Redaksiku.com – Langkah besar dalam menata kembali struktur kepemimpinan dan arah masa depan masyarakat adat di wilayah Tabi-Mamta mulai direalisasikan melalui Pra-Konferensi Masyarakat Adat dan Pemuda I Wilayah Tabi-Mamta Tahun 2026 yang digelar di P3W Padang Bulan pada Selasa, 15 September 2026.
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan berbagai agenda serta materi mendasar. Persiapan ini dilakukan sebelum puncak pelaksanaan Konferensi III Masyarakat Adat dan Konferensi I Pemuda Adat Wilayah Tabi-Mamta yang dijadwalkan berlangsung pada 7 sampai 9 Oktober di Hotel Suni, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Adat Papua, Yohanis L. Rosumbre, menyampaikan apresiasi yang mendalam dari pimpinan pusat atas inisiatif kolektif yang dibangun oleh Dewan Adat Wilayah Tabi-Mamta. Apresiasi tersebut juga diberikan kepada tujuh Dewan Adat Daerah serta seluruh suku yang bernaung di bawahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Konsolidasi Struktur Kepemimpinan Adat
Sidang pleno pra-konferensi ini dinilai bukan sekadar pertemuan formalitas belaka bagi para tokoh adat setempat. Pertemuan tersebut berfungsi sebagai fondasi utama dalam mengonsolidasikan struktur kepemimpinan adat Papua yang lebih tertata di wilayah Tabi-Mamta.
Tahapan ini memegang peranan krusial untuk merumuskan berbagai dokumen penting yang nantinya akan ditetapkan secara sah. Keputusan dan dokumen tersebut akan disahkan dalam musyawarah tertinggi masyarakat adat wilayah Tabi-Mamta yang akan datang.
Rapat pleno ini juga berhasil menyatukan seluruh elemen adat yang ada di lapangan. Penyatuan ini mencakup koordinasi erat dari tingkat suku paling bawah hingga lingkup wilayah yang lebih luas demi mencapai satu visi kepemimpinan yang solid.
Pra-konferensi di P3W Padang Bulan menjadi batu loncatan strategis untuk menyatukan visi kepemimpinan masyarakat adat Tabi-Mamta.
Agenda Menuju Konferensi Oktober 2026
Seluruh rangkaian kegiatan pra-konferensi dirancang agar pelaksanaan musyawarah besar pada bulan depan berjalan tanpa hambatan berarti. Para perwakilan suku dan pemuda adat duduk bersama guna membahas draf materi sidang pleno secara mendalam.
Fokus utama pembahasan dalam sidang persiapan ini meliputi beberapa poin krusial:
- Penyusunan draf tata tertib sidang pleno konferensi mendatang agar proses musyawarah berjalan transparan dan demokratis.
- Inventarisasi berbagai permasalahan hak ulayat dan sosial budaya yang dihadapi masyarakat adat di tujuh daerah Tabi-Mamta.
- Konsolidasi peran pemuda adat dalam menjaga kelestarian budaya serta mengawal pembangunan di tanah Papua.
Melalui tahapan persiapan yang matang ini, Dewan Adat Papua berharap legitimasi kepemimpinan adat di Tabi-Mamta semakin kuat. Keputusan yang lahir dari musyawarah di Hotel Suni nanti diyakini mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya lokal.
Pertanyaan Umum
Kapan pra-konferensi masyarakat adat Tabi-Mamta dilaksanakan?
Pra-konferensi tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 15 September 2026, bertempat di P3W Padang Bulan.
Di mana puncak acara Konferensi III Masyarakat Adat akan diselenggarakan?
Puncak acara Konferensi III Masyarakat Adat dan Konferensi I Pemuda Adat Wilayah Tabi-Mamta dijadwalkan berlangsung di Hotel Suni, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada tanggal 7 hingga 9 Oktober 2026.
Siapa yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya pra-konferensi ini?
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Adat Papua, Yohanis L. Rosumbre, kepada pimpinan wilayah Tabi-Mamta dan tujuh Dewan Adat Daerah yang terlibat.
Ringkasan
Pra-Konferensi Masyarakat Adat dan Pemuda I Wilayah Tabi-Mamta 2026 di P3W Padang Bulan pada 15 September 2026 digelar untuk mengonsolidasikan struktur kepemimpinan dan merumuskan agenda penting.
Kegiatan ini menjadi persiapan krusial menuju puncak Konferensi III Masyarakat Adat dan Konferensi I Pemuda Adat Tabi-Mamta yang akan berlangsung di Hotel Suni, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada 7–9 Oktober 2026.












