Review CONTROL Resonant: Analisis Mendalam Kualitas Gameplay

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karakter utama dalam game CONTROL Resonant dengan latar belakang lingkungan supranatural yang misterius

CONTROL Resonant hadir dengan formula baru sebagai game action RPG open-world yang ambisius.

Redaksiku.com – Keputusan Remedy Entertainment untuk mengembangkan CONTROL Resonant sebagai sebuah sekuel yang berani merombak formula dasar seri pertamanya merupakan langkah yang sangat ambisius. Melanjutkan narasi dari semesta yang terhubung dengan Alan Wake, game ini kini bertransformasi menjadi sebuah judul action RPG open-world dengan penekanan kuat pada pertarungan jarak dekat atau melee. Perubahan drastis ini berhasil menawarkan pengalaman yang segar tanpa harus kehilangan identitas unik dan kegilaan supranatural yang telah menjadi ciri khas Remedy selama ini.

Banyak gamer yang menantikan kehadiran seri ini karena janji Remedy untuk memperdalam world-building yang sudah fantastis di seri sebelumnya. Dengan mekanik senjata berbasis tongkat Aberrant yang fleksibel, game ini memberikan dinamika permainan yang jauh lebih eksplosif dan taktis dibandingkan pendahulunya. Pengalaman kami saat menjajalnya di PlayStation 5 Pro, dengan pengaturan grafis Quality dan fitur Enhanced PSSR yang aktif, menunjukkan bahwa kualitas visual dan performa yang disajikan memang berada di level yang sangat memuaskan.

Narasi dan Latar Belakang Cerita

Dylan sebagai karakter utama di CONTROL Resonant

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam CONTROL Resonant, pemain akan mengambil peran sebagai Dylan, karakter yang memiliki posisi sentral dalam plot seri pertama. Cerita dimulai dengan situasi yang cukup misterius di mana Jesse, sang Direktur FBC, tiba-tiba menghilang dan meninggalkan Dylan yang sedang dalam kondisi tidur panjang. Sebelum menghilang, Jesse meninggalkan sebuah artefak unik bernama Aberrant yang menjadi senjata utama Dylan dalam menghadapi ancaman baru.

Remedy menyediakan fitur Story Recap di dalam game agar pemain baru tetap bisa memahami alur cerita kompleks tanpa harus menamatkan seri pendahulunya.

Dylan kemudian terbangun untuk mendapati bahwa kota Manhattan telah berubah drastis akibat pengaruh entitas supranatural yang memiliki keterkaitan dengan Hiss. Sebagai ujung tombak dari Federal Bureau of Control (FBC), Dylan harus menavigasi kekacauan ini sambil mengemban misi pribadi untuk melacak keberadaan sang kakak. Struktur narasi ini memberikan motivasi emosional yang kuat sekaligus membuka tabir misteri baru yang lebih luas di semesta Remedy.

Evolusi Mekanik dan Gameplay

Kondisi kota Manhattan dalam CONTROL Resonant

Pergeseran genre menjadi action RPG open-world memberikan kebebasan eksplorasi yang jauh lebih luas bagi pemain. Berbeda dengan seri pertama yang lebih linear di dalam gedung Oldest House, kini Anda bisa merasakan atmosfer kota Manhattan yang mencekam dan penuh dengan rahasia. Penggunaan senjata Aberrant yang bisa berubah bentuk menjadi berbagai variasi serangan membuat setiap pertempuran terasa dinamis.

Pemain diberikan keleluasaan penuh untuk mengeksplorasi peta yang kini jauh lebih besar dengan dukungan mekanik melee yang menjadi fondasi utama dalam sistem pertarungan baru ini.

Selain fokus pada pertarungan, elemen RPG dalam game ini memungkinkan pengembangan karakter yang lebih mendalam melalui berbagai skill tree dan peningkatan kemampuan supranatural. Berikut adalah beberapa aspek yang membuat sistem gameplay baru ini terasa menonjol:Review CONTROL Resonant: Analisis Mendalam Kualitas Gameplay

  • Mekanik pertarungan melee yang responsif dan menjadi inti dari setiap pertemuan dengan musuh.
  • Dunia open-world yang kaya akan lore dan misi sampingan yang memperluas koneksi dengan seri Alan Wake.
  • Sistem senjata Aberrant yang bisa disesuaikan dengan gaya bermain, mulai dari serangan jarak jauh hingga kombinasi kombo jarak dekat.
  • Interaksi lingkungan yang lebih interaktif berkat integrasi kemampuan telekinetik yang ditingkatkan.

Pengalaman Bermain dan Teknis

Dylan dalam misi investigasi FBC

Secara teknis, CONTROL Resonant menunjukkan optimasi yang sangat baik pada konsol generasi saat ini. Penggunaan teknologi Enhanced PSSR pada PlayStation 5 Pro memberikan kejelasan visual yang tajam, terutama pada detail efek partikel saat pertempuran berlangsung. Estetika visual yang ditampilkan berhasil menangkap kesan “di atas normal” yang disematkan, memberikan nuansa surealis yang konsisten dengan gaya penyutradaraan Remedy.

Gunakan mode grafis Quality untuk mendapatkan pengalaman visual terbaik, namun pastikan untuk menyesuaikan pengaturan kamera jika Anda merasa pergerakan karakter terlalu cepat selama pertarungan intens.

Perlu diingat bahwa meskipun game ini bisa dimainkan secara terpisah, pemahaman mengenai latar belakang seri pertama akan memberikan apresiasi yang jauh lebih dalam terhadap elemen cerita yang disajikan.

Pertanyaan Umum

Apakah saya perlu memainkan seri pertama untuk mengerti ceritanya?

Tidak wajib. Remedy telah menyertakan fitur Story Recap yang merangkum peristiwa penting dari game pertama, sehingga pemain baru tetap dapat mengikuti alur cerita utama dengan nyaman.

Apa perbedaan utama antara CONTROL dan CONTROL Resonant?

Perbedaan paling signifikan terletak pada genre dan mekanik utamanya; jika seri pertama adalah action shooter linear, maka Resonant mengusung konsep action RPG open-world dengan fokus yang lebih besar pada pertarungan melee.

Bagaimana performa game ini di konsol?

Game ini berjalan sangat optimal di PlayStation 5 Pro dengan dukungan fitur Enhanced PSSR yang memastikan kualitas visual tetap stabil dan tajam bahkan pada mode grafis Quality.Review CONTROL Resonant: Analisis Mendalam Kualitas Gameplay

Ringkasan

CONTROL Resonant adalah sekuel ambisius dari Remedy Entertainment yang mentransformasi formula seri pertamanya menjadi game action RPG berlatar open-world dengan fokus utama pada pertarungan jarak dekat (melee). Melalui narasi yang menghubungkan semesta Remedy dengan seri Alan Wake, pemain berperan sebagai Dylan, karakter kunci yang bertugas menavigasi kekacauan supranatural di kota Manhattan setelah hilangnya Direktur FBC, Jesse.

Game ini memperkenalkan senjata Aberrant yang fleksibel dan sistem RPG mendalam, memungkinkan pemain menyesuaikan gaya bertarung melalui skill tree dan kemampuan telekinetik yang ditingkatkan. Berdasarkan pengujian pada PlayStation 5 Pro, judul ini menunjukkan performa teknis yang solid dengan dukungan fitur Enhanced PSSR yang menjamin stabilitas visual tinggi, serta menyertakan fitur Story Recap bagi pemain baru agar tetap memahami kompleksitas cerita tanpa harus menamatkan game pendahulunya.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tantangan Teknis Membuat Tombol Darurat untuk Mematikan AI
Redmi 17 Resmi Meluncur: Baterai 7.500 mAh & Lampu RGB, Rp2 Jutaan
Metode Belajar Bahasa Inggris: Bercerita dan Eksplorasi Alam
Rekomendasi 5 HP Motorola Terbaik 2026 Sesuai Budget
5 Rekomendasi Tablet Terbaik Harga 3 Jutaan Pengganti Laptop 2026
Iran dan China Buat Kampanye Pengaruh AI Otonom Pertama
Bos Anthropic Ungkap Bahaya AI dan Urgensi Tindakan Nyata
5 Laptop Terbaik untuk Programmer 2026 dan Spesifikasinya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:59 WIB

Tantangan Teknis Membuat Tombol Darurat untuk Mematikan AI

Sabtu, 19 September 2026 - 18:47 WIB

Redmi 17 Resmi Meluncur: Baterai 7.500 mAh & Lampu RGB, Rp2 Jutaan

Sabtu, 19 September 2026 - 18:18 WIB

Metode Belajar Bahasa Inggris: Bercerita dan Eksplorasi Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 16:48 WIB

Rekomendasi 5 HP Motorola Terbaik 2026 Sesuai Budget

Sabtu, 19 September 2026 - 14:03 WIB

5 Rekomendasi Tablet Terbaik Harga 3 Jutaan Pengganti Laptop 2026

Berita Terbaru

Politik

Komitmen Prabowo Wujudkan Indonesia Sejahtera Bebas Stunting

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:55 WIB

Pemprov DKI Jakarta melakukan aksi pemadaman lampu selama 60 menit di berbagai titik strategis ibu kota.

Politik

Pemprov DKI Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit Malam Ini

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:42 WIB

error: Content is protected !!