Strategi Nova Widianto Rombak Ganda Campuran untuk Olimpiade 2028

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu saat berlatih di Pelatnas PBSI untuk sektor ganda campuran

Pelatih Nova Widianto menduetkan Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu sebagai strategi baru menuju Olimpiade 2028.

Redaksiku.com – Dunia bulu tangkis Indonesia tengah menyoroti langkah berani dari Pelatnas PBSI yang resmi menduetkan Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu di sektor ganda campuran. Keputusan ini menjadi salah satu perombakan besar yang diracik oleh pelatih Nova Widianto untuk memperkuat peta kekuatan Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Bagi publik pecinta tepok bulu, peralihan Bagas Maulana dari sektor ganda putra ke ganda campuran tentu menjadi kejutan yang menarik. Atlet berusia 28 tahun ini kini harus menanggalkan kebiasaan lamanya berpasangan dengan sesama pemain putra dan mulai menyesuaikan diri dengan ritme permainan yang menuntut sinkronisasi berbeda bersama Apriyani Rahayu.

Transformasi Skuad Ganda Campuran

Pelatih Nova Widianto tidak hanya menduetkan Bagas dan Apriyani dalam perombakan kali ini. Strategi jangka panjang telah disiapkan dengan membentuk tiga pasangan baru yang diharapkan mampu memberikan warna baru sekaligus daya saing lebih di level internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pasangan Bagas/Apriyani, PBSI juga memperkenalkan kombinasi baru lainnya yang melibatkan pemain muda dan senior untuk menciptakan keseimbangan di lapangan:

  • Dejan Ferdinansyah kini dipasangkan dengan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu untuk membangun fondasi permainan yang lebih solid.
  • Nawaf Khoiriyansyah dipasangkan dengan Indah Sari Cahya Jamil sebagai bagian dari proyeksi regenerasi jangka panjang.
  • Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu menjadi pasangan unggulan yang paling menyita perhatian karena rekam jejak keduanya di sektor masing-masing sebelumnya.

Proyeksi besar ini menargetkan ketiga pasangan tersebut untuk dapat menembus kualifikasi hingga tampil maksimal pada Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang.

Tantangan Adaptasi Bagas Maulana

Perpindahan sektor bukanlah hal yang mudah bagi seorang pemain profesional. Bagas Maulana, yang sebelumnya dikenal sebagai spesialis ganda putra, kini harus mempelajari filosofi permainan ganda campuran yang sangat mengandalkan pembagian ruang dan komunikasi antar gender yang lebih kompleks.

Dalam karier profesionalnya, Bagas tercatat pernah berpasangan dengan beberapa pemain berbakat seperti Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando, hingga Muhammad Putra Erwiansyah. Pengalaman panjang di ganda putra tersebut kini menjadi modal sekaligus tantangan tersendiri saat ia harus menyeimbangkan pola permainannya dengan gaya khas Apriyani Rahayu.

“Ya kalau saya dari pribadi, kita kan berdua udah mau udah lama banget ya di ganda putri dan ganda putra. Ya saya juga masih perlu adaptasi lebih karena nggak gampang ya dimain mix. Ini kan partner-nya beda dari yang lain, apa maksudnya bukan cowok, ini partner cewek,”

— Bagas Maulana

Bagas berencana melakukan diskusi intensif dengan pemain ganda campuran senior seperti Amri untuk memahami dinamika posisi dan rotasi yang ideal saat bermain di sektor campuran.

Ia menyadari bahwa peran seorang pria dalam ganda campuran menuntut tanggung jawab yang lebih besar dalam meng-cover area lapangan. Bagas pun mengakui bahwa komunikasi dengan Apriyani menjadi kunci utama agar ritme permainan mereka segera terbentuk sebelum terjun ke turnamen resmi pertama mereka.

Perlu dipahami bahwa masa adaptasi bagi pasangan baru ini memerlukan waktu, sehingga hasil instan di turnamen terdekat tidak menjadi tolok ukur utama dari kesuksesan proyek jangka panjang ini.

Persiapan Menuju Kompetisi

Proses latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, kini menjadi tempat bagi Bagas dan Apriyani untuk mematangkan pola permainan. Mereka dituntut untuk saling memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing, terutama dalam hal kecepatan di depan net yang menjadi spesialisasi Apriyani dan kekuatan serangan dari belakang yang sering diandalkan oleh Bagas.

Dukungan dari tim pelatih, terutama arahan teknis dari Nova Widianto, menjadi elemen krusial dalam menyatukan visi kedua pemain ini. Dengan jam terbang yang sudah tinggi di level dunia, baik Bagas maupun Apriyani diprediksi tidak akan membutuhkan waktu terlalu lama untuk beradaptasi, meski tantangan di sektor ganda campuran global saat ini semakin kompetitif.

Pertanyaan Umum

Apakah Bagas Maulana akan kembali bermain di ganda putra?

Untuk saat ini, fokus Bagas Maulana telah dialihkan sepenuhnya ke sektor ganda campuran sesuai dengan instruksi pelatih Nova Widianto untuk proyeksi Olimpiade 2028.

Siapa saja pasangan baru yang dibentuk oleh Nova Widianto?

Selain Bagas/Apriyani, pelatih juga menduetkan Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Nawaf Khoiriyansyah/Indah Sari Cahya Jamil.

Di mana lokasi latihan untuk pasangan baru ini?

Seluruh persiapan dan proses adaptasi dilakukan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, di bawah pengawasan langsung tim pelatih nasional.

Ringkasan

Pelatih Nova Widianto resmi merombak sektor ganda campuran Indonesia dengan menduetkan Bagas Maulana/Apriyani Rahayu serta dua pasangan baru lainnya, Dejan/Felisha dan Nawaf/Indah, sebagai strategi jangka panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arema FC vs Persik Kediri: Striker Baru Samuel Otusanya Siap Tampil
Persiapan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Gunung Anak Krakatau Dihentikan, Ini Penjelasannya
Pedagang Starling Demo di Summarecon Serpong Usai Dilarang Jualan, Ini Kronologinya
25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik karena Tidak Sesuai Label SNI
Audiencia Nacional Hentikan Pemindahan 1800 Migran di Ceuta
Momen Mobil Viral PM Narendra Modi di Hari Ulang Tahunnya ke-76
Cara Membuat Dashboard Custom di Google Analytics 4 Terbaru

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:13 WIB

Strategi Nova Widianto Rombak Ganda Campuran untuk Olimpiade 2028

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WIB

Arema FC vs Persik Kediri: Striker Baru Samuel Otusanya Siap Tampil

Kamis, 17 September 2026 - 22:02 WIB

Persiapan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

Kamis, 17 September 2026 - 21:58 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Gunung Anak Krakatau Dihentikan, Ini Penjelasannya

Kamis, 17 September 2026 - 21:47 WIB

Pedagang Starling Demo di Summarecon Serpong Usai Dilarang Jualan, Ini Kronologinya

Berita Terbaru

Seorang sopir angkutan umum tewas mengenaskan setelah kendaraannya dibakar oleh kelompok bersenjata OPM di jalur Wamena-Mbua.

Kebebasan Pers

Sopir Angkutan Tewas Ditembak Kekerasan OPM di Papua

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:16 WIB

Pelaksanaan Pra-Konferensi Masyarakat Adat dan Pemuda I Wilayah Tabi-Mamta di P3W Padang Bulan, Selasa (15/9/2026).

Viral

Persiapan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:02 WIB

error: Content is protected !!