Redaksiku.com – Kehadiran ular sanca batik di tengah jalan Jakarta mendadak bikin heboh media sosial. Seekor reptil besar terlihat melata di antara kendaraan yang lalu-lalang di kawasan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Kejadian yang berlangsung pada Jumat (7/11/2025) siang itu membuat pengendara langsung panik dan berhenti mendadak.
Dalam video yang direkam oleh seorang warga bernama Ami Andriati Putri, terlihat ular sanca batik melata dengan tubuh panjang dan kepala yang tertutup plastik.
Gerakannya cepat dan agresif, sesekali mengangkat kepala seolah berusaha melepaskan diri dari benda yang menempel di bagian wajahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Momen langka itu sontak bikin pengguna jalan berteriak dan mundur menjauh. Tak butuh lama, unggahan video tersebut viral di Instagram dan Twitter, membuat warganet ikut tegang melihat aksi sang ular di tengah hiruk pikuk ibu kota.
Muncul Tiba-tiba di Jalanan Padat
Kemunculan ular sanca batik ini benar-benar tak terduga. Saat itu, kondisi lalu lintas cukup padat, dan pengendara tidak menyangka akan bertemu reptil sebesar itu di jalan raya. Ami, sang perekam video, mengaku awalnya hanya ingin memotong jalan untuk menghindari macet.
Tadinya mau lewat jalan Jatipadang biar cepat, eh malah ketemu ular di tengah jalan, katanya. Ia sempat berhenti dan merekam momen tersebut dari dalam mobil, karena takut ular itu naik ke kap atau kolong kendaraannya.
Ular Berusaha Lepas dari Plastik di Kepalanya
Dalam video yang viral, terlihat ular sanca batik beberapa kali mengangkat kepalanya tinggi-tinggi sambil menggeliat di aspal.
Rupanya, ada plastik yang menempel di bagian kepalanya, membuatnya kesulitan bernapas dan bergerak dengan normal.
Diduga, plastik tersebut berasal dari sampah jalanan yang terbawa angin dan menempel pada reptil itu. Gerakannya yang terlihat gelisah membuat banyak warga merasa kasihan sekaligus takut. Kayak minta tolong tapi serem banget, komentar salah satu netizen di Instagram.
Pengendara Panik dan Langsung Menepi
Momen ular sanca batik melata di tengah jalan membuat banyak pengendara langsung menepi dan berhenti. Dalam rekaman terlihat sebagian lajur menjadi kosong karena orang-orang memilih menjaga jarak.
Ami mengaku sempat ketakutan karena posisi mobilnya berada tepat di depan ular tersebut. Aku takut banget dia masuk ke kolong mobil atau naik ke jendela, ujarnya.
Warga lain di sekitar lokasi juga tampak heboh, beberapa berteriak sambil menyalakan klakson agar reptil itu menjauh.
Warga Tak Menemukan Pemiliknya
Hingga video ular sanca batik itu viral, belum diketahui dari mana asal reptil tersebut. Tidak ada warga atau petugas yang terlihat mengejar atau berusaha menangkapnya. Beberapa menduga ular itu kabur dari rumah warga yang memeliharanya.
Ularnya besar banget, mungkin lepas dari kandang, kata Ami. Karena ukurannya cukup panjang, warga memilih tidak mendekat dan membiarkan reptil itu menjauh ke arah pinggir jalan. Sampai kini, belum ada laporan resmi soal penanganan atau penangkapan ular tersebut.
Viral di Media Sosial dan Banjir Komentar
Video ular sanca batik yang diunggah Ami langsung dibagikan ulang oleh berbagai akun berita dan komunitas satwa. Dalam hitungan jam, unggahan itu ditonton ratusan ribu kali dan mendapat ribuan komentar dari netizen.
Jakarta makin random aja, dulu macet karena moge, sekarang karena sanca, tulis seorang pengguna Twitter.
Ada juga yang berkomentar jenaka, Sancanya lagi jalan-jalan sore cari makan kali.
Meski banyak yang menanggapinya dengan humor, tak sedikit pula yang menyoroti isu kebersihan kota dan habitat satwa liar yang terganggu akibat pembangunan.
Pakar Sebut Ular Sanca Batik Bukan Hewan Berbahaya
Menurut keterangan sejumlah ahli reptil, ular sanca batik tergolong jenis ular besar yang tidak berbisa, namun tetap bisa berbahaya jika merasa terancam.
Reptil ini biasa hidup di area lembap atau dekat sungai, tapi sering kali tersesat ke pemukiman karena kehilangan habitat alaminya.
Biasanya ular ini tidak menyerang kecuali diganggu. Tapi karena kepalanya tertutup plastik, wajar kalau gerakannya jadi agresif, kata salah satu pemerhati satwa dari Jakarta Reptile Community.
Mereka juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan segera menghubungi petugas pemadam atau komunitas reptil jika menemukan kasus serupa.
Fenomena ular sanca batik yang tersesat di tengah jalan Jakarta menjadi pengingat bahwa kehidupan satwa liar kian terdesak oleh aktivitas manusia.
Reptil besar itu mungkin hanya mencari jalan pulang, tapi justru harus berhadapan dengan kebisingan dan ketakutan warga kota.
Momen ini juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bahkan plastik kecil di jalan bisa membahayakan nyawa seekor hewan. Netizen berharap ular tersebut bisa selamat dan dikembalikan ke habitat aslinya.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels






