Barru, Redaksiku.com – Upaya memperkuat transformasi digital di lingkungan Polri terus dilakukan. Salah satunya melalui supervisi penggunaan Aplikasi ASTINA yang digelar Tim Sekretariat Umum (Setum) Polda Sulawesi Selatan di Polres Barru, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Wira Bhakti Satria Polres Barru itu dihadiri Wakapolres Barru Kompol Lamakkanenneng, para pejabat utama Polres, Kapolsek jajaran, serta operator ASTINA dari tingkat Polres hingga Polsek.
Tim supervisi dipimpin AKBP Sally Hellen Bakkara bersama Penata Djayadi, Bripka Sandri, dan Bripka Fitri Dianasari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kompol Lamakkanenneng menyampaikan permohonan maaf Kapolres Barru yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan lain.
Ia menyambut baik pelaksanaan supervisi tersebut dan berharap kegiatan itu dapat memberikan solusi atas berbagai kendala yang masih dihadapi personel dalam pengoperasian ASTINA.
“ASTINA memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung administrasi persuratan dan tata naskah dinas di lingkungan Polri. Kami berharap implementasinya di Polres Barru semakin optimal,” ujar Lamakkanenneng.
Menurutnya, penggunaan aplikasi yang maksimal akan mendukung efektivitas kerja sekaligus meningkatkan kualitas administrasi di lingkungan kepolisian.
Sementara itu, Ketua Tim Supervisi AKBP Sally Hellen Bakkara mengatakan penggunaan ASTINA menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam Analisa dan Evaluasi (Anev) Mabes Polri.
Karena itu, seluruh satuan kerja diharapkan memiliki komitmen yang sama dalam mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi tersebut.
“ASTINA merupakan inovasi digital yang mendukung efektivitas administrasi persuratan melalui sistem yang terintegrasi,” kata Sally.
Ia menjelaskan, aplikasi tersebut memungkinkan proses distribusi surat, disposisi hingga pengendalian administrasi dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur.
Tak hanya itu, digitalisasi administrasi melalui ASTINA juga dinilai mampu menekan penggunaan kertas sekaligus meningkatkan tertib administrasi di lingkungan Polri.
Dalam supervisi tersebut, tim juga menekankan pentingnya konsistensi seluruh operator dan pejabat pengguna dalam memanfaatkan aplikasi sebagai bagian dari pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pemanfaatan ASTINA secara optimal diharapkan tidak hanya berjalan di tingkat Polres, tetapi juga hingga ke Polsek jajaran.
Usai sesi arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan praktik penggunaan ASTINA. Materi yang diberikan meliputi tata cara pengoperasian, pengelolaan persuratan elektronik, hingga langkah-langkah optimalisasi pemanfaatannya.
Melalui supervisi ini, seluruh personel Polres Barru diharapkan semakin memahami fungsi dan manfaat ASTINA dalam mendukung administrasi kepolisian yang modern, efektif, transparan, dan akuntabel.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan transformasi digital menuju institusi yang Presisi dan semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Editor : Hengki






