Apa Itu Penyakit Empty Sella Syndrome, Pemicu dan Ciri-cirinya

- Penulis

Senin, 20 Mei 2024 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa Itu Penyakit Empty Sella Syndrome, Pemicu dan Ciri-cirinya

Apa Itu Penyakit Empty Sella Syndrome, Pemicu dan Ciri-cirinya

Redaksiku.com – Empty Sella Syndrome juga penyakit langka, namun dapat diobati. Penyakit ini kerap kali mengakibatkan penderita merasakan sakit kepala berkelanjutan dan punya ketidakseimbangan hormon. Baca terus artikel ini untuk memahami lebih lanjut tentang fakta seputar Empty Sella Syndrome.

Apa itu penyakit Empty Sella Syndrome? Mengutip Cleveland Clinic, Empty Sella Syndrome adalah suatu suasana langka di mana kelenjar pituitari menjadi rata atau menyusut. Kelenjar pituitari adalah kelenjar kecil yang terletak di basic otak di bawah hipotalamus.

Kelenjar ini adalah bagian berasal dari sistem endokrin Anda dan bertugas mengakibatkan banyak hormon perlu yang berbeda. Hormon-hormon tersebut mempengaruhi dan mengontrol kelenjar lain di sistem endokrin Anda.

APA ITU PENYAKIT EMPTY SELLA SYNDROME, PEMICU DAN CIRI-CIRINYA
Apa Itu Penyakit Empty Sella Syndrome, Pemicu dan Ciri-cirinya

Ini terjadi karena ada kasus bersama isikan di di dalam sella turcica. Sella turcica adalah struktur tulang di basic otak Anda yang melingkari dan merawat kelenjar pituitari Anda. Pada sejumlah kecil orang, sella turcica terbentuk sedemikian rupa mengakibatkan cairan tulang belakang dapat bocor ke dalamnya, seperti yang dikutip dari WebMD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penumpukan cairan tulang belakang tersebut lantas dapat menghimpit kelenjar pituitari hingga rata, sehingga sella turcica Anda kelihatan kosong. Kondisi inilah yang disebut sebagai Empty Sella Syndrome.

Apa saja penyebab penyakit Empty Sella Syndrome?

Menurut ulasan Cleveland Clinic, Empty Sella Syndrome dapat disebabkan oleh primary empty sella (PES) atau secondary empty sella (SES). Namun, Empty Sella Syndrome lebih umum terjadi akibat secondary empty sella.

Primary empty sella terjadi saat tidak benar satu susunan (arachnoid) yang menutupi bagian luar otak Anda menonjol ke di dalam sella turcica dan menghimpit kelenjar pituitari Anda. Secondary empty sella terjadi saat kelenjar pituitari atau sella turcica rusak akibat suasana atau perihal lain, seperti tumor, efek terapi radiasi, ooperasi otak, dan cedera otak traumatis.

Apa saja gejala penyakit Empty Sella Syndrome?

Dikutip dari WebMD, sebenarnya umumnya orang yang mengidap Empty Sella Syndrome tidak tunjukkan gejala apa pun. Beberapa dokter berpendapat bahwa tidak cukup berasal dari satu persen orang yang mengidap penyakit ini yang mengalami gejala atau kasus karenanya.

Ketika seseorang mengalami gejala penyakit Empty Sella Syndrome, gejala paling umum yang dapat nampak meliputi: Sakit kepala Tekanan darah tinggi Kelelahan Impotensi (pada pria) Gairah seks rendah Tidak ada menstruasi atau tidak tertata (pada wanita) Infertilitas Gejala Empty Sella Syndrome yang tidak cukup umum dapat mencakup: Perasaan tertekan di di dalam tengkorak Cairan tulang belakang bocor berasal dari hidung Pembengkakan di mata Penglihatan kabur Jika Anda punya gejala Empty Sella Syndrome, dokter Anda akan bertanya riwayat kesegaran Anda dan menyarankan tes pencitraan otak Anda untuk melihat apakah sella tursica Anda nampak kosong.

 

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada! Paparan BPA dari Galon Berkode 7 Disebut Bisa Ganggu Hormon dan Kesuburan
Hari Donor Darah Sedunia 2026: Tema, Makna, dan Cara Berpartisipasi
Rupiah Melemah, Harga Obat Terancam Naik? Ini Penjelasan Kepala BPOM yang Bikin Khawatir!
Waspadai 4 Tanda Vampir Energi Ada di Sekitar Kamu
Selalu Ingin Menyelamatkan Orang lain? 4 Tanda Rescue Fantasy
Metode Grey Rock untuk Menghadapi Orang Manipulatif
6 Pemicu Gangguan Kesehatan Mental Gen Z
4 Cara Memulihkan Trauma Masa Lalu

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:11 WIB

Waspada! Paparan BPA dari Galon Berkode 7 Disebut Bisa Ganggu Hormon dan Kesuburan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:31 WIB

Hari Donor Darah Sedunia 2026: Tema, Makna, dan Cara Berpartisipasi

Senin, 8 Juni 2026 - 12:34 WIB

Rupiah Melemah, Harga Obat Terancam Naik? Ini Penjelasan Kepala BPOM yang Bikin Khawatir!

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:28 WIB

Waspadai 4 Tanda Vampir Energi Ada di Sekitar Kamu

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:21 WIB

Selalu Ingin Menyelamatkan Orang lain? 4 Tanda Rescue Fantasy

Berita Terbaru

Warga Binaan Rutan Barru Temukan Harapan Baru Lewat Produksi Sabun dan Berbagai Keterampilan

Internasional

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Barru Ubah Waktu Jadi Karya

Senin, 22 Jun 2026 - 17:07 WIB

Jang Wonyoung IVE Viral Usai Momen Fansign Jadi Sorotan

Hiburan

Jang Wonyoung IVE Viral Usai Momen Fansign Jadi Sorotan

Senin, 22 Jun 2026 - 16:05 WIB