Redaksiku.com – Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., seorang perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dikenal luas berkat rekam jejaknya di bidang reserse dan penegakan hukum, resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Daya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026.
Rekam Jejak Pendidikan dan Awal Karier Kepolisian
Lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 16 Oktober 1974, Hengki menghabiskan masa sekolah menengahnya di SMA Taruna Nusantara angkatan 1993 atau TN 1. Perjalanan kariernya di institusi kepolisian bermula setelah ia menyelesaikan pendidikannya di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada tahun 1996.
Sejak awal penugasannya, ia akrab dengan dunia operasional dan reserse lapangan yang menuntut ketegasan serta ketelitian tinggi. Beberapa penugasan awal yang pernah ia jalani di antaranya meliputi:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Pamapta II Polres Dili pada tahun 1997.
- Kasat Lantas Polres Manatuto.
- Kasat Reskrim Polres Tulangbawang.
- Kasat Reskrim Poltabes Bandar Lampung.
- Kapolsek Metro Gambir di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Pendidikan pengembangan kepolisian juga ia tempuh dengan sangat baik, mulai dari PTIK, Sespimmen pada 2010, hingga Sespimti pada 2020 di mana ia berhasil keluar sebagai lulusan terbaik.
Karier Panjang di Polda Metro Jaya dan Julukan Pemburu Preman
Nama Hengki mulai melambung dan mendapatkan perhatian publik secara luas ketika ia aktif bertugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya dengan berbagai jabatan strategis di bidang reserse kriminal. Ia bahkan kerap dijuluki sebagai pemburu preman karena keberhasilannya dalam menangani berbagai kasus kriminalitas jalanan dan kelompok premanisme di ibu kota.
Jejak kepemimpinannya di tingkat polres hingga direktorat dirintis melalui serangkaian penugasan penting yang mencakup:
- Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat pada 2012.
- Kapolres KP3 Tanjung Priok pada 2014.
- Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya pada 2016.
- Kapolres Metro Jakarta Barat pada 2017.
- Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2020.
- Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2022.
Sebelum mendapatkan promosi penugasan ke tanah Papua, ia sempat mengemban tugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri serta menjabat sebagai Wakapolda Riau selama kurang lebih delapan bulan.
Promosi Menjadi Kapolda Papua Barat Daya
Penunjukan dirinya sebagai Kapolda Papua Barat Daya merupakan bagian dari rotasi besar di tubuh Polri yang melibatkan ratusan perwira tinggi dan menengah. Berdasarkan laporan Kompas.com, mutasi ini tertuang resmi dalam telegram tertanggal 30 Agustus 2026.
Brigjen Hengki Haryadi menggantikan pejabat sebelumnya, Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru, yang dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk I Sespim Lemdiklat Polri.
Promosi ini menandai babak baru bagi jenderal bintang satu lulusan Akpol 1996 tersebut dalam memimpin wilayah hukum yang strategis di Papua Barat Daya, mengandalkan pengalaman panjangnya dalam bidang reserse dan manajemen keamanan wilayah.
Pertanyaan Umum
Kapan Brigjen Hengki Haryadi ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat Daya?
Ia ditunjuk melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 yang diterbitkan pada tanggal 30 Agustus 2026.
Apa jabatan yang diemban Hengki sebelum menjadi Kapolda Papua Barat Daya?
Sebelum menduduki posisi tersebut, ia menjabat sebagai Wakapolda Riau dan sempat bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri.
Dari akademi kepolisian angkatan berapa Brigjen Hengki Haryadi berasal?
Ia merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol tahun 1996.
Ringkasan
Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., resmi diangkat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Daya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026. Penunjukan perwira tinggi lulusan Akpol 1996 ini merupakan bagian dari rotasi besar di tubuh Polri, di mana ia menggantikan pejabat sebelumnya, Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru.
Sebelum mengemban amanah baru di Papua Barat Daya, Hengki memiliki rekam jejak karier yang panjang dan berpengalaman luas di bidang reserse kriminal, termasuk pernah menjabat sebagai Wakapolda Riau dan Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri. Namanya juga dikenal luas oleh publik saat bertugas di Polda Metro Jaya berkat keberhasilannya menangani berbagai kasus kriminalitas jalanan yang membuatnya dijuluki sebagai pemburu preman.






