Trump Kembali Incar Lisa Cook, Gubernur The Fed Diberi 21 Hari Sebelum Terancam Dipecat

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trump Kembali Incar Lisa Cook, Gubernur The Fed Diberi 21 Hari Sebelum Terancam Dipecat

Trump Kembali Incar Lisa Cook, Gubernur The Fed Diberi 21 Hari Sebelum Terancam Dipecat

Redaksiku.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka upaya untuk memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook, hanya beberapa pekan setelah Mahkamah Agung AS mempertahankan Cook di jabatannya dan menggagalkan upaya pemecatan sebelumnya.

Gedung Putih kini memberikan Cook kesempatan untuk menanggapi tuduhan bahwa ia membuat pernyataan palsu dalam dokumen hipotek sebelum Trump mengambil keputusan berikutnya.

Dalam surat terbaru yang dikirim Gedung Putih, Trump disebut sedang mempertimbangkan pemberhentian Cook berdasarkan tuduhan terkait dua properti miliknya. Cook diberi waktu 21 hari atau hingga sekitar 26 Agustus 2026 untuk memberikan penjelasan dan membantah dasar yang digunakan pemerintah untuk kemungkinan pemecatan tersebut.

Langkah ini sekaligus membuka babak baru perseteruan Trump dengan Federal Reserve dan kembali menimbulkan pertanyaan besar mengenai independensi bank sentral Amerika Serikat dari campur tangan politik Gedung Putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trump Kirim Surat Baru kepada Lisa Cook

Menurut Reuters, pemerintahan Trump kembali menjalankan proses untuk mengeluarkan Lisa Cook dari Dewan Gubernur Federal Reserve. Surat yang ditandatangani Wakil Kepala Staf Gedung Putih Dan Scavino menyatakan Cook sedang dipertimbangkan untuk diberhentikan dan memberinya waktu tiga pekan untuk merespons tuduhan pemerintah.

Langkah tersebut penting karena salah satu masalah utama dalam upaya pemecatan sebelumnya adalah Cook dinilai tidak memperoleh proses yang memadai sebelum Trump menyatakan dirinya diberhentikan.

Dengan mengirimkan pemberitahuan formal dan memberi kesempatan Cook memberikan jawaban, Gedung Putih tampaknya berusaha memperbaiki kelemahan prosedural yang sebelumnya dipersoalkan pengadilan. Hal tersebut merupakan inferensi dari langkah terbaru pemerintah dan pertimbangan Mahkamah Agung mengenai perlunya proses sebelum pemberhentian.

Apa Tuduhan terhadap Lisa Cook?

Persoalan ini bermula dari transaksi hipotek yang dilakukan Lisa Cook pada 2021, sebelum ia menjadi anggota Dewan Gubernur Federal Reserve.

Cook dituduh memberikan informasi yang tidak benar terkait status tempat tinggal untuk dua properti, masing-masing berada di Michigan dan Georgia. Tuduhan menyebut kedua properti tersebut dicantumkan sebagai tempat tinggal utama dalam dokumen hipotek yang berbeda.

Pemerintahan Trump berpendapat informasi semacam itu berpotensi memiliki arti penting karena status sebuah rumah sebagai tempat tinggal utama dapat memengaruhi syarat maupun tingkat bunga pinjaman hipotek.

Namun tuduhan tersebut belum terbukti sebagai tindak pidana di pengadilan, dan Cook secara konsisten membantah melakukan kesalahan. Reuters juga melaporkan tidak ada perkembangan penyidikan pidana yang membuktikan tuduhan tersebut sejauh ini.

Karena itu, istilah yang tepat adalah tuduhan pernyataan palsu atau dugaan pelanggaran terkait dokumen hipotek, bukan menyebut Cook telah terbukti melakukan penipuan.

Pengacara Lisa Cook Bantah Tuduhan

Tim hukum Cook menolak alasan yang digunakan pemerintahan Trump.

Pengacaranya, Abbe Lowell, mengatakan upaya terbaru tersebut tetap tidak memiliki dasar yang memadai. Ia menyatakan berbagai dokumen menunjukkan properti Cook di Atlanta pada kesempatan lain telah diperlakukan sebagai rumah kedua, bukan sebagai tempat tinggal utama.

Menurut kubu Cook, ketidaksesuaian yang terdapat dalam beberapa dokumen bisa berupa kesalahan administratif dan tidak membuktikan adanya niat melakukan penipuan.

Cook juga memandang upaya mengeluarkannya dari Federal Reserve sebagai bagian dari tekanan politik terhadap bank sentral.

Trump Sebenarnya Sudah Pernah Mencoba Memecat Cook

Perseteruan ini bukan kasus baru.

Pada Agustus 2025, Trump pertama kali menyatakan dirinya memberhentikan Lisa Cook dari Federal Reserve setelah tuduhan mengenai dokumen hipotek tersebut disampaikan oleh Direktur Federal Housing Finance Agency William Pulte.

Cook menolak meninggalkan jabatannya dan menggugat Trump.

Ia berpendapat Federal Reserve Act tidak memberikan presiden kewenangan bebas untuk memberhentikan seorang gubernur Federal Reserve dan tuduhan mengenai kegiatan sebelum dirinya menjabat tidak memenuhi standar hukum untuk pemecatan.

Pengadilan federal kemudian mengeluarkan perintah yang mencegah pemerintahan Trump memberlakukan pemecatan tersebut selama kasus hukum berlangsung.

Perselisihan akhirnya sampai ke Mahkamah Agung AS.

Trump Kembali Incar Lisa Cook, Gubernur The Fed Diberi 21 Hari Sebelum Terancam Dipecat
Trump Kembali Incar Lisa Cook, Gubernur The Fed Diberi 21 Hari Sebelum Terancam Dipecat

Mahkamah Agung Gagalkan Pemecatan Lisa Cook

Pada 29 Juni 2026, Mahkamah Agung Amerika Serikat menolak permintaan pemerintahan Trump untuk membatalkan perintah pengadilan yang mempertahankan Lisa Cook di Federal Reserve selama gugatan berlangsung.

Dengan keputusan itu, Cook tetap menjalankan tugasnya sebagai gubernur The Fed.

Mahkamah Agung menyoroti bahwa Cook berhak mendapatkan pemberitahuan serta kesempatan untuk merespons sebelum diberhentikan. Upaya pertama Trump dinilai menghadapi persoalan serius karena proses tersebut tidak diberikan kepadanya.

Namun keputusan itu tidak menyatakan bahwa Cook selamanya tidak dapat dipecat.

Mahkamah juga tidak membuat keputusan final mengenai apakah tuduhan terhadap Cook benar atau apakah dugaan masalah hipotek tersebut dapat memenuhi standar hukum sebagai alasan pemecatan.

Inilah yang membuat Gedung Putih sekarang mencoba jalur baru.

Trump Kini Berusaha Memenuhi Prosedur yang Diminta Pengadilan

Dalam putusan Trump v. Cook, Mahkamah Agung mempertahankan perlindungan sementara terhadap Cook tetapi memberikan pedoman mengenai bagaimana proses pemberhentian harus dilakukan.

Surat baru dari Gedung Putih tampaknya dirancang untuk memenuhi salah satu syarat tersebut.

Alih-alih langsung mengatakan Cook telah dipecat, pemerintahan Trump kini menyatakan pemecatan sedang dipertimbangkan dan menyediakan periode bagi Cook untuk menyampaikan pembelaannya.

Setelah batas waktu tersebut berakhir, Trump dapat menentukan apakah akan kembali mengeluarkan keputusan pemberhentian.

Apabila itu dilakukan, Cook hampir pasti memiliki ruang untuk kembali menggugat keputusan tersebut sehingga pertarungan hukum mengenai batas kekuasaan presiden terhadap The Fed dapat berlanjut.

Apakah Presiden AS Bisa Memecat Gubernur Federal Reserve?

Ini menjadi inti dari kasus Lisa Cook.

Federal Reserve sengaja dibentuk dengan tingkat independensi yang tinggi agar kebijakan suku bunga tidak mudah berubah hanya karena tekanan politik dari presiden.

Undang-undang AS memberikan anggota Dewan Gubernur Federal Reserve masa jabatan panjang, yakni 14 tahun. Undang-undang juga menyatakan mereka dapat diberhentikan lebih awal oleh presiden “for cause” atau karena alasan yang memenuhi dasar hukum tertentu.

Artinya, presiden tidak memiliki kewenangan yang sama seperti ketika mengganti pejabat kabinet.

Dalam putusan Juni 2026, Mahkamah Agung bahkan menegaskan tradisi panjang mengenai independensi Federal Reserve dan mengakui bahwa gubernur bank sentral mempunyai perlindungan pemberhentian for cause.

Persoalan yang sekarang diperdebatkan adalah: apakah dugaan masalah dalam dokumen hipotek Cook dapat dikategorikan sebagai “cause”?

Jawabannya belum diputuskan secara final oleh pengadilan.

Dugaan Masalah Terjadi Sebelum Cook Masuk The Fed

Ada faktor lain yang membuat kasus tersebut semakin rumit.

Dugaan ketidaksesuaian dokumen hipotek terjadi pada 2021.

Sementara Lisa Cook baru pertama kali menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve pada 23 Mei 2022.

Pengadilan tingkat pertama sebelumnya menilai dugaan perilaku yang terjadi sebelum Cook menjabat menimbulkan pertanyaan apakah hal tersebut dapat digunakan sebagai dasar for cause untuk mengeluarkannya dari Federal Reserve.

Mahkamah Agung belum memberikan jawaban final mengenai bagian tersebut.

Karena itulah kasus Trump vs Cook berpotensi menjadi preseden sangat penting mengenai seberapa jauh presiden AS dapat menggunakan perilaku seorang gubernur The Fed sebelum menjabat sebagai alasan pemberhentian.

Siapa Lisa Cook?

Lisa D. Cook merupakan seorang ekonom yang pertama kali bergabung dengan Dewan Gubernur Federal Reserve pada Mei 2022 setelah ditunjuk Presiden Joe Biden.

Ia kemudian kembali dinominasikan Biden untuk menjalani masa jabatan penuh dan dikonfirmasi Senat pada September 2023.

Masa jabatan Cook secara normal baru akan berakhir pada 31 Januari 2038.

Sebelum bergabung dengan The Fed, Cook merupakan profesor ekonomi dan hubungan internasional di Michigan State University.

Ia juga pernah menjadi ekonom senior di Council of Economic Advisers pada pemerintahan Barack Obama serta bekerja di Departemen Keuangan AS.

Kenapa Trump Ingin Lisa Cook Keluar?

Secara resmi, dasar yang diajukan pemerintahan Trump berkaitan dengan tuduhan pernyataan dalam dokumen hipotek.

Namun konflik tersebut berlangsung di tengah perseteruan yang jauh lebih besar antara Trump dan Federal Reserve mengenai kebijakan moneter.

Trump berulang kali mendorong bank sentral untuk mengambil kebijakan suku bunga yang sesuai dengan agenda ekonominya. Perselisihan mengenai Cook karena itu turut menimbulkan kekhawatiran bahwa pemecatan seorang gubernur dapat mengubah keseimbangan kekuasaan di dalam institusi tersebut.

Kubu Cook mengatakan proses tersebut bermotif politik. Pemerintah Trump, sebaliknya, mengatakan persoalan kejujuran dalam dokumen keuangan merupakan alasan yang relevan ketika seorang pejabat ikut menentukan kebijakan suku bunga bagi masyarakat Amerika.

Kedua posisi tersebut masih menjadi bagian dari sengketa yang belum mendapatkan penyelesaian hukum final.

Independensi The Fed Ikut Dipertaruhkan

Kasus Cook bukan hanya persoalan mengenai karier seorang gubernur bank sentral.

Hasil akhirnya dapat menentukan batas kekuasaan presiden terhadap pejabat Federal Reserve untuk tahun-tahun mendatang.

Mahkamah Agung dalam putusannya menyinggung sejarah panjang independensi bank sentral Amerika Serikat dan secara khusus membedakan struktur Federal Reserve dari banyak lembaga federal lainnya.

Jika presiden dapat mengeluarkan seorang gubernur The Fed menggunakan alasan yang sangat luas, muncul kekhawatiran bahwa presiden di masa depan juga dapat menggunakan ancaman pemecatan untuk memengaruhi keputusan suku bunga.

Sebaliknya, pihak yang mendukung kewenangan presiden berpendapat perlindungan independensi tidak seharusnya membuat seorang pejabat terbebas dari pertanggungjawaban apabila terdapat alasan sah untuk pemberhentian.

Kasus Lisa Cook akan menguji batas antara kedua prinsip tersebut.

Belum Resmi Dipecat Lagi

Hal terpenting dari perkembangan terbaru adalah Lisa Cook belum resmi dipecat melalui proses baru ini.

Gedung Putih saat ini berada pada tahap mempertimbangkan pemberhentian dan telah meminta Cook memberikan tanggapan atas tuduhan yang diajukan terhadapnya.

Cook mempunyai waktu hingga akhir periode respons yang diberikan pemerintah.

Setelah itu, Trump dapat mengambil keputusan berikutnya.

Jika Trump kembali menyatakan Cook diberhentikan, sengketa kemungkinan akan kembali dibawa ke pengadilan dan dapat sekali lagi mencapai Mahkamah Agung.

Untuk sementara, Lisa Cook tetap menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve dengan masa jabatan yang secara resmi berlangsung hingga Januari 2038.

Perkembangan ini menjadikan beberapa pekan ke depan penting, bukan hanya bagi Cook dan Trump, tetapi juga bagi masa depan independensi bank sentral terbesar di dunia.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

India Ramai-ramai Jual Saham BUMN, Target Raup Rp126 Triliun demi Jaga Defisit
Rencana Gulingkan Pemerintah Iran Gagal, 2 Pejabat Senior Mossad Dilaporkan Dicopot
Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday Diungkap Media? Ini Faktanya
Perombakan Kabinet Prabowo Jadi Sorotan, Istana Tegaskan Evaluasi Terus Berjalan
Jadwal Pencairan Bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesra Rp900 Ribu, Cek Cara Ambil di Kantor Pos dan Bank
Sertijab Polres Barru, Kapolres Dorong Pelayanan kepada Masyarakat
Rotasi Jabatan di Polres Barru, Sejumlah Perwira Dapat Amanah Baru
IShowSpeed Kecelakaan Saat Rayakan Pencapaian Besar, Ini Kondisi Terbarunya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Trump Kembali Incar Lisa Cook, Gubernur The Fed Diberi 21 Hari Sebelum Terancam Dipecat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:02 WIB

India Ramai-ramai Jual Saham BUMN, Target Raup Rp126 Triliun demi Jaga Defisit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Rencana Gulingkan Pemerintah Iran Gagal, 2 Pejabat Senior Mossad Dilaporkan Dicopot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday Diungkap Media? Ini Faktanya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Perombakan Kabinet Prabowo Jadi Sorotan, Istana Tegaskan Evaluasi Terus Berjalan

Berita Terbaru