Presiden Prabowo Subianto menampakkan rasa haru yang mendalam saat menonton video siswi kurang mampu dari Sekolah Rakyat NTT.
Sofia Rorista Angel, siswa SMP Sekolah Rakyat 19 Efata Kupang, menyampaikan ucapan terima kasih melalui tayangan video dalam acara Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dalam video itu, Sofia menuturkan bahwa sekolah rakyat telah mengubah hidupnya, memberinya kesempatan belajar yang sebelumnya terasa mustahil.
Ia menyebut Presiden Prabowo bagai sosok orang tua yang menuntunnya dari kegelapan menuju cahaya, memberi peluang untuk berkembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ucapan Sofia membuat hadirin, termasuk Presiden, tersentuh dan menunjukkan kebanggaan atas pencapaian sekolah rakyat yang nyata bagi anak-anak kurang mampu.
Pesan Prabowo kepada Anak-Anak Kurang Mampu

Presiden Prabowo berpesan agar anak-anak tidak merasa minder karena latar belakang keluarga.
Ia menekankan pentingnya menghormati orang tua dan menghargai kerja keras mereka, meski hidup dalam keterbatasan.
Anak-anak, hormati orang tuamu. Cintai orang tuamu. Jangan pernah rendah diri karena bapakmu kerja keras, ucap Kepala Negara dengan penuh ketegasan.
Prabowo ingin generasi muda percaya diri menghadapi masa depan, menekankan bahwa pendidikan bisa menjadi jalan keluar dari kemiskinan ekstrem.
Pesan tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan lebih baik.
Sekolah Rakyat, Jalan Menuju Pendidikan Berkualitas
Sekolah Rakyat sendiri adalah sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau hidup dalam kondisi miskin ekstrem.
Program ini menyediakan pendidikan dari jenjang SD hingga SMA, saat ini tersebar di 25 provinsi dengan 100 sekolah yang beroperasi.
Presiden menambahkan, pada September 2025 jumlah sekolah rakyat diproyeksikan bertambah menjadi 165 unit, menandai pertumbuhan cepat program ini.
Keberadaan sekolah rakyat menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun akses pendidikan yang merata di seluruh negeri.
Bagi banyak anak, sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga menjadi simbol harapan dan kesempatan untuk mengubah nasib.
Apresiasi Presiden terhadap Guru dan Menteri
Dalam acara Pengarahan Presiden RI kepada Guru dan Kepala Sekolah Rakyat, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, kepala sekolah, dan jajaran Kabinet Merah Putih.
Ia menilai pencapaian berdirinya 100 sekolah dalam waktu singkat sebagai prestasi luar biasa yang patut dibanggakan.
Kita sudah mencapai 100 sekolah, dan bulan depan akan bertambah 65 sekolah lagi. Ini prestasi yang menurut saya luar biasa, ujar Presiden di hadapan para peserta.
Ia mengakui pembangunan sekolah rakyat seharusnya membutuhkan waktu lebih panjang, namun kerja keras dan dedikasi menteri mempercepat realisasinya.
Presiden bahkan menirukan percakapannya dengan para menteri yang mengaku terkejut dengan percepatan program ini, menunjukkan apresiasi dan semangat kerja sama.
Pendidikan sebagai Fondasi Kebangkitan Bangsa
Prabowo menekankan bahwa keberhasilan sekolah rakyat bukan sekadar soal angka, melainkan bukti kerja cerdas dan semangat gotong royong.
Para pemimpin bangsa, menurutnya, harus bersatu demi cita-cita besar Indonesia, dan semangat ini tercermin dalam pelaksanaan program sekolah rakyat.
Saya bekerja berpikir dan mengambil keputusan hanya untuk kepentingan rakyat. Bersama menteri dan panglima, kita sudah mewakafkan jiwa dan raga untuk rakyat Indonesia, tegas Kepala Negara.
Program ini juga menjadi strategi jangka panjang menyiapkan generasi penerus yang mampu mengelola kekayaan dan potensi bangsa secara maksimal.
Tanpa pendidikan yang memadai, kuasa atas sumber daya alam dan potensi Indonesia tidak akan bisa dimanfaatkan secara optimal.
Prabowo menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa.
Kalau kita sudah kuasai kekayaan, kita tetap butuh anak-anak muda yang cakap mengelolanya. Pendidikan sangat penting, ujar Presiden.
Sekolah rakyat menjadi sarana mencetak generasi yang terampil dan siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus memutus rantai kemiskinan.
Keberadaan sekolah berasrama ini memberi anak-anak dari keluarga miskin kesempatan belajar setara dengan teman-teman mereka di perkotaan.
Selain ilmu akademik, siswa dibimbing mengembangkan karakter, disiplin, dan kemampuan sosial untuk menghadapi tantangan kehidupan nyata.
Menuju Indonesia Emas 2045
Lebih jauh, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat menuju kebangkitan nasional.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bekerja keras, bersatu, dan tetap optimistis menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kita berada di jalan yang benar. Percaya pada saya, kita akan menuju kebangkitan bangsa dan menguasai kembali kekayaan Indonesia untuk rakyat, tegas Prabowo.
Pesan ini menjadi motivasi bagi guru, kepala sekolah, dan siswa untuk terus bersemangat dalam menyiapkan generasi yang mandiri.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






