Viral! Modus Penipuan Paket Tertukar Mengatasnamakan ID Express, Warganet Hampir Jadi Korban

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral! Modus Penipuan Paket Tertukar Mengatasnamakan ID Express, Warganet Hampir Jadi Korban

Viral! Modus Penipuan Paket Tertukar Mengatasnamakan ID Express, Warganet Hampir Jadi Korban

Redaksiku.com – Media sosial lagi-lagi diwarnai kehebohan setelah muncul cerita soal modus penipuan paket baru yang nekat mengatasnamakan jasa ekspedisi ID Express.

Kasus ini pertama kali mencuat setelah seorang pengguna TikTok dengan username @siyfnr membagikan pengalaman pribadinya yang nyaris jadi korban.

Cerita itu langsung viral, bikin banyak orang ikut merinding karena pola penipuan yang digunakan terlihat makin canggih dan hampir berhasil menjebak calon korban.

Modus Baru yang Bikin Ngeri

Dalam video unggahannya, si korban menjelaskan bahwa dirinya menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal. Nomor itu mengaku sebagai pihak resmi ID Express, bahkan menyapa dengan sopan seolah benar-benar customer service.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku lalu bilang kalau ada paket yang tertukar dengan pelanggan lain. Untuk meyakinkan calon korban, penipu menyebutkan nomor resi palsu yang terlihat meyakinkan. Sekilas memang terdengar profesional, tapi di balik itu tersimpan jebakan yang bisa bikin kerugian besar.

Trik Penipu Lewat Refund

Setelah membuat korban percaya, pelaku mulai melancarkan trik berikutnya. Mereka menawarkan pengembalian dana (refund) sebagai solusi. Tapi syaratnya, korban diminta mengisi data pribadi lengkap, termasuk nomor rekening bank.

Puncak aksinya, pelaku mengirimkan kode QRIS dengan nominal kecil, seolah-olah hanya untuk verifikasi. Namun, saat dipindai, ternyata di dalamnya ada biaya tambahan tersembunyi yang nilainya bisa mencapai jutaan rupiah.

Bayangin kalau korban benar-benar melakukan transaksi itu, saldo rekeningnya bisa langsung terkuras habis.

Viral! Modus Penipuan Paket Tertukar Mengatasnamakan ID Express, Warganet Hampir Jadi Korban
Viral! Modus Penipuan Paket Tertukar Mengatasnamakan ID Express, Warganet Hampir Jadi Korban

Nyaris Jadi Korban, Tapi Sadar di Detik Terakhir

Korban menceritakan bahwa dirinya sempat mengikuti instruksi dan hampir saja melakukan pembayaran. Namun, ketika memasukkan PIN, ternyata saldo rekeningnya tidak mencukupi. Dari situlah ia mulai curiga.

Ia kemudian langsung memindahkan saldo ke rekening lain supaya lebih aman, dan akhirnya transaksi mencurigakan itu gagal.

Korban pun menuliskan pengalamannya dengan nada kesal,

Pas gue masukin PIN untung aja saldo gue gaada. Gue langsung bilang ke dia, ˜Bang, kalo mau nipu yang pinter ya™. Malah gue dibentak sama penipunya, akhirnya gue blok langsung.

Cerita ini bikin warganet ikut lega sekaligus geregetan. Untungnya korban masih sempat selamat, tapi banyak yang khawatir kalau orang lain bisa saja tidak seberuntung itu.

Warganet Ikut Heboh

Setelah video tersebut menyebar, kolom komentar langsung penuh dengan reaksi netizen. Ada yang mengaku pernah menerima pesan serupa, ada juga yang baru sadar bahwa modus penipuan sudah sejauh ini.

Serem banget, untung dia sadar. Kalo emak gue yang dapet, bisa abis tuh saldo, tulis salah satu warganet.

Penipu makin kreatif, kitanya juga harus makin waspada, sahut pengguna lain.

Komentar-komentar itu menunjukkan bahwa masyarakat mulai resah karena penipuan online makin menjamur dengan gaya baru yang licik.

Imbauan untuk Masyarakat

Kasus ini bukan cuma cerita seram di media sosial, tapi juga jadi peringatan penting untuk masyarakat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak mudah jadi korban antara lain:

  • Selalu cek nomor resmi ekspedisi. Jangan langsung percaya dengan pesan dari nomor asing, meski mereka mengaku dari perusahaan besar.

  • Jangan pernah bagikan data pribadi. Nama lengkap, alamat, nomor rekening, atau kode OTP seharusnya tidak diberikan ke pihak tak jelas.

  • Hindari transaksi lewat link atau QRIS mencurigakan. Kalau benar ada masalah, semua bisa dicek lewat aplikasi resmi atau kantor cabang.

  • Hubungi layanan resmi. Kalau ada kendala pengiriman, langsung kontak customer service ID Express yang tertera di website atau aplikasi resminya.

Sikap Resmi ID Express

Menanggapi banyaknya laporan soal penipuan ini, pihak ID Express juga mengimbau pelanggan agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada nomor pribadi yang mengaku dari mereka. Semua komunikasi resmi hanya dilakukan lewat nomor dan saluran resmi perusahaan.

Pihak perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data pribadi sensitif apalagi mengirim kode QRIS untuk transaksi. Kalau ada yang mencoba dengan cara seperti itu, hampir bisa dipastikan itu ulah penipu.

Modus Penipuan Online Makin Berkembang

Fenomena ini sebenarnya menggambarkan satu hal: penipuan online makin kreatif dan sulit ditebak. Dulu orang mungkin sering waspada terhadap SMS undian palsu, tapi sekarang pola kejahatan sudah berubah menjadi lebih profesional.

Pelaku seolah-olah menggunakan identitas resmi, lengkap dengan cara bicara yang meyakinkan. Mereka bahkan tahu cara menyusun cerita agar calon korban percaya.

Karena itulah, masyarakat perlu meningkatkan literasi digital. Jangan asal percaya hanya karena ada nama besar perusahaan yang disebut. Selalu lakukan double check sebelum mengambil keputusan.

Pesan untuk Generasi Muda dan Masyarakat Umum

Bagi generasi muda yang lebih sering bersentuhan dengan teknologi, mungkin lebih mudah mengenali modus seperti ini. Tapi, jangan lupa ada orang tua, kerabat, atau tetangga yang belum terlalu paham dunia digital.

Mereka justru jadi target empuk bagi para penipu. Karena itu, penting banget untuk menyebarkan informasi seperti ini agar semakin banyak orang yang tahu dan tidak mudah terjebak.

Kasus viral ini harusnya jadi pengingat bersama bahwa kewaspadaan digital itu penting. Kita memang nggak bisa menghentikan penipu sepenuhnya, tapi kita bisa meminimalisir jumlah korban dengan saling mengingatkan.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh! Garasi di Trotoar Bandung Dibongkar, Ini Kronologinya
Viral! Gabungan Pengusaha MBG Tolak Penghentian MBG Saat Libur Sekolah, Ini Alasan Lengkapnya
Terobosan Baru! Wapres Gibran Ajak Mahasiswa ke Papua dan Gorontalo, Kawal Program MBG hingga Koperasi Desa
Davina Karamoy Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Kerugian Korban Tembus Rp95 Miliar, Ini Kronologi Lengkapnya
Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Blok 15 GBK Kembali ke Negara
Terbaru! Gaji PPPK Sekolah Rakyat 2026 Lengkap Semua Golongan, Ada yang Tembus Rp7 Juta
Cara Membuat SIM Digital dari Rumah dengan Mudah, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
Jarang Diketahui, Ini Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan untuk Menyambut Tahun Baru Islam

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:10 WIB

Heboh! Garasi di Trotoar Bandung Dibongkar, Ini Kronologinya

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Viral! Gabungan Pengusaha MBG Tolak Penghentian MBG Saat Libur Sekolah, Ini Alasan Lengkapnya

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:49 WIB

Terobosan Baru! Wapres Gibran Ajak Mahasiswa ke Papua dan Gorontalo, Kawal Program MBG hingga Koperasi Desa

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:44 WIB

Davina Karamoy Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Kerugian Korban Tembus Rp95 Miliar, Ini Kronologi Lengkapnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13 WIB

Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Blok 15 GBK Kembali ke Negara

Berita Terbaru

Terbaru! Jam Tayang Belgia vs Iran Piala Dunia 2026 Besok

Olahraga

Terbaru! Jam Tayang Belgia vs Iran Piala Dunia 2026 Besok

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:07 WIB

Wajib Tahu! 4 PTS Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2027

Pendidikan

Wajib Tahu! 4 PTS Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:56 WIB

Bahaya Screen Time yang Berlebih pada Anak

Ibu dan Anak

4 Bahaya Screen Time yang Berlebih pada Anak

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:36 WIB