Orang Tua Ditangkap Tinggalkan Anak Makan Gummy THC untuk Nonton Bola

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gummy THC — Ilustrasi penegakan hukum dan kasus penelantaran anak di Louisiana

Sepasang suami istri di Louisiana ditangkap setelah menelantarkan anak mereka demi menonton pertandingan sepak bola.

Redaksiku.com – Sepasang suami istri di Louisiana harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dituduh menelantarkan anak kandung mereka yang masih berusia empat tahun demi menonton pertandingan sepak bola. Kasus ini mencuat ke publik setelah aparat penegak hukum setempat menerima laporan mengenai seorang anak kecil yang tidak sengaja menelan produk ganja edibel dan ditinggalkan seorang diri di dalam rumah selama berjam-jam tanpa pengawasan orang dewasa yang memadai.

Peristiwa memilukan tersebut melibatkan Mary Cormier dan David Butt, yang kini resmi menghadapi sejumlah tuntutan hukum serius akibat kelalaian mereka. Berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian setempat pada Kamis, 17 September 2026, kedua orang tua ini diduga sengaja membiarkan balita mereka di rumah dalam kondisi yang sangat membahayakan keselamatan jiwa sang anak.

Anak berusia empat tahun tersebut ditinggalkan tanpa pengawasan selama delapan jam penuh setelah tidak sengaja mengonsumsi permen gummy yang mengandung THC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian bermula ketika pasangan tersebut bersiap untuk menghadiri pertandingan kandang tim Louisiana State University di stadion lokal. Alih-alih memastikan keselamatan anak mereka atau mencari pengasuh yang kompeten, mereka justru memilih untuk pergi meninggalkan rumah dan menikmati atmosfer pertandingan olahraga yang meriah tersebut.

Selama ditinggalkan pergi oleh kedua orang tuanya, balita malang itu menemukan dan memakan permen gummy yang mengandung zat tetrahydrocannabinol atau THC. Zat tersebut merupakan senyawa aktif utama dalam ganja yang memiliki efek psikoaktif kuat, sangat berbahaya, dan bahkan berpotensi mengancam nyawa jika dikonsumsi oleh anak-anak dalam takaran tertentu.

Efek dari zat tersebut langsung bereaksi pada tubuh anak yang masih sangat kecil, menyebabkan kondisi fisik dan mentalnya menurun drastis. Ketika pihak berwenang dan petugas medis akhirnya tiba di lokasi kejadian, mereka menemukan anak tersebut dalam kondisi yang membutuhkan pertolongan medis darurat akibat keracunan zat adiktif.

Kronologi Penelantaran Anak di Louisiana

Pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan mendalam setelah menerima panggilan darurat yang melaporkan adanya dugaan keracunan pada anak di bawah umur. Dari hasil investigasi awal di tempat kejadian perkara, terungkap bahwa durasi penelantaran tersebut bukan waktu yang singkat, melainkan berlangsung hingga setengah hari penuh.

Berikut adalah beberapa fakta utama yang berhasil dihimpun oleh pihak kepolisian terkait insiden penelantaran anak ini:

  • Kedua orang tua meninggalkan rumah kediaman mereka selama delapan jam berturut-turut demi menonton pertandingan sepak bola universitas.
  • Korban merupakan seorang anak balita berusia empat tahun yang belum memahami bahaya dari produk-produk konsumsi orang dewasa.
  • Permen gummy yang mengandung THC diletakkan di tempat yang dapat dijangkau oleh anak kecil tanpa pengamanan yang layak.
  • Petugas darurat harus segera melarikan anak tersebut ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif setelah keracunan.

Tindakan orang tua yang membiarkan produk berbahaya tergeletak begitu saja di dalam rumah menunjukkan bentuk kelalaian yang luar biasa parah. Penegak hukum menegaskan bahwa pengawasan terhadap anak-anak, terutama balita yang memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap benda di sekitarnya, merupakan tanggung jawab mutlak yang tidak boleh diabaikan demi kepentingan pribadi.

Durasi total anak tersebut ditinggalkan seorang diri di dalam rumah tanpa pengawasan orang tua mencapai delapan jam lamanya.

Kasus ini langsung menarik perhatian luas dari masyarakat sekitar dan pemerhati perlindungan anak di wilayah Louisiana. Banyak pihak mengecam tindakan kedua tersangka yang dianggap mementingkan hiburan pribadi dibandingkan keselamatan dan kesejahteraan buah hati mereka sendiri yang masih sangat bergantung pada perlindungan orang dewasa.

Hingga saat ini, proses hukum terhadap Mary Cormier dan David Butt masih terus berjalan di bawah pengawasan ketat aparat penegak hukum. Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatan lalai tersebut di hadapan pengadilan dengan ancaman hukuman pidana yang setimpal atas tindakan membahayakan keselamatan anak di bawah umur.

Pertanyaan Umum

Apa yang menyebabkan balita tersebut harus dilarikan ke rumah sakit?

Balita berusia empat tahun itu mengalami keracunan setelah tidak sengaja memakan permen gummy yang mengandung THC yang tertinggal di dalam rumah tanpa pengawasan.

Berapa lama anak tersebut ditinggalkan oleh orang tuanya?

Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, anak tersebut ditinggalkan seorang diri di rumah selama delapan jam sementara orang tuanya pergi menonton pertandingan sepak bola.

Tindakan hukum apa yang dihadapi oleh kedua orang tua tersebut?

Mary Cormier dan David Butt telah ditangkap dan resmi menghadapi tuntutan hukum atas dugaan kelalaian berat serta penelantaran anak yang membahayakan keselamatan jiwa.

Ringkasan

Sepasang suami istri di Louisiana ditangkap setelah menelantarkan anak berusia empat tahun selama delapan jam untuk menonton pertandingan sepak bola. Sang anak harus dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan setelah tidak sengaja memakan permen gummy yang mengandung THC di dalam rumah tanpa pengawasan.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MRCCC Siloam Semanggi Kenalkan 4 Teknologi Deteksi Kanker
Valve Pastikan Pengembangan Steam Deck 2 Sesuai Jadwal
Perminas dan ITB Kolaborasi Riset dan Teknologi Mineral
Jadwal Arema FC vs Persik Kediri di Super League Hari Ini
Cienciano Tahan Imbang Montevideo City Torque 0-0 di Centenario
Mahfud MD Nilai AHY Punya Kapasitas untuk Maju Pilpres
Bandung Diguncang 47 Gempa Sejak Rabu, BMKG Ungkap Pemicunya
DPRD Karo Minta Ganti Rugi Korban MBG Beracun ke Kepala BGN

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:26 WIB

MRCCC Siloam Semanggi Kenalkan 4 Teknologi Deteksi Kanker

Jumat, 18 September 2026 - 15:06 WIB

Valve Pastikan Pengembangan Steam Deck 2 Sesuai Jadwal

Jumat, 18 September 2026 - 14:20 WIB

Perminas dan ITB Kolaborasi Riset dan Teknologi Mineral

Jumat, 18 September 2026 - 13:35 WIB

Jadwal Arema FC vs Persik Kediri di Super League Hari Ini

Jumat, 18 September 2026 - 13:29 WIB

Cienciano Tahan Imbang Montevideo City Torque 0-0 di Centenario

Berita Terbaru

Valve memastikan pengembangan konsol portabel Steam Deck 2 tetap berjalan sesuai jadwal di tengah tantangan industri.

Viral

Valve Pastikan Pengembangan Steam Deck 2 Sesuai Jadwal

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:06 WIB

error: Content is protected !!