Pelatihan Guru Inovatif dan Parenting di Bojonegoro Perkuat Karakter

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan Pelatihan Guru Inovatif dan Parenting yang dihadiri ratusan peserta di Aula BMT NU Ngasem, Bojonegoro.

IGSBB Bojonegoro menggelar pelatihan guru inovatif dan parenting untuk memperkuat pendidikan karakter anak pada 14–15 Mei 2026.

Redaksiku.com – IGSBB Kabupaten Bojonegoro sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Guru Inovatif dan Parenting Orang Tua pada tanggal 14–15 Mei 2026 yang bertempat di Aula BMT NU Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Acara ini dihadiri oleh 298 peserta yang terdiri dari para guru PAUD, SD, MI, serta orang tua murid yang datang dari Bojonegoro, Tuban, dan berbagai wilayah di sekitarnya.

Pelatihan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi strategis antara guru di sekolah dan orang tua di rumah guna memperkuat pendidikan karakter anak. Di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin kompleks, sinergi antara rumah dan institusi pendidikan menjadi fondasi yang sangat krusial.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama sinergis dari berbagai organisasi profesi pendidikan di daerah. Beberapa organisasi yang terlibat aktif meliputi IGTKI Kabupaten Bojonegoro, HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro, IGABA Kabupaten Bojonegoro, serta IGSBB Bojonegoro.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumentasi IHF — Foto Bersama Seluruh Peserta Bersama Tamu Undangan Saat Pembukaan

Sinergi Sekolah dan Keluarga dalam Menghadapi Degradasi Moral

Dalam sambutannya saat membuka acara, Drs. Ec. M. Anwar Mukhtadlo, M.Si. menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya pelatihan yang melibatkan guru dan orang tua secara bersamaan. Menurutnya, pembinaan karakter anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara tenaga pendidik dan keluarga.

Beliau menyoroti berbagai fenomena degradasi moral di kalangan generasi muda yang kian mengkhawatirkan saat ini. Tantangan tersebut mulai dari minimnya keterlibatan pemuda di tempat ibadah, masifnya pengaruh negatif budaya digital melalui gawai, hingga pola konsumsi makanan yang kurang sehat bagi tumbuh kembang anak.

Dari sisi akademis dan pedagogis, pendekatan Deep Learning dinilai dapat menjadi salah satu solusi efektif untuk memperkuat pendidikan karakter di ruang kelas. Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya keteladanan orang tua di rumah, termasuk memastikan rezeki yang diberikan kepada keluarga berasal dari sumber yang halal karena diyakini berdampak langsung pada perilaku anak.

Peran Penting Guru dan Orang Tua di Era Digital

Sementara itu, Ketua IGSBB Kabupaten Bojonegoro, Nur Mazida, M.Pd., memaparkan bahwa tantangan menjadi orang tua dan pendidik di era digital saat ini semakin berat. Arus informasi yang begitu deras dan mudah diakses anak melalui gawai sering kali membuat mereka mudah terdistraksi serta mengalami penurunan daya konsentrasi belajar.

Perkembangan teknologi telah mengubah lanskap dunia kerja dan sistem pendidikan secara drastis. Oleh karena itu, para guru tidak lagi bisa mendampingi siswa dengan menggunakan metode atau pendekatan konvensional yang sama seperti masa lalu.

Penanaman karakter, rasa empati, pola pikir berkembang, dan pendekatan pembelajaran humanis menjadi modal utama agar generasi muda mampu bertahan di era modern.

“Kolaborasi dan sinergitas pendidikan di tingkat PAUD, SD, dan MI menjadi hal utama untuk mendukung lahirnya generasi emas Indonesia,” ungkapnya saat memberikan pemaparan materi di hadapan ratusan peserta.

Pelatihan Guru Inovatif dan Parenting di Bojonegoro Perkuat Karakter

Dokumentasi IHF — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Drs. Ec. M. Anwar Mukhtadlo, M.Si (kanan) dan Ketua IGSBB Bojonegoro, Nur Mazida, M.Pd. (kiri) Menyampaikan Sambutan.Pelatihan Guru Inovatif dan Parenting di Bojonegoro Perkuat Karakter

Dukungan Luas dari Berbagai Institusi Pendidikan

Kesuksesan acara ini juga didukung oleh kehadiran sejumlah tamu undangan penting dari berbagai institusi dan organisasi profesi pendidikan tinggi maupun daerah. Kehadiran para akademisi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan mutu pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar.

Beberapa tokoh dan perwakilan institusi yang hadir dalam kegiatan tersebut meliputi:

  • Ketua Prodi PIAUD UNUGIRI Bojonegoro yang turut memantau perkembangan inovasi pembelajaran anak usia dini.
  • Ketua Prodi PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro yang memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kapasitas guru.
  • Ketua Prodi PIAUD STIT Al Muhammad Cepu yang hadir memperkuatjejaring kolaborasi antarlembaga pendidikan.
  • Ketua IPPAQI Bojonegoro serta perwakilan organisasi profesi pendidikan lainnya di wilayah sekitar.

Respons Positif dan Kesan Peserta Pelatihan

Para peserta yang hadir memberikan tanggapan yang sangat antusias dan positif terhadap seluruh rangkaian materi yang disajikan selama dua hari tersebut. Mereka merasa mendapatkan sudut pandang baru dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan saat ini.

Muh Abdul Rouf, salah seorang peserta pelatihan, mengaku memperoleh banyak wawasan berharga terkait inovasi pembelajaran modern di kelas. “Alhamdulillah kami mendapatkan banyak ilmu dan banyak inovasi dalam pembelajaran. Pelatihan ini recommended untuk guru SD agar lebih profesional dalam melaksanakan profesinya,” ujarnya.

Kesan serupa disampaikan oleh Peni Purwaningsih yang merasa mendapatkan pencerahan baru mengenai pentingnya membangun pola pikir berkembang serta penerapan program pembelajaran holistik berbasis karakter. Peserta lain, Isnaeni Nurazizah Safitri, menilai suasana penyampaian materi berlangsung sangat kondusif, interaktif, dan menyenangkan sehingga peserta dapat mengikuti seluruh sesi pelatihan tanpa merasa jenuh.

Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, para guru dan orang tua diharapkan mampu membangun komunikasi serta kolaborasi yang jauh lebih erat dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Langkah nyata ini diyakini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif bagi terbentuknya generasi bangsa yang berkarakter kuat, memiliki rasa empati tinggi, dan siap menghadapi berbagai tantangan zaman di masa depan.

Penulis: Ari Saptarini

Pertanyaan Umum

Apa tujuan utama dari penyelenggaraan pelatihan ini?

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara guru di sekolah dan orang tua di rumah dalam membimbing serta mendidik karakter anak di tengah tantangan era digital dan perubahan sosial.

Siapa saja pihak yang mengikuti kegiatan di Bojonegoro ini?

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 298 peserta yang terdiri dari guru PAUD, SD, MI, serta para orang tua murid yang berasal dari wilayah Bojonegoro, Tuban, dan daerah sekitarnya.

Kapan dan di mana acara pelatihan tersebut dilangsungkan?

Pelatihan Guru Inovatif dan Parenting Orang Tua ini diselenggarakan selama dua hari pada tanggal 14–15 Mei 2026 bertempat di Aula BMT NU Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.Pelatihan Guru Inovatif dan Parenting di Bojonegoro Perkuat Karakter

Ringkasan

Pelatihan Guru Inovatif dan Parenting yang diadakan di Bojonegoro pada 14–15 Mei 2026 melibatkan 298 guru serta orang tua untuk memperkuat sinergi pendidikan karakter anak. Kegiatan ini fokus pada penerapan metode pembelajaran humanis dan kolaborasi rumah-sekolah guna menghadapi tantangan era digital.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahaya Abu Vulkanik bagi Mesin Pesawat dan Penerbangan
Bahaya Gas SO2 Anak Krakatau di Jabodetabek Ini Penjelasannya
Tanggapan Kejagung soal Isu Aliran Uang Rp 40 Miliar
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang
Chandra Asri Pastikan Operasional Aman di Tengah Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Dugaan Anggota DPRD Bengkulu Vinna Terima Mobil Mewah dari KPK
Menteri HAM Desak Kasasi Kasus TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:56 WIB

Bahaya Abu Vulkanik bagi Mesin Pesawat dan Penerbangan

Selasa, 8 September 2026 - 04:40 WIB

Bahaya Gas SO2 Anak Krakatau di Jabodetabek Ini Penjelasannya

Selasa, 8 September 2026 - 03:01 WIB

Tanggapan Kejagung soal Isu Aliran Uang Rp 40 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang

Berita Terbaru

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) siap memperluas ekspansi bisnis melalui peluang sektor FWA dan spektrum frekuensi baru.

Teknologi

Strategi TOWR Hadapi Peluang Ekspansi Bisnis FWA Telekomunikasi

Selasa, 8 Sep 2026 - 11:30 WIB

PT Merdeka Battery Materials Tbk mengkaji rencana penerbitan depositary receipts di Bursa Efek Hong Kong.

Keuangan

MBMA Pertimbangkan Jual Saham di Bursa Hong Kong

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:30 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sering merasa pusing mengelola keuangan negara selama satu tahun menjabat.

Politik

Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Akui Pusing Hampir Setiap Hari

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:10 WIB

Kylian Mbappe dijagokan meraih Ballon d'Or usai menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026.

Sepak Bola

Peluang Kylian Mbappe Raih Ballon d’Or Usai Piala Dunia 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:54 WIB