Sejarah Hari Raya Idul Adha

- Penulis

Senin, 17 Juni 2024 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah Hari Raya Idul Adha

Idul Adha adalah hari raya atau hari besar kedua bagi umat Islam setelah hari raya Idul Fitri. Hari Raya Idul Adha jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah menurut kalender Hijriah. Umat Islam melaksanakan sholat Idul Adha di masjid atau lapangan.

Idul Adha berasal dari kata Bahasa Arab, idul dan adha. Idul atau Id diambil dari kata ada yaudu yang berarti kembali. Dan adha diambil dari kata Udhiyah yang artinya Kurban. Sehingga Idul Adha disebut juga dengan hari raya penyembelihan kurban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kurban berarti persembahan kepada Alloh (seperti biri-biri, sapi, unta) yang disembelih pada hari lebaran haji) sebagai wujud ketaatan muslim kepada-Nya.

Hari Raya Idul Adha merupakan puncak ibadah haji. Tetapi bagi yang tidak bisa melaksanakan ibadah haji, maka dianjurkan untuk Kurban/menyembelih hewan ternak.

¢ Sejarah Idul Adha

Penyembelihan hewan ternak ini erat kaitannya dengan kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan menyembelih nabi Ismail AS, yang merupakan putranya. Perintah menyembelih itu hadir lewat mimpi. Mimpi seorang nabi adalah salah satu dari cara turunnya Wahyu Alloh SWT, maka perintah dalam mimpi itu harus dilaksanakan. Nabi Ismail yang mendapat cerita dari bapak nya itu tidak menolak sedikitpun perintah tersebut.

Nabi Ibrahim bersiap melaksanakan perintah Alloh. Ia bersama Ismail bergegas menuju bukit yang terletak di Makkah. Di tengah perjalanan mereka mendapat gangguan dari setan. Segala usaha dilakukan setan agar Nabi Ibrahim gagal melaksanakan perintah Alloh.

Untuk mengusir setan itu, Nabi Ibrahim mengambil batu dan melemparinya. Peristiwa melempari setan itu menjadi salah satu rangkaian ibadah haji yakni melempar jumrah.

Baca Juga:  Berikut Puasa Ramadhan 2024 menurut Pemerintah, Muhammadiyah serta NU

Baca Juga:  Menu Berbuka Puasa ala Kampung

Baca Juga:  Sejarah Bajingan, Kata Bermakna Positif yang Bergeser menjadi Umpatan

Baca Juga:  Medan: Jejak Sejarah Kota Multikultural di Sumatra Utara

Baca Juga:  Fakta Mengenai Bom Atom, Senjata Kontroversial dalam Sejarah

Baca Juga:  Sejarah El Castillo

Baca Juga:  Memperingati Hari Pramuka, Berikut Enam Filosofi Lambang Pramuka

Baca Juga:  Sejarah Barbie, Boneka Cantik Simbol Emansipasi

Setelah setan itu pergi, tidak ada lagi gangguan untuk menyembelih Ismail. Ketika pisau sudah digerakkan di leher Ismail, Alloh meminta Ibrahim menghentikan perbuatannya. Sebagai imbalan keikhlasan, Alloh menggantinya dengan seekor kambing yang besar.

Hal ini dijelaskan dalam Surat Ash-Shafaat ayat 102.

Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Dan kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) dikalangan orang-orang yang datang kemudian. Selamat sejahtera bagi Ibrahim. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

¢ Dalil tentang pelaksanaan Kurban

Ibadah Kurban telah disyariatkan Alloh SWT dalam Surah Al Kautsar ayat 2 :

Maka laksanakan lah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Alloh).

Peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan kita 2 hal, yaitu ketaatan dan keikhlasan. Mereka menaati perintah Alloh, mereka tidak membantah, apalagi menolaknya. Ketaatan mereka menunjukkan kualitas seorang Hamba.

Nabi Ibrahim dan anaknya juga menunjukkan keikhlasan yang sangat luar biasa. Nabi Ibrahim rela mengorbankan anaknya untuk Alloh SWT. Begitupun nabi Ismail yang rela disembelih untuk menaati perintah Alloh SWT dan berbakti kepada orang tuanya. Nabi Ismail rela mengorbankan dirinya sendiri untuk menaati perintah Alloh dan orang tuanya.

Bagi kalian yang sedang merayakan idul Adha, Selamat merayakan Idul Adha!

Sumber :

Baca Juga:  Keutamaan Puasa Ramadhan

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jarang Diketahui, Ini Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan untuk Menyambut Tahun Baru Islam
50 Ucapan Tahun Baru Islam 1448 H untuk WhatsApp, Instagram, Keluarga, dan Teman
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Islam 1448 H, Dibaca Kapan? Ini Penjelasannya
Tahun Baru Islam 1448 H Jatuh 16 Juni 2026, Ini Makna, Amalan, dan Jadwal Puasa Muharam
Kalender Hijriah Hari Ini 15 Juni 2026, Masuk 29 Dzulhijjah 1447 H
Besok 16 Juni 2026 Libur Tahun Baru Islam, Apakah Ada Cuti Bersama?
Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Lengkap untuk Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H
Weton Hari Ini Minggu Pahing 14 Juni 2026, Simak Makna dan Penanggalan Jawa

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:09 WIB

Jarang Diketahui, Ini Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan untuk Menyambut Tahun Baru Islam

Senin, 15 Juni 2026 - 15:11 WIB

50 Ucapan Tahun Baru Islam 1448 H untuk WhatsApp, Instagram, Keluarga, dan Teman

Senin, 15 Juni 2026 - 15:09 WIB

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Islam 1448 H, Dibaca Kapan? Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 - 13:06 WIB

Tahun Baru Islam 1448 H Jatuh 16 Juni 2026, Ini Makna, Amalan, dan Jadwal Puasa Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 11:53 WIB

Kalender Hijriah Hari Ini 15 Juni 2026, Masuk 29 Dzulhijjah 1447 H

Berita Terbaru

Warga Binaan Rutan Barru Temukan Harapan Baru Lewat Produksi Sabun dan Berbagai Keterampilan

Internasional

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Barru Ubah Waktu Jadi Karya

Senin, 22 Jun 2026 - 17:07 WIB

Jang Wonyoung IVE Viral Usai Momen Fansign Jadi Sorotan

Hiburan

Jang Wonyoung IVE Viral Usai Momen Fansign Jadi Sorotan

Senin, 22 Jun 2026 - 16:05 WIB