Prabowo Tanggapi Kritikan di HUT PAN ke-28

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Tanggapi Kritikan — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada perayaan HUT ke-28 PAN di Jakarta.

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam acara Puncak Perayaan HUT ke-28 PAN di Jakarta Pusat, Jumat malam (18/9/2026).

Redaksiku.com – Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan pandangan tegas mengenai batasan antara kritik dan fitnah dalam menjalankan roda pemerintahan, saat menyampaikan pidato di hadapan ribuan kader dan simpatisan partai politik di ibu kota.

Visi Kesejahteraan dan Urgensi Gizi Anak

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto ketika menghadiri acara Puncak Perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN). Acara akbar ini diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 18 September 2026. Dalam pidatonya, ia mengawali pembahasan dengan menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya terhadap kemakmuran rakyat Indonesia.

Kepala Negara menceritakan dedikasinya sejak masa muda ketika ia pertama kali mengangkat sumpah untuk membela kedaulatan negara. Menurutnya, cita-cita utama dari kepemimpinannya adalah mewujudkan masyarakat yang hidup sejahtera tanpa ada lagi bayang-bayang kelaparan. Fokus utamanya mencakup jaminan kesehatan dasar bagi setiap keluarga dan anak-anak di tanah air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelanjutan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) ditekankan sebagai langkah krusial untuk mencegah anak-anak berangkat sekolah dalam kondisi lapar. Kekurangan gizi dinilai dapat melemahkan struktur tulang, otot, hingga sel otak, sehingga generasi muda Indonesia akan kesulitan bersaing secara global dengan bangsa lain.

“Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan, tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah, tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain, saya tidak ingin melihat itu.”

— Prabowo Subianto

Pandangan Terhadap Pakar dan Batasan Kritik

Di tengah pemaparan program kerjanya, arah pidato beralih pada sorotan tajam terhadap para pakar dan pengamat yang kerap melontarkan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah. Prabowo menyatakan bahwa dirinya tidak menutup diri terhadap kritik yang membangun, namun ia memberikan garis pemisah yang tegas apabila evaluasi tersebut telah bergeser menjadi tudingan tanpa dasar.

Pemerintah menilai bahwa sebagian pandangan dari kalangan akademisi kerap melampaui batas objektif dan berubah menjadi bentuk fitnah yang merugikan sistem kenegaraan.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengaitkan isu moralitas penyampaian pendapat dengan nilai-nilai keagamaan. Merujuk pada pemahaman teologis, ia mengingatkan bahwa tindakan menyebarkan fitnah memiliki dampak destruktif yang sangat besar bagi keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

  • Pemerintah menegaskan pentingnya menjaga objektivitas dalam setiap diskursus publik agar tidak mencederai fakta yang ada.
  • Kalangan akademisi dan cendekiawan diminta untuk senantiasa memegang teguh prinsip kejujuran intelektual dalam menyampaikan analisis.
  • Sikap pemaaf tetap dikedepankan apabila pihak-pihak tertentu menyadari kekeliruan dalam narasi yang mereka sebarkan kepada publik.

Tuntutan Kejujuran Intelektual bagi Cendekiawan

Menutup rangkaian pesannya kepada para intelektual, mantan Menteri Pertahanan ini menekankan bahwa kepakaran yang dimiliki seseorang harus senantiasa dilandasi oleh integritas moral. Kejujuran intelektual atau intellectual honesty menjadi fondasi penting agar pandangan yang diberikan benar-benar berorientasi pada kepentingan nasional yang luas.

Meskipun melontarkan kritik keras terhadap gaya sebagian pengamat, pihak Istana melalui narasi tersebut tetap membuka ruang komunikasi bagi siapa saja yang ingin memberikan masukan konstruktif. Namun, penekanan utama tetap diletakkan pada pentingnya akurasi data dan niat baik demi menjaga stabilitas politik serta kemajuan pembangunan nasional secara keseluruhan.

Pertanyaan Umum

Bagaimana pandangan Presiden terhadap kritik kebijakan?

Pemerintah menyatakan terbuka terhadap kritik yang objektif, namun menolak keras pandangan yang dinilai telah berubah menjadi fitnah dan merusak sistem pemerintahan.

Kapan pidato tersebut disampaikan?

Pernyataan tersebut disampaikan pada acara Puncak Perayaan HUT ke-28 PAN di JCC Senayan, Jakarta, pada hari Jumat, 18 September 2026.

Apa pesan utama bagi para akademisi?

Para cendekiawan dan pakar diingatkan untuk selalu mengedepankan kejujuran intelektual serta objektivitas dalam menyampaikan pandangan kepada publik.

Ringkasan

Dalam pidatonya pada Puncak Perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, pada 18 September 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan batasan tegas antara kritik membangun dan fitnah dalam menjalankan pemerintahan.

Kepala Negara juga menekankan komitmen jangka panjangnya terhadap kesejahteraan rakyat, termasuk pencegahan stunting dan kelaparan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi memastikan generasi muda Indonesia mampu bersaing secara global.

Selain itu, Presiden mengingatkan para pakar dan cendekiawan untuk mengedepankan integritas moral dan kejujuran intelektual (intellectual honesty) dalam menyampaikan analisis agar tetap berorientasi pada kepentingan nasional yang luas.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lexus Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
Indonesia Terima Bantuan Malaysia untuk Padamkan Kebakaran Hutan
Zulhas Kelakar ke Prabowo di HUT PAN, Sebut Cak Imin Pikir-pikir Capres
Satelit Ungkap 11,3 Triliun Ton Es Greenland-Antartika Susut
Samsung Luncurkan One UI 9 untuk Galaxy S26 dengan Fitur AI
Harga Perak dan Emas Antam Naik pada Sabtu 19 September 2026
Puluhan Siswa SD di Deli Serdang Keracunan Usai Santap MBG
Pemkab Pati Bersiap Tetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:19 WIB

Lexus Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 11:15 WIB

Prabowo Tanggapi Kritikan di HUT PAN ke-28

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Zulhas Kelakar ke Prabowo di HUT PAN, Sebut Cak Imin Pikir-pikir Capres

Sabtu, 19 September 2026 - 10:54 WIB

Satelit Ungkap 11,3 Triliun Ton Es Greenland-Antartika Susut

Sabtu, 19 September 2026 - 10:53 WIB

Samsung Luncurkan One UI 9 untuk Galaxy S26 dengan Fitur AI

Berita Terbaru

Lexus Indonesia mencatatkan lonjakan pemesanan kendaraan yang melampaui target pada pameran GIIAS 2026 di Jakarta.

Viral

Lexus Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:19 WIB

Pekan pertengahan September menghadirkan berbagai rilis film fisik dalam format 4K UHD dan Blu-Ray bagi para kolektor.

Hiburan

Panduan Rilis Media Fisik Pekan 15 September

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:17 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam acara Puncak Perayaan HUT ke-28 PAN di Jakarta Pusat, Jumat malam (18/9/2026).

Viral

Prabowo Tanggapi Kritikan di HUT PAN ke-28

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:15 WIB

Samuel Wilkeson Jr. menjalankan tugas ganda sebagai jurnalis perang sekaligus ayah yang mencari putranya di medan Gettysburg.

Civil War (US) (1861-65)

Kisah Jurnalis Meliput Gettysburg dan Mencari Putranya

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:10 WIB

error: Content is protected !!