Saat ini, seluruh umat Islam sudah memasuki bulan ramadhan. Melakukan ibadah puasa merupakan ibadah rukun Islam. Berdoa adalah etika yang dianjurkan untuk dilakukan saat berbuka puasa.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengajarkan kita untuk selalu berdoa saat akan melakukan sesuatu, salah satunya disaat kita ingin melaksanakan buka puasa membaca doa buka puasa merupakan salah satu anjuran bagi seluruh umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Doa juga menjadi termasuk ungkapan syukur atas nikmat yang telah Allah swt berikan.
Salah satu keutamaan membaca doa berbuka puasa adalah tidak akan bertolak doa yang dipanjatkan. Lantas bagaimana doa yang diucapkan saat berbuka puasa? Ada beberapa terdapat berbagai versi doa buka puas yang dijelaskan dari berbagai keterangan hadis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut ini adalah doa buka puasa:
- Doa berbuka puasa menurut HR Bukhari dan Muslim
Doa berbuka puasa yang sering digunakan masyarakat indonesia ini diriwayatkan oleh Abu Dawud. Syaikh Nasiruddin Al-Albani dalam Misykatul Mashabih menilainya hasan, tetapi dalam Shahih wa Dhaif Al Jami™u Ash Shaghir dan kitab-kitab lainnya menyebut doa ini dhaif, namun terlepas dari itu semua doa ini merupakan doa yang paling banyak di ucapkan oleh masyarakat Indonesia Indonesia.
لرَّØÙÙ…ÙيْنَاَرْØÙŽÙ…ÙŽ يَا Ø¨ÙØ±ÙŽØÙ’Ù…ÙŽØªÙ ÙÙ’Ø·ÙŽØ±Ù’ØªÙ Ø±ÙØ²Ù’Ù‚ÙÙƒÙŽ وَعَلَى آمَنْت٠وَبÙÙƒÙŽ صÙمْت٠لَكَ اَللّهÙÙ…ÙŽÙ‘
Arab latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: “Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.
- Riwayat Sahabat Abdullah bin ˜Umar
Inilah Doa Lengkap Berbuka Puasa
الله٠شَاءَ Ø¥Ùنْ الأَجْر٠وَثَبَتَ Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙØ±ÙÙˆÙ‚ÙØŒ وَابْتَلَّت٠الظَّمَأ٠ذَهَبَ
Arab latin: Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah
Artinya: Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah.”
- Kitab Fathul Mu’in
Di dalam Kitab Fathul Mu’in juz 2 halaman 279 dijelaskan, ketentuan doa berbuka puasa yang baik adalah membaca doa sesuai dengan lafal doa dalam hadits riwayat Mu™adz bin Zuhrah.
Sementara lafal doa dalam hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Umar ditambahkan ketika seseorang berbuka dengan menggunakan air. Berikut penjelasannya:
الْÙÙØ·Ù’Ø±Ù Ø¹ÙŽÙ‚ÙØ¨ÙŽ ÙŠÙŽÙ‚Ùوْلَ أَنْ ÙˆÙŽÙŠÙØ³ÙŽÙ†Ù‘Ù
.تَعَالَى لله٠شَاءَ Ø¥Ùنْ الْأَجْر٠وَثَبَتَ Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙØ±ÙÙˆÙ’Ù‚ÙØŒ ÙˆÙŽØ§Ø¨Ù’ØªÙŽÙ„ÙŽÙ‘ØªÙ Ø§Ù„Ø¸Ù‘ÙŽÙ…ÙŽØ£ÙØŒ ذَهَبَ -: Ø¨ÙØ§Ù„ْمَاء٠أَÙْطَرَ مَنْ – وَيَزÙيْد٠أَÙÙ’Ø·ÙŽØ±Ù’ØªÙ Ø±ÙØ²Ù’Ù‚ÙÙƒÙŽ وَعَلَى صÙÙ…Ù’ØªÙØŒ Ù„ÙŽÙƒÙŽ اللَّهÙمَّ
Artinya: Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka ‘Allahumma laka shumtu wa ˜ala rizqika aftharthu’ dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: ‘Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah’.”
- Sulaiman Bujairimi dalam Hasyiyah Iqna
Dalam kitab tersebut, dijelaskan juga doa berbuka puasa sebagai berikut.
ÙˆÙŽØ§Ø³ÙØ¹ÙŽ .الله٠شاءَ Ø¥Ùنْ الأَجْر٠وَثَبَتَ Ø§Ù„Ø¹ÙØ±Ùوق٠وَابْتَلَّت٠الظَّمَأ٠ذَهَبَ.تَوَكَّلْت٠وَعَلَيْكَ Ø¢Ù…ÙŽÙ†Ù’ØªÙØŒ وَبÙÙƒÙŽ Ø£ÙŽÙÙ’Ø·ÙŽØ±Ù’ØªÙØŒ Ø±ÙØ²Ù’Ù‚ÙÙƒÙŽ وَعَلَى صÙمْت٠لَكَ اللّهÙمَّ
ÙÙŽØ£ÙŽÙْطَرْت٠وَرَزَقَنÙÙŠ ÙَصÙÙ…Ù’ØªÙØŒ هَدَانÙÙŠ الَّذÙÙŠ Ù„Ùله٠لÙÙŠ الØÙŽÙ…Ù’Ø¯Ù Ø§ÙØºÙ’ÙÙØ±Ù’ الÙَضْلÙ
Latin: Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika ‘alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi’al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu
Artinya: “Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya.”
Kesunnahan saat berbuka puasa
Selain membaca doa buka puasa, umat Islam juga dianjurkan dalam memperhatikan kesunnahan saat berbuka puas. Berikut beberapa kesunahan saat berbuka puasa:
- Menyegerakan berbuka puasa
Rasulullah Saw bersabda. Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selam mereka menyerakan berbuka. (HR. Bukhari dan Muslim)
- Berbuka puasa dengan kurma
Rasulullah Saw bersabda. Apabila salah seseorang berbuka puasa, hendaklah berbuka puasa dengan kurma, karena dia adalah berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena dia adalah bersih (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)
- Membaca doa berbuka puasa
Adapun bacaan doa yang biasa dibaca, seperti penjelasan diatas.
- Berdoa umum tatkala berbuka puasa
Berbuka puasa menjadi salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Karena itulah sebaiknya momen ini dimanfaatkan untuk meminta permohonan kepada Allah Swt.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






