Profil Ratu Tisha: Jejak Karier, Perannya di Sepak Bola Indonesia, dan Fakta Menarik

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Profil Ratu Tisha: Jejak Karier, Perannya di Sepak Bola Indonesia, dan Fakta Menarik

Profil Ratu Tisha: Jejak Karier, Perannya di Sepak Bola Indonesia, dan Fakta Menarik

Redaksiku.com – Nama Ratu Tisha Destria tidak asing lagi di telinga para pecinta sepak bola Indonesia.

Sosok perempuan kelahiran Jakarta, 30 Desember 1985 ini dikenal sebagai salah satu tokoh perempuan yang berhasil menorehkan prestasi di dunia olahraga yang didominasi laki-laki.

Dengan latar belakang akademik mumpuni serta kecintaan besar terhadap sepak bola, Ratu Tisha menjelma menjadi figur penting dalam perjalanan sepak bola nasional.

Awal Ketertarikan pada Sepak Bola

Ratu Tisha mulai akrab dengan sepak bola sejak masa SMA. Ia pernah menjadi manajer tim sepak bola di SMA Negeri 8 Jakarta, sebuah pengalaman yang membuatnya semakin jatuh cinta pada olahraga ini. Kecintaan itu tidak berhenti meski ia kemudian menempuh pendidikan tinggi di jurusan Matematika, Institut Teknologi Bandung (ITB). Saat banyak orang menganggap sepak bola hanya sekadar hobi, Tisha justru melihatnya sebagai jalan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah menyelesaikan studi di ITB, Tisha sempat berkarier di perusahaan pengeboran minyak. Namun, panggilan hatinya pada dunia sepak bola membuat ia mengambil keputusan besar untuk melanjutkan pendidikan lewat jalur beasiswa prestisius FIFA Master pada 2013.

Pendidikan dan Pengalaman Internasional

FIFA Master adalah program setara S2 yang berfokus pada manajemen, hukum, dan humaniora olahraga. Program ini digelar di tiga universitas berbeda: SDA Bocconi School of Management di Italia untuk bidang manajemen, Université de Neuchâtel di Swiss untuk bidang hukum, serta De Montfort University di Inggris untuk bidang humaniora.

Melalui pengalaman internasional itu, Tisha bertemu dengan banyak tokoh penting dunia sepak bola. Salah satunya adalah Fatma Samoura, perempuan pertama yang menjabat Sekretaris Jenderal FIFA pada 20162023. Jaringan luas dan ilmu yang ia peroleh di Eropa kemudian menjadi modal berharga ketika ia kembali ke Tanah Air.

Profil Ratu Tisha: Jejak Karier, Perannya di Sepak Bola Indonesia, dan Fakta Menarik
Profil Ratu Tisha: Jejak Karier, Perannya di Sepak Bola Indonesia, dan Fakta Menarik

Karier Awal di Sepak Bola Nasional

Sekembalinya ke Indonesia, Ratu Tisha langsung dipercaya mengemban tanggung jawab besar. Pada 2016, ia ditunjuk sebagai Direktur Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC), kompetisi yang lahir untuk mengisi kekosongan setelah sepak bola Indonesia dibekukan FIFA pada 2015. Meski hanya berjalan setahun, ISC menjadi momentum penting yang menandai kembalinya atmosfer kompetisi di Tanah Air.

Pada 2017, Tisha dipercaya sebagai Direktur Kompetisi dan Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB). Namun, kariernya berputar lebih cepat dari yang dibayangkan. Tak sampai setahun, ia terpilih sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI pada Mei 2017, sekaligus menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi strategis tersebut.

Menjadi Sekjen PSSI dan Wakil Presiden AFF

Jabatan Sekjen PSSI membawa Tisha pada berbagai keputusan besar. Ia bahkan dipercaya menjadi Wakil Presiden Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) pada 2019. Namun, perjalanan ini tidak berlangsung lama. Pada April 2020, Tisha mengundurkan diri dari posisinya di PSSI. Meski demikian, kiprahnya tidak berhenti. Tiga tahun kemudian, ia kembali ke struktur PSSI sebagai Wakil Ketua Umum periode 20232027.

Peran Krusial: Datangkan Shin Tae-yong

Salah satu kontribusi terbesar Ratu Tisha di sepak bola Indonesia adalah keberhasilannya membawa Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Melalui jaringan dengan Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA), Tisha berhasil menjalin komunikasi dengan Shin. Pertemuan pertama terjadi di Malaysia pada November 2019, bertepatan dengan laga kualifikasi Piala Dunia antara Indonesia dan Malaysia.

Hasilnya, pada 28 Desember 2019, Shin Tae-yong resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Langkah ini terbukti tepat. Meski belum meraih gelar juara, Shin berhasil meningkatkan kualitas Garuda dengan membawa tim menjadi runner-up Piala AFF 2020 dan 2023, peraih medali perunggu SEA Games 2021, serta mendongkrak peringkat FIFA dari posisi 173 ke 125 hanya dalam empat tahun.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piala ASEAN 2026 Dimulai, Vietnam Menang 7-0 dan Indonesia Bersiap Hadapi Kamboja
Shin Tae-yong Dikabarkan Dilarang 10 Tahun di Korea, Apakah Persija Terdampak?
Piala Dunia FIFA 2030 Digelar di Enam Negara, Muncul Usulan Format 64 Tim
Peringkat Dunia FIFA Terbaru Juli 2026: Spanyol Nomor 1, Indonesia Posisi 118
Pemain Terbaik Piala Dunia 2026: Rodri Raih Golden Ball Setelah Bawa Spanyol Juara
Kapolres Barru Hadiri Bupati Cup III, Dukung Pembinaan Atlet Daerah
Pemenang Piala Dunia 2026: Spanyol Kalahkan Argentina 1-0 di Final
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Susunan Pemain
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:14 WIB

Piala ASEAN 2026 Dimulai, Vietnam Menang 7-0 dan Indonesia Bersiap Hadapi Kamboja

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

Shin Tae-yong Dikabarkan Dilarang 10 Tahun di Korea, Apakah Persija Terdampak?

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:29 WIB

Piala Dunia FIFA 2030 Digelar di Enam Negara, Muncul Usulan Format 64 Tim

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:08 WIB

Peringkat Dunia FIFA Terbaru Juli 2026: Spanyol Nomor 1, Indonesia Posisi 118

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:38 WIB

Pemain Terbaik Piala Dunia 2026: Rodri Raih Golden Ball Setelah Bawa Spanyol Juara

Berita Terbaru

Mood Berantakan? 4 Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Life Style

Mood Berantakan? 4 Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:22 WIB