Puskesmas Cimanggung Beroperasi 2027, Bupati Sumedang Tinjau Progres

- Penulis

Selasa, 22 September 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau proyek pembangunan UPTD Puskesmas Cimanggung.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau lokasi pembangunan Puskesmas Cimanggung yang ditargetkan beroperasi pada 2027.

Redaksiku.com – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, secara resmi menargetkan pembangunan Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas Cimanggung dapat rampung dan mulai beroperasi sepenuhnya pada awal tahun depan, tepatnya tanggal 1 Januari 2027.

Progres Pembangunan dan Instruksi Ketat untuk Dinas Terkait

Harapan besar tersebut disampaikannya langsung ketika ia melakukan peninjauan ke lokasi proyek pembangunan fasilitas kesehatan tersebut pada hari Senin, 21 September 2026. Dalam kunjungan lapangan itu, ia meminta agar seluruh pihak yang terlibat bekerja secara maksimal demi mengejar tenggat waktu yang telah ditetapkan tanpa mengorbankan standar mutu.

Pemerintah Kabupaten Sumedang memberikan perhatian penuh terhadap proyek infrastruktur kesehatan ini mengingat perannya yang vital bagi warga setempat. Koordinasi lintas instansi terus digalakkan agar segala hambatan teknis di lapangan dapat segera teratasi dengan cepat dan efisien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum diinstruksikan untuk memastikan seluruh proses konstruksi berjalan tepat waktu.
  • Pelaksana proyek disarankan menambah jumlah sumber daya manusia serta memastikan ketersediaan material jika diperlukan adanya percepatan pengerjaan.
  • Pihak kontraktor diminta untuk tidak hanya mengejar kecepatan, melainkan wajib menjaga mutu bangunan agar kokoh dan tahan lama.

Pembangunan fasilitas kesehatan baru ini berdiri di atas lahan seluas 2.752 meter persegi dengan rancangan bangunan dua lantai.

Kesiapan Infrastruktur Pendukung dan Keselamatan Lalu Lintas

Mengingat lokasi puskesmas yang berdiri di area turunan Jalan Cimanggung yang dikenal cukup rawan, bupati memberikan atensi khusus pada sektor keselamatan berlalu lintas. Pengaturan arus kendaraan dan kelengkapan fasilitas jalan menjadi salah satu prioritas utama sebelum fasilitas kesehatan ini dibuka untuk umum.

Dinas Perhubungan diminta untuk segera melengkapi kawasan sekitar dengan fasilitas penyeberangan yang memadai serta lampu peringatan. Langkah ini krusial demi meminimalisasi potensi kecelakaan mengingat volume kendaraan di jalur tersebut kerap cukup padat pada jam-jam tertentu.

Lokasi puskesmas berada di jalur turunan yang rawan sehingga membutuhkan rekayasa lalu lintas yang matang demi keselamatan pasien dan tenaga medis.

Penertiban Lingkungan dan Sterilisasi Jalur dari Pedagang Kaki Lima

Selain aspek fisik bangunan dan rekayasa lalu lintas, pemerintah daerah juga memikirkan ketertiban lingkungan sekitar demi kenyamanan bersama. Satuan Polisi Pamong Praja bersama pihak kepolisian dipersiapkan untuk mengamankan jalur keluar-masuk kendaraan operasional kesehatan.

Langkah preventif juga langsung diterapkan terkait keberadaan pedagang di sekitar lokasi proyek pembangunan. Sterilisasi kawasan dari aktivitas komersial liar ini dinilai penting untuk mencegah kesemrawutan dan potensi kemacetan di masa mendatang.

Luas lantai pertama fasilitas kesehatan ini mencapai 546,10 meter persegi, sementara lantai kedua seluas 491,40 meter persegi, yang dirancang untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Rencana Pengembangan Fasilitas Kesehatan Lanjutan

Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Cimanggung dan sekitarnya. Kehadiran gedung baru ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan akses layanan kesehatan yang lebih representatif dan nyaman.

Pada tahap berikutnya, pemenuhan fasilitas penunjang medis maupun nonmedis akan terus dikebut sesuai dengan tahapan anggaran daerah. Perencanaan yang matang ini mencakup pula pembangunan fasilitas rawat inap pada tahun anggaran berikutnya demi memberikan layanan yang komprehensif.

Pertanyaan Umum

Kapan Puskesmas Cimanggung ditargetkan mulai beroperasi?

Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas Cimanggung ditargetkan mulai fungsional dan beroperasi pada 1 Januari 2027.

Di mana lokasi pembangunan Puskesmas Cimanggung?

Fasilitas kesehatan ini berlokasi di Jalan Parakanmuncang, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, di atas lahan seluas 2.752 meter persegi.

Apa saja perhatian khusus pemerintah daerah terhadap lokasi puskesmas?

Pemerintah memperhatikan aspek keselamatan lalu lintas mengingat lokasi berada di area turunan yang rawan, serta instruksi sterilisasi jalur dari pedagang kaki lima untuk mencegah kemacetan.

Ringkasan

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, secara resmi menargetkan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Cimanggung untuk mulai beroperasi penuh pada 1 Januari 2027. Berdasarkan peninjauan lapangan pada 21 September 2026, pembangunan fasilitas kesehatan dua lantai ini menempati lahan seluas 2.752 meter persegi di Desa Sindanggalih. Pemerintah daerah menginstruksikan percepatan pengerjaan kepada dinas terkait dengan penekanan ketat pada standar mutu bangunan agar fasilitas tersebut dapat segera menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Cimanggung.

Selain fokus pada konstruksi fisik, pemerintah daerah memberikan atensi khusus pada aspek keselamatan lalu lintas karena lokasi puskesmas berada di jalur turunan yang rawan kecelakaan. Langkah mitigasi mencakup penyediaan fasilitas penyeberangan, lampu peringatan, serta sterilisasi area dari pedagang kaki lima guna memastikan kelancaran akses kendaraan medis. Rencana pengembangan selanjutnya juga mencakup penambahan fasilitas rawat inap pada tahun anggaran berikutnya untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif dan representatif.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenkes Catat 174.694 Kasus ISPA Akibat Karhutla
Kebakaran di Kebayoran Lama, 128 Damkar Dikerahkan
Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Kemenkeu dan KSSK
Henri Subiakto Khawatir Risiko Hukum Kopdes Merah Putih
Pemprov Jatim Tingkatkan Kapasitas Dermaga Pelabuhan Ketapang
Fenomena Les Tambahan dan Refleksi Peran Guru
Anggi Fauzi Pimpin DPD GMNI Jabar 2026–2028
Bea Cukai Surabaya Bongkar Penyelundupan Beras dan Garam Senilai Rp7,8 Miliar

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:18 WIB

Kemenkes Catat 174.694 Kasus ISPA Akibat Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 14:38 WIB

Kebakaran di Kebayoran Lama, 128 Damkar Dikerahkan

Rabu, 23 September 2026 - 14:28 WIB

Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Kemenkeu dan KSSK

Rabu, 23 September 2026 - 13:53 WIB

Henri Subiakto Khawatir Risiko Hukum Kopdes Merah Putih

Rabu, 23 September 2026 - 13:21 WIB

Pemprov Jatim Tingkatkan Kapasitas Dermaga Pelabuhan Ketapang

Berita Terbaru

Kementerian Kesehatan mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Politik

Kemenkes Catat 174.694 Kasus ISPA Akibat Karhutla

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:18 WIB

Pasar perangkat portabel tahun 2026 kedatangan berbagai pilihan tablet terjangkau berdesain ramping dan bezel tipis.

Teknologi

5 Tablet Terjangkau 2026 Ramping dan Bezel Tipis

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:16 WIB

Taylor Swift mencetak sejarah dengan meraih penghargaan perdana Artist-Director di ajang MTV VMA.

Life Style

Taylor Swift Raih Penghargaan Perdana Artist-Director MTV VMA

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:14 WIB

Tekanan industri hiburan dan standar tubuh superkurus memicu kekhawatiran terkait dampak buruk diet ekstrem pada kesehatan idol K-Pop.

Life Style

Dampak Buruk Diet Ekstrem pada Kesehatan Idol K-Pop

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:12 WIB

error: Content is protected !!