Redaksiku.com – PT Cipta Selera Murni Tbk tengah menyiapkan kelanjutan bisnis restoran di tengah pergerakan harga saham perseroan yang melesat di Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 4 September 2026. Manajemen mengungkapkan bahwa ekspansi merek baru masih dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi fundamental perusahaan.
Langkah pengembangan bisnis ini menjadi sorotan di tengah kebijakan suspensi yang diberlakukan oleh otoritas bursa. Saham emiten dengan kode ticker CSMI tersebut terpaksa dihentikan sementara perdagangannya akibat lonjakan harga yang dianggap tidak biasa dalam beberapa pekan terakhir.
Direktur Utama CSMI, Radino Miharjo, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini masih fokus pada efisiensi operasional outlet yang sudah berjalan. Pengelolaan bisnis restoran cepat saji tersebut mengandalkan merek NWS Chicken yang tersebar di wilayah Jawa dan Sumatera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Strategi Ekspansi dan Kendala Merek
Rencana pembukaan outlet baru sepanjang tahun ini masih berada dalam tahap pengkajian yang mendalam. Keputusan ekspansi sangat bergantung pada performa outlet eksisting serta dinamika daya beli masyarakat.
Selain tantangan pasar, proses pengembangan merek baru juga menghadapi kendala administratif di instansi terkait. Perusahaan tengah menyelesaikan permasalahan kesamaan nama merek di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual agar korporasi dapat melanjutkan agenda diversifikasi produk.
Manajemen menegaskan tidak ada informasi material tersembunyi yang memicu lonjakan harga saham di pasar sekunder.
Kondisi Fundamental dan Kinerja Keuangan
Di balik lonjakan harga saham yang sempat menyentuh kenaikan signifikan hingga 140,79% dalam sebulan, kondisi keuangan perseroan masih tertekan beban operasional. Laporan keuangan semester I-2026 menunjukkan peningkatan rugi bersih akibat tingginya biaya tetap.

Berikut adalah catatan kinerja keuangan perusahaan:
- Pendapatan bersih tercatat turun menjadi Rp 815,83 juta akibat penurunan volume penjualan.
- Rugi bersih tercatat membengkak menjadi Rp 1,02 miliar dibanding periode sebelumnya.
- Beban operasional dan biaya bahan baku menjadi faktor utama penekanan marjin laba perusahaan.
Kinerja semester I mencatatkan rugi bersih perusahaan sebesar Rp 1,02 miliar di tengah tekanan beban operasional.
Pertanyaan Umum
Mengapa saham CSMI disuspensi oleh bursa?
Saham disuspensi karena mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam waktu singkat tanpa didukung oleh aksi korporasi material yang baru diumumkan kepada publik.
Apa merek restoran yang dikelola perusahaan saat ini?
Perusahaan saat ini mengandalkan merek restoran cepat saji NWS Chicken yang memiliki total empat outlet di Pulau Jawa dan Sumatera.
Bagaimana kondisi keuangan terbaru perusahaan?
Kinerja keuangan masih tertekan dengan adanya kenaikan rugi bersih pada semester pertama tahun ini akibat tingginya beban biaya tetap dan operasional.
Ringkasan
Saham CSMI melonjak tajam hingga disuspensi bursa. PT Cipta Selera Murni Tbk kini mengkaji ekspansi merek baru di tengah tekanan rugi bersih semester I-2026.






