Suami Istri Hobi Travel Vlogger Dirampok dan Diperkosa di India

10
0
Suami Istri Hobi Travel Vlogger Dirampok dan Diperkosa di India

Kerap berkeliling dunia dengan aman, pasangan vlogger asal Spanyol pada akhirnya mengalami nasib tragisnya di India. Mereka dirampok dan diperkosa.

Melansir Euronews, Selasa (5/3/2024) moment itu terjadi terhadap tanggal 1-2 Maret di Distrik Dumka di negara bagian Jharkhand, India. Kawasan itu merupakan sebuah tujuan wisata populer.

Suami Istri Hobi Travel Vlogger Dirampok dan Diperkosa di India
Suami Istri Hobi Travel Vlogger Dirampok dan Diperkosa di India

Pasangan suami istri itu berkeliling dunia dengan naik sepeda motor. Kali ini, mereka berencana ke Nepal lewat Bhagalpur.

Mereka singgah di Dumka. Berdasarkan keterangan, pasangan selanjutnya mendirikan tenda di daerah terpencil dekat Pasar Hansdiha.

Saat tertidur, sebagian orang pemuda masuk ke tenda dan menyerang mereka. Tak cuma itu, para pemuda ini juga memperkosa si istri secara bergantian.

Setelah penyerangan, turis wanita selanjutnya tidak berdaya. Dia dirawat di Puskesmas Saraiyahat.

Kemudian, dia dipindah ke Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran Phulo Jhano di Dumka.

“Ini adalah insiden terkutuk dan polisi mengambil alih tindakan yang tepat. Pelakunya tidak akan luput,” kata Mithilesh Kumar Thakur, menteri regional negara bagian Jhajhand.

Dalam news.com.au, pasangan yang diidentifikasi sebagai Vicente dan Fernanda itu sudah laksanakan perjalanan ke 66 negara sejak meninggalkan Barcelona lima th. lalu. Mereka menceritakan kejadian tragis itu dalam akun Instagram Jumat malam lalu.

“Sesuatu sudah terjadi terhadap kami, suatu hal yang tidak kami berharap menimpa siapapun. Tujuh pria memperkosa saya. Mereka memukuli dan merampok kami. Tidak banyak yang mereka ambil, gara-gara yang mereka ingin adalah memperkosa saya,” demikian bunyi info di salah satu video.

“Kami berada di tempat tinggal sakit dengan polisi, itu terjadi malam ini di sini di India,” dia menambahkan.

Vicente menyebutkan mereka sudah dibawa ke Puskesmas Saraiyahat sehingga Fernanda bisa dibuatkan alat bukti pemerkosaan.

Baca Juga:  Terduga Korupsi Triliunan di LPEI membuat Sri Mulyani Mengadu Kejaksaan

“Mereka mengalahkan kami. Mereka menodongkan pisau ke leher saya dan menyebutkan kepada saya bahwa mereka akan membunuh saya. Fernanda diperkosa. Tujuh di antaranya. Tujuh pria. Bajingan,” kata dia.

Dalam tulisan lain, keluar giginya patah dan bibir bengkak. Dia menyebutkan kepalanya dipukul sebagian kali dengan helm dan mulutnya hancur.

Petugas polisi Pitamber Singh Kherwar kepada surat kabar The Times of India menyebut wanita selanjutnya berhasil meraih mobil patroli polisi lebih kurang pukul 23.00 dan dibawa ke tempat tinggal sakit untuk beroleh perawatan.

 

Ikuti berita terkini dari Redaksiku.com di Google News, klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *