Polisi Tegaskan Foto Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Medsos Merupakan Hasil AI

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Tegaskan Foto Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Medsos Merupakan Hasil AI

Polisi Tegaskan Foto Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Medsos Merupakan Hasil AI

Redaksiku.com – Pihak kepolisian menegaskan bahwa gambar wajah yang beredar di media sosial dan diklaim sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan.

Informasi tersebut disampaikan oleh jajaran kepolisian setelah gambar tersebut viral dan menimbulkan spekulasi luas di kalangan warganet.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan bahwa gambar yang beredar tersebut tidak berasal dari bukti resmi penyelidikan. Ia menjelaskan bahwa foto yang ramai dibagikan di berbagai platform digital merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi artificial intelligence (AI).

Menurut Budi, pihak kepolisian telah memantau perkembangan informasi di ruang digital, termasuk unggahan yang menampilkan tangkapan layar CCTV yang diklaim menunjukkan dua orang terduga pelaku. Namun setelah dilakukan penelusuran awal, gambar tersebut diyakini bukan merupakan rekaman asli dari kamera pengawas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Pastikan Foto Viral Bukan Bukti Asli

Dalam keterangannya kepada media, Budi Hermanto menjelaskan bahwa pihak kepolisian menemukan adanya gambar yang memperlihatkan dua sosok yang disebut sebagai pelaku penyiraman air keras. Gambar tersebut tersebar luas di media sosial dan memicu berbagai spekulasi mengenai identitas pelaku.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa gambar tersebut tidak dapat dijadikan sebagai acuan dalam proses penyelidikan. Berdasarkan analisis awal, foto tersebut diduga merupakan hasil manipulasi berbasis teknologi kecerdasan buatan.

Kami melihat adanya perkembangan informasi di lapangan maupun di media sosial terkait gambar yang disebut berasal dari tangkapan CCTV. Namun kami meyakini bahwa gambar tersebut merupakan hasil AI, ujar Budi dalam pernyataan resminya, Minggu (15/3/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa beredarnya gambar tersebut berpotensi menyesatkan proses penyelidikan yang saat ini masih berlangsung.

Dugaan Upaya Mengganggu Proses Penyelidikan

Selain menegaskan bahwa foto tersebut tidak autentik, pihak kepolisian juga tidak menutup kemungkinan bahwa penyebaran gambar tersebut merupakan upaya tertentu untuk mengganggu proses penyelidikan.

Budi menyebutkan bahwa informasi yang tidak akurat dapat mengalihkan perhatian publik maupun penyidik dari fakta-fakta yang sebenarnya sedang dikumpulkan oleh aparat penegak hukum.

Dalam situasi seperti ini, penyebaran informasi yang tidak diverifikasi berpotensi menimbulkan kebingungan di masyarakat serta memperumit proses pengungkapan kasus.

Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan kasus kriminal yang masih dalam tahap penyelidikan.

POLISI TEGASKAN FOTO TERDUGA PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS AKTIVIS KONTRAS DI MEDSOS MERUPAKAN HASIL AI
Polisi Tegaskan Foto Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Medsos Merupakan Hasil AI

Imbauan kepada Masyarakat Agar Bijak Bermedia Sosial

Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial. Budi Hermanto menekankan bahwa penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat berdampak negatif terhadap jalannya penyelidikan.

Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai atau menyebarkan gambar maupun informasi yang belum dipastikan kebenarannya oleh aparat berwenang.

Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial agar proses penyelidikan dapat berjalan dengan fokus dan tidak terganggu oleh informasi yang sengaja dibuat untuk menyesatkan, kata Budi.

Dalam era digital saat ini, teknologi kecerdasan buatan memang semakin canggih dan mampu menghasilkan gambar yang tampak realistis. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih kritis dalam menilai informasi visual yang beredar di internet.

Polisi Minta Waktu untuk Mengungkap Pelaku

Dalam kesempatan yang sama, pihak kepolisian juga meminta dukungan masyarakat agar memberikan ruang dan waktu kepada penyidik untuk bekerja secara optimal.

Menurut Budi Hermanto, proses penyelidikan membutuhkan waktu untuk mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, serta menelusuri berbagai petunjuk yang ada.

Ia memastikan bahwa aparat kepolisian akan terus berupaya mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis tersebut.

Kami memohon kepada seluruh masyarakat untuk memberikan ruang kepada penyidik agar penanganan kasus ini dapat dilakukan secara menyeluruh sehingga pelaku dapat segera ditemukan dan ditangkap, ujarnya.

Kronologi Kasus Penyiraman Air Keras

Seperti diketahui, korban dalam kasus ini adalah aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), yakni Andrie Yunus.

Peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jakarta Pusat. Saat itu, Andrie Yunus dilaporkan baru saja menghadiri sebuah kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Setelah kegiatan tersebut selesai, Andrie dalam perjalanan pulang ketika diduga diserang oleh dua orang pelaku yang menyiramkan cairan berbahaya ke arahnya.

Insiden tersebut langsung mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, terutama komunitas pegiat hak asasi manusia dan masyarakat sipil.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terbaru! Gaji PPPK Sekolah Rakyat 2026 Lengkap Semua Golongan, Ada yang Tembus Rp7 Juta
Cara Membuat SIM Digital dari Rumah dengan Mudah, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
Jarang Diketahui, Ini Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan untuk Menyambut Tahun Baru Islam
Polisi Barru Cek Pangkalan LPG, Temukan Fakta Tak Terduga
Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan Usai Diduga Pesta Miras di Kantor Kelurahan, Ini Kronologinya
Aset Eddy Tansil Rp51,6 Miliar Kembali Disorot, Kejagung Serahkan Rp1,029 Triliun ke Kemenkeu
Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Lengkap untuk Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H
Kapan Waktu Terbaik untuk Beli Saham agar Profit Maksimal? Cari Tahu di Sini

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:20 WIB

Terbaru! Gaji PPPK Sekolah Rakyat 2026 Lengkap Semua Golongan, Ada yang Tembus Rp7 Juta

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:17 WIB

Cara Membuat SIM Digital dari Rumah dengan Mudah, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:09 WIB

Jarang Diketahui, Ini Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan untuk Menyambut Tahun Baru Islam

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:26 WIB

Polisi Barru Cek Pangkalan LPG, Temukan Fakta Tak Terduga

Senin, 15 Juni 2026 - 15:34 WIB

Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan Usai Diduga Pesta Miras di Kantor Kelurahan, Ini Kronologinya

Berita Terbaru

Polisi Cek Distribusi LPG, Lonjakan Hajatan Dorong Permintaan Gas Melon

Viral

Polisi Barru Cek Pangkalan LPG, Temukan Fakta Tak Terduga

Selasa, 16 Jun 2026 - 06:26 WIB

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBETlivetotobetmainzeuslivetotobetmainzeusbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dlivetotobet WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/https://spidercarts.com/shop/misa66livetotobet
Dilindungi Oleh
Shield Security