Keluarga Pasien Paksa Dokter Lepas Masker Akhirnya Minta Maaf, RSUD Sekayu Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga Pasien Paksa Dokter Lepas Masker Akhirnya Minta Maaf, RSUD Sekayu Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan

Keluarga Pasien Paksa Dokter Lepas Masker Akhirnya Minta Maaf, RSUD Sekayu Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan

Redaksiku.com – Kasus viral yang melibatkan keluarga pasien dan seorang dokter di RSUD Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, akhirnya memasuki babak baru.

Sekretaris Daerah Muba, Apriyadi, turun langsung memediasi kedua belah pihak, dengan harapan mencari titik tengah agar persoalan bisa diselesaikan secara baik-baik.

Namun, meskipun sudah ada mediasi, ternyata belum tercapai kata damai. Keluarga pasien memang telah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak dokter, tetapi proses hukum yang sedang berjalan dipastikan tidak akan dihentikan.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumatera Selatan, dr. Abla Chanie, menegaskan bahwa pihaknya tetap konsisten membawa kasus ini ke ranah hukum. Ya, kemarin memang ada mediasi yang difasilitasi Pemkab Muba. Tapi hasilnya, tidak ada kesepakatan damai. Kami sudah memutuskan menempuh jalur hukum, jelasnya, Kamis (14/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan Resmi ke Pihak Kepolisian

dr. Abla menjelaskan bahwa dokter Syahpri Putra Wangsa, yang menjadi korban pemaksaan untuk membuka masker saat sedang bertugas, sudah secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Musi Banyuasin. Laporan itu juga didampingi oleh sejumlah pengurus IDI setempat.

Turut hadir dalam pelaporan tersebut, dr. Zwesty Wisma Devi selaku Ketua Badan Hukum Pembelaan dan Pembinaan Anggota (BHP2A) IDI Cabang Muba, serta dr. Muhammad Agung Wijaya yang menjabat sebagai Ketua Bidang Publikasi IDI Muba. Ketiga dokter ini bersama-sama memastikan laporan disampaikan dengan detail dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kemarin laporan sudah kami masukkan dan diterima oleh Polres Musi Banyuasin. Sekarang tinggal menunggu proses penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian, kata dr. Abla.

Komitmen IDI Mengawal Kasus

Pihak IDI Sumatera Selatan menegaskan komitmen penuh untuk mengawal jalannya proses hukum hingga tuntas. Menurut dr. Abla, kasus ini bukan hanya soal satu insiden semata, tapi juga menjadi pembelajaran penting untuk melindungi tenaga medis dari tindakan yang mengganggu tugas mereka.

Ini bukan sekadar membela individu, tapi membela profesi dan hak tenaga medis untuk bekerja dalam kondisi aman. Kami akan dampingi korban sampai proses ini selesai, tegasnya.

dr. Abla menambahkan bahwa tindakan keluarga pasien yang memaksa dokter melepas masker saat bertugas adalah bentuk pelanggaran yang tidak bisa dibiarkan. Terlebih lagi, masker merupakan salah satu alat pelindung diri yang wajib digunakan oleh tenaga kesehatan, bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga pasien dari potensi penularan penyakit.

Keluarga Pasien Paksa Dokter Lepas Masker Akhirnya Minta Maaf, RSUD Sekayu Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan
Keluarga Pasien Paksa Dokter Lepas Masker Akhirnya Minta Maaf, RSUD Sekayu Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden ini terjadi saat dokter Syahpri tengah memberikan pelayanan medis kepada seorang pasien di RSUD Sekayu. Keluarga pasien kemudian mendesak agar sang dokter melepaskan masker dengan alasan ingin melihat wajahnya secara langsung.

Permintaan itu ditolak oleh dokter Syahpri karena bertentangan dengan prosedur keamanan dan kesehatan yang berlaku di rumah sakit. Namun, penolakan tersebut justru memicu kemarahan keluarga pasien, hingga terjadi adu argumen yang berujung pada pemaksaan.

Momen tersebut sempat menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Banyak warganet yang memberikan dukungan kepada dokter Syahpri, sekaligus mengecam tindakan tidak pantas dari keluarga pasien tersebut.

Upaya Damai yang Gagal

Setelah kejadian menjadi ramai dibicarakan, Pemkab Muba berinisiatif memanggil kedua belah pihak untuk duduk bersama. Sekda Muba, Apriyadi, memimpin jalannya mediasi yang diharapkan bisa meredakan ketegangan.

Keluarga pasien akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada dokter Syahpri dan pihak rumah sakit. Mereka mengaku khilaf dan menyesal atas kejadian tersebut. Meski demikian, dari pihak dokter dan IDI, keputusan tetap sama: proses hukum akan dilanjutkan.

Menurut IDI, keputusan ini diambil bukan untuk memperpanjang masalah, tetapi agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Kalau dibiarkan, bisa saja kejadian ini dianggap biasa dan berpotensi terulang. Kami ingin memberi pesan tegas bahwa tenaga medis harus dihormati, kata dr. Abla.

Reaksi Publik dan Dukungan Tenaga Medis

Kasus ini memicu reaksi luas dari masyarakat, khususnya tenaga kesehatan di berbagai daerah. Banyak dokter, perawat, dan praktisi medis yang memberikan dukungan moral untuk dokter Syahpri. Mereka menilai insiden ini mencerminkan masih kurangnya pemahaman sebagian masyarakat tentang pentingnya prosedur kesehatan yang dijalankan di rumah sakit.

Tidak sedikit juga yang mengapresiasi sikap tegas IDI yang tetap membawa masalah ini ke jalur hukum. Warganet berpendapat bahwa tindakan ini sangat penting untuk memberi efek jera kepada siapa pun yang mencoba menghalangi tenaga medis menjalankan tugasnya sesuai standar keamanan.

Pentingnya Edukasi Publik

Selain menempuh jalur hukum, IDI juga menggarisbawahi perlunya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan alat pelindung diri oleh tenaga medis. Menurut dr. Abla, kesalahpahaman seperti ini bisa dihindari jika ada pemahaman yang baik tentang protokol kesehatan.

Masker bukan sekadar penutup wajah, tapi bagian dari SOP yang harus dipatuhi. Tenaga medis sudah dilatih untuk selalu mengutamakan keselamatan pasien dan dirinya sendiri, ujarnya.

Ia berharap masyarakat bisa lebih menghargai profesi tenaga kesehatan, apalagi di situasi yang penuh tantangan seperti sekarang.

Langkah Selanjutnya

Saat ini, pihak Polres Musi Banyuasin masih memproses laporan yang diajukan oleh dokter Syahpri. Proses penyelidikan akan melibatkan pemeriksaan saksi, termasuk rekan kerja yang berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.

IDI memastikan akan terus memberikan dukungan hukum dan moral kepada korban hingga perkara ini selesai di meja hijau. Mereka juga membuka kemungkinan memberikan pendampingan psikologis, jika dibutuhkan, untuk membantu korban pulih dari tekanan mental akibat kejadian tersebut.

 

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Berita Terkait

Kondisi Terkini Cedera Blake Snell di LA Dodgers
Pistons Perpanjang Kontrak Ausar Thompson, Jalen Duren Belum Pasti
Pangdam Cenderawasih Ajak Warga dan Pelajar Pelajari Teknik BHD
Peringatan Satu Abad Gontor, Kiai Sahal Serahkan Buku ke Prabowo
Peringati Hari Malaysia 2026, Rossa Doakan Cinta dan Persatuan
85 Peneliti Unhan RI Dibekali Strategi Jurnal Internasional
Profil Dewi Gita yang Terseret Isu Andre Taulany
Prakiraan Cuaca Bandung Sabtu 19 September 2026 Menurut BMKG

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:28 WIB

Kondisi Terkini Cedera Blake Snell di LA Dodgers

Sabtu, 19 September 2026 - 18:25 WIB

Pistons Perpanjang Kontrak Ausar Thompson, Jalen Duren Belum Pasti

Sabtu, 19 September 2026 - 18:23 WIB

Pangdam Cenderawasih Ajak Warga dan Pelajar Pelajari Teknik BHD

Sabtu, 19 September 2026 - 18:20 WIB

Peringatan Satu Abad Gontor, Kiai Sahal Serahkan Buku ke Prabowo

Sabtu, 19 September 2026 - 18:16 WIB

Peringati Hari Malaysia 2026, Rossa Doakan Cinta dan Persatuan

Berita Terbaru

Nama penyanyi senior Dewi Gita mendadak menjadi sorotan publik di tengah spekulasi yang menyeret nama Andre Taulany.

Life Style

Profil Dewi Gita yang Dikaitkan dengan Rumor Andre Taulany

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB

Manajemen Los Angeles Dodgers optimis pelempar andalan mereka, Blake Snell, dapat menghindari absen panjang akibat cedera.

Viral

Kondisi Terkini Cedera Blake Snell di LA Dodgers

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:28 WIB

Dekranasda Bojonegoro menjalin kemitraan dengan Universitas Brawijaya untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal.

Kebebasan Pers

Dekranasda Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan UMKM

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:23 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang membuka pelatihan BHD dan RJP di Jayapura.

Kesehatan

Pangdam Cenderawasih Ajak Warga dan Pelajar Pelajari Teknik BHD

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:23 WIB

error: Content is protected !!