Profil dan Prestasi Brigjen Hengki Haryadi di Kepolisian

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen Pol Hengki Haryadi dalam pakaian dinas kepolisian Indonesia

Brigjen Pol Hengki Haryadi resmi mengemban amanah baru sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Redaksiku.com – Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., seorang perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dikenal luas berkat rekam jejaknya di bidang reserse dan penegakan hukum, resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Daya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026.

Rekam Jejak Pendidikan dan Awal Karier Kepolisian

Lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 16 Oktober 1974, Hengki menghabiskan masa sekolah menengahnya di SMA Taruna Nusantara angkatan 1993 atau TN 1. Perjalanan kariernya di institusi kepolisian bermula setelah ia menyelesaikan pendidikannya di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada tahun 1996.

Sejak awal penugasannya, ia akrab dengan dunia operasional dan reserse lapangan yang menuntut ketegasan serta ketelitian tinggi. Beberapa penugasan awal yang pernah ia jalani di antaranya meliputi:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pamapta II Polres Dili pada tahun 1997.
  • Kasat Lantas Polres Manatuto.
  • Kasat Reskrim Polres Tulangbawang.
  • Kasat Reskrim Poltabes Bandar Lampung.
  • Kapolsek Metro Gambir di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Pendidikan pengembangan kepolisian juga ia tempuh dengan sangat baik, mulai dari PTIK, Sespimmen pada 2010, hingga Sespimti pada 2020 di mana ia berhasil keluar sebagai lulusan terbaik.

Karier Panjang di Polda Metro Jaya dan Julukan Pemburu Preman

Nama Hengki mulai melambung dan mendapatkan perhatian publik secara luas ketika ia aktif bertugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya dengan berbagai jabatan strategis di bidang reserse kriminal. Ia bahkan kerap dijuluki sebagai pemburu preman karena keberhasilannya dalam menangani berbagai kasus kriminalitas jalanan dan kelompok premanisme di ibu kota.

Jejak kepemimpinannya di tingkat polres hingga direktorat dirintis melalui serangkaian penugasan penting yang mencakup:

  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat pada 2012.
  • Kapolres KP3 Tanjung Priok pada 2014.
  • Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya pada 2016.
  • Kapolres Metro Jakarta Barat pada 2017.
  • Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2020.
  • Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2022.

Sebelum mendapatkan promosi penugasan ke tanah Papua, ia sempat mengemban tugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri serta menjabat sebagai Wakapolda Riau selama kurang lebih delapan bulan.

Promosi Menjadi Kapolda Papua Barat Daya

Penunjukan dirinya sebagai Kapolda Papua Barat Daya merupakan bagian dari rotasi besar di tubuh Polri yang melibatkan ratusan perwira tinggi dan menengah. Berdasarkan laporan Kompas.com, mutasi ini tertuang resmi dalam telegram tertanggal 30 Agustus 2026.

Brigjen Hengki Haryadi menggantikan pejabat sebelumnya, Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru, yang dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk I Sespim Lemdiklat Polri.

Promosi ini menandai babak baru bagi jenderal bintang satu lulusan Akpol 1996 tersebut dalam memimpin wilayah hukum yang strategis di Papua Barat Daya, mengandalkan pengalaman panjangnya dalam bidang reserse dan manajemen keamanan wilayah.

Pertanyaan Umum

Kapan Brigjen Hengki Haryadi ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat Daya?

Ia ditunjuk melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 yang diterbitkan pada tanggal 30 Agustus 2026.

Apa jabatan yang diemban Hengki sebelum menjadi Kapolda Papua Barat Daya?

Sebelum menduduki posisi tersebut, ia menjabat sebagai Wakapolda Riau dan sempat bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri.

Dari akademi kepolisian angkatan berapa Brigjen Hengki Haryadi berasal?

Ia merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol tahun 1996.

Ringkasan

Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., resmi diangkat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Daya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026. Penunjukan perwira tinggi lulusan Akpol 1996 ini merupakan bagian dari rotasi besar di tubuh Polri, di mana ia menggantikan pejabat sebelumnya, Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru.

Sebelum mengemban amanah baru di Papua Barat Daya, Hengki memiliki rekam jejak karier yang panjang dan berpengalaman luas di bidang reserse kriminal, termasuk pernah menjabat sebagai Wakapolda Riau dan Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri. Namanya juga dikenal luas oleh publik saat bertugas di Polda Metro Jaya berkat keberhasilannya menangani berbagai kasus kriminalitas jalanan yang membuatnya dijuluki sebagai pemburu preman.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi di Yogya Minta Jatah Makanan Food Truck Dipatsuskan
Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut
DoorDash Sepakat Bayar Rp2 Triliun ke NYC Terkait Upah Kurir
71 Warga Blora Terserang Kusta Termasuk Anak-Anak
Dampak Ketidakpastian Subsidi Motor Listrik Menurut Periklindo dan Aismoli
BRIN Kembangkan Inovasi Pengganti LPG 3 Kg yang Lebih Hemat
Jadwal Sholat Surabaya 23 September 2026 & Niatnya
AOC Upgrade Monitor AGP327UZD dengan Tandem 2.0 WOLED

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 05:52 WIB

Polisi di Yogya Minta Jatah Makanan Food Truck Dipatsuskan

Rabu, 23 September 2026 - 05:48 WIB

Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut

Rabu, 23 September 2026 - 05:47 WIB

DoorDash Sepakat Bayar Rp2 Triliun ke NYC Terkait Upah Kurir

Rabu, 23 September 2026 - 05:43 WIB

71 Warga Blora Terserang Kusta Termasuk Anak-Anak

Rabu, 23 September 2026 - 05:34 WIB

Dampak Ketidakpastian Subsidi Motor Listrik Menurut Periklindo dan Aismoli

Berita Terbaru

Para ahli mengingatkan pentingnya antisipasi dini terhadap risiko sistemik kecerdasan buatan berkaca dari krisis global masa lalu.

United States Politics and Government

Pelajaran dari Krisis Global untuk Menghadapi Risiko Kecerdasan Buatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:51 WIB

Warga sekitar menolak kelanjutan proyek panas bumi Gunung Ungaran karena khawatir mengancam lingkungan dan sumber air.

Viral

Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:48 WIB

Dinas Kesehatan Blora mencatat 71 kasus baru kusta yang menyerang warga dewasa hingga anak-anak.

Viral

71 Warga Blora Terserang Kusta Termasuk Anak-Anak

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:43 WIB

error: Content is protected !!