Wajib Tahu! 7 Alasan Investasi Properti Masih Jadi Primadona Banyak Orang
Di tengah beragamnya instrumen investasi yang tersedia saat ini, mulai dari logam mulia, saham, reksa dana, surat berharga negara, hingga mata uang kripto (cryptocurrency), properti tetap menjadi salah satu pilihan yang paling diminati.
Popularitas investasi properti bukan tanpa alasan. Selain memberikan keuntungan jangka panjang, properti juga menawarkan kepastian dalam bentuk aset nyata yang bisa digunakan maupun disewakan.
Data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan bahwa pada kuartal I tahun 2021, realisasi investasi di Indonesia mencapai Rp219,7 triliun atau meningkat 4,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat menaruh kepercayaan pada sektor investasi, khususnya di bidang properti.
Survei dari Rumah.com bahkan menunjukkan bahwa harga properti di Indonesia naik sebesar 2,24 persen pada kuartal III tahun 2021 jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Lalu, apa yang membuat investasi properti begitu menarik?
7 Alasan Investasi Properti Disukai Banyak Orang
-
Kenaikan Harga yang Konsisten
Salah satu daya tarik utama properti adalah nilainya yang cenderung meningkat seiring waktu. Kebutuhan akan hunian terus tumbuh, sementara ketersediaan lahan semakin terbatas.
Kombinasi ini mendorong harga properti, baik rumah tapak maupun apartemen, untuk terus naik dari tahun ke tahun.
-
Capital Gain yang Menjanjikan
Investasi di bidang properti menawarkan peluang memperoleh capital gain yang signifikan.
Umumnya, investor akan membeli properti dengan harga tertentu, lalu menjualnya kembali di masa depan saat nilainya meningkat.
Selisih harga jual dan beli inilah yang menjadi keuntungan, bahkan setelah dikurangi biaya-biaya tambahan seperti pajak atau renovasi.
-
Peluang Penghasilan Pasif
Properti tidak hanya bisa dijual, tetapi juga disewakan. Dengan tingginya harga jual, tidak sedikit masyarakat yang memilih menyewa rumah atau apartemen.
Bagi pemilik properti, ini menjadi sumber penghasilan pasif yang stabil setiap bulan, baik dari penyewa harian, bulanan, maupun tahunan.
-
Tahan terhadap Inflasi
Properti dikenal sebagai aset yang tahan terhadap inflasi. Nilai properti umumnya naik seiring meningkatnya biaya hidup.
Dengan catatan, investor harus cermat memilih lokasi strategis, serta memastikan properti memiliki fasilitas yang memadai agar nilainya tetap kompetitif di pasar.
-
Kontrol Penuh atas Aset
Berbeda dengan instrumen investasi lain yang bergantung pada fluktuasi pasar atau manajer investasi, properti memberikan kontrol penuh kepada pemiliknya.
Investor bisa memilih untuk menjual, menyewakan, atau menahan aset tersebut sesuai strategi dan kebutuhan finansial mereka.
-
Dapat Dijadikan Agunan
Properti juga bisa dijadikan sebagai jaminan (agunan) untuk mendapatkan pinjaman usaha atau kredit lainnya.
Nilai properti yang tinggi membuatnya menjadi aset yang diincar oleh lembaga keuangan sebagai jaminan yang kredibel.
-
Hasil yang Terlihat dan Dirasakan
Berbeda dengan investasi yang bersifat abstrak, hasil dari investasi properti dapat diamati dan dilihat secara nyata.
Hal ini memberikan kepuasan tersendiri bagi investor, karena keberhasilan finansial mereka tampak nyata dalam bentuk aset fisik yang bisa dimanfaatkan.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






