Redaksiku.com – Fenomena bulan purnama kembali menjadi perhatian masyarakat dan penggemar astronomi karena menghadirkan pemandangan langit malam yang tampak lebih terang dibandingkan fase bulan lainnya.
Bulan purnama terjadi ketika posisi Bulan berada berlawanan arah dengan Matahari jika dilihat dari Bumi. Kondisi tersebut membuat seluruh bagian Bulan yang menghadap ke Bumi mendapatkan pencahayaan Matahari secara maksimal sehingga tampak berbentuk bulat penuh.
Fenomena ini dapat diamati tanpa alat khusus selama kondisi cuaca mendukung dan langit cukup cerah.
Apa Itu Bulan Purnama?
Bulan purnama merupakan salah satu fase dalam siklus perjalanan Bulan mengelilingi Bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam fase ini, sisi Bulan yang menghadap Bumi mendapatkan cahaya Matahari secara penuh sehingga terlihat sebagai lingkaran bercahaya di langit malam.
Siklus fase Bulan berlangsung sekitar 29,5 hari dan terdiri dari beberapa tahap, yaitu:
- Bulan baru;
- Bulan sabit;
- Perbani pertama;
- Cembung;
- Bulan purnama;
- Cembung akhir;
- Perbani akhir.
Mengapa Bulan Bisa Terlihat Penuh?
Bulan sebenarnya tidak menghasilkan cahaya sendiri.
Cahaya yang terlihat dari Bumi merupakan pantulan cahaya Matahari pada permukaan Bulan.
Saat posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam susunan tertentu, bagian Bulan yang terkena cahaya terlihat lebih besar sehingga menghasilkan tampilan bulan penuh.
Kapan Waktu Terbaik Melihat Bulan Purnama?
Waktu terbaik untuk menikmati bulan purnama adalah:
- Setelah Matahari terbenam;
- Saat langit cerah;
- Dari lokasi dengan minim polusi cahaya.
Area terbuka seperti:
- Lapangan;
- Pantai;
- Pegunungan;
- Pedesaan;
biasanya memberikan pemandangan yang lebih jelas dibandingkan wilayah perkotaan dengan banyak cahaya buatan.

Fenomena Bulan Purnama dan Supermoon
Tidak semua bulan purnama memiliki ukuran tampak yang sama.
Pada kondisi tertentu, bulan purnama dapat terjadi ketika Bulan berada lebih dekat dengan Bumi dalam orbitnya. Fenomena ini sering disebut supermoon.
Supermoon membuat Bulan tampak sedikit lebih besar dan lebih terang dibandingkan bulan purnama biasa.
Namun, perbedaannya sering kali sulit dibedakan tanpa perbandingan langsung atau alat pengamatan.
Dampak Bulan Purnama terhadap Bumi
Bulan memiliki pengaruh terhadap berbagai fenomena alam, terutama berkaitan dengan gaya gravitasi.
Salah satu pengaruh terbesar adalah terhadap pasang surut air laut.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






