASI. Ketukan dan tawamu akan selalu tinggal di hati.”
— Mira Lesmana
Warisan Karya bagi Generasi Pendengar
Meskipun sosoknya kini telah tiada, karya-karya musik yang dihasilkan bersama band Garasi tetap menjadi bagian dari sejarah perkembangan industri kreatif Indonesia. Kehadiran Aries di balik drum memberikan warna tersendiri yang mampu menarik perhatian banyak penggemar musik pada masanya.
Kepergian ini menjadi pengingat akan pentingnya menghargai setiap dedikasi yang telah diberikan oleh para pekerja seni. Banyak pihak, baik dari kalangan penggemar maupun sesama musisi, kini mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi masa sulit ini.
Informasi mengenai prosesi pemakaman dan waktu meninggalnya Aries Budiman telah dikonfirmasi melalui kanal resmi media sosial mendiang dan rekan-rekan dekatnya.
Pertanyaan Umum
Apa peran Aries Budiman dalam band Garasi?
Aries Budiman adalah drummer dari band Garasi yang sekaligus berperan sebagai karakter bernama Awan dalam film musikal berjudul sama yang dirilis pada tahun 2006.
Kapan dan di mana Aries Budiman dimakamkan?
Prosesi pemakaman Aries Budiman telah dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 07.00 WIB di TPU Depok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat.
Siapa saja yang terlibat dalam proyek film Garasi bersama Aries?
Dalam film tersebut, Aries beradu akting dan bermusik bersama rekan-rekannya, yaitu Fedi Nuril dan Aiu Ratna, di bawah arahan sutradara Agung Sentausa.
Ringkasan
Dunia musik Indonesia berduka atas meninggalnya Aries Budiman, drummer band Garasi, pada usia 42 tahun. Kabar kepergian musisi yang dikenal melalui film dan band Garasi ini telah dikonfirmasi melalui akun media sosial pribadinya pada Jumat, 18 September 2026, dan prosesi pemakamannya telah dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, di TPU Depok, Sukabumi, Jawa Barat.
Aries Budiman merupakan sosok sentral dalam perjalanan band Garasi sejak debut mereka melalui film musikal berjudul sama pada tahun 2006. Bersama Fedi Nuril dan Aiu Ratna, ia memberikan kontribusi signifikan terhadap identitas musik rock alternatif band tersebut, meninggalkan warisan karya yang akan terus diingat oleh para penggemar industri kreatif Tanah Air.
Rasa kehilangan mendalam diungkapkan oleh rekan sejawat, termasuk Fedi Nuril dan pihak Miles Films, yang mengenang dedikasi serta kontribusi kreatif Aries semasa hidupnya. Kepergian sang drummer menjadi pengingat akan jejak karya yang telah ia torehkan dalam sejarah industri musik Indonesia.






