KPK dan Pemkab Muba Gelar Rakor Integritas Tata Kelola Pemerintahan

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat koordinasi integritas tata kelola pemerintahan antara KPK dan Pemkab Musi Banyuasin

Pemkab Musi Banyuasin bersama KPK menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat integritas tata kelola pemerintahan.

Redaksiku.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memperkuat komitmen tata kelola pemerintahan yang bersih melalui koordinasi intensif bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Langkah ini diwujudkan dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Peningkatan Integritas Tata Kelola Sistem Pemerintahan yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, di lingkungan kantor pemerintah setempat.

Pertemuan strategis ini menjadi ruang diskusi bagi para pemangku kebijakan di Muba untuk membedah celah-celah rawan dalam sistem administrasi publik. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan bahwa setiap lini birokrasi, mulai dari perencanaan hingga eksekusi anggaran, berjalan sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang ditetapkan oleh lembaga antirasuah.

Agenda tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan legislatif, termasuk Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, beserta jajaran wakil ketua dan ketua fraksi. Dari pihak eksekutif, hadir Sekretaris Daerah Muba Syafaruddin dan Asisten I H Ardiansyah, serta sejumlah kepala perangkat daerah yang menjadi ujung tombak pelayanan publik di kabupaten tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim KPK yang hadir dipimpin langsung oleh Untung Wicaksono, selaku Ketua Satuan Tugas Pencegahan Direktorat Korsup Wilayah II, yang membawa mandat untuk mengawal integritas tata kelola di daerah.

Fokus pada Perencanaan dan Pengadaan Barang Jasa

Bupati Musi Banyuasin, M. Toha Tohet, menegaskan bahwa rakor ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Ia menempatkan forum ini sebagai instrumen vital dalam melakukan pemantauan, evaluasi, serta pendalaman mendalam terhadap tiga sektor krusial yang selama ini menjadi perhatian utama KPK dalam pencegahan tindak pidana korupsi.

Adapun tiga sektor utama yang menjadi sorotan dalam pengawasan tersebut meliputi:

  • Perencanaan anggaran daerah agar lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
  • Transparansi proses penganggaran yang meminimalisir potensi penyimpangan sejak tahap awal penyusunan APBD.
  • Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang kini dipantau ketat untuk menutup ruang bagi praktik gratifikasi atau kolusi.

Melalui keterlibatan langsung dari Satgas Pencegahan KPK, pemerintah daerah berharap dapat memetakan risiko korupsi lebih dini. Pendekatan ini diharapkan mampu mengubah pola kerja birokrasi yang sebelumnya mungkin masih memiliki titik lemah dalam sistem pengawasan internal.

Penguatan integritas sistem pemerintahan di Musi Banyuasin menjadi prioritas untuk memastikan bahwa tata kelola daerah sejalan dengan standar pencegahan korupsi nasional.

Transformasi Layanan Publik di Musi Banyuasin

Selain fokus pada integritas tata kelola pemerintahan, Kabupaten Musi Banyuasin juga tengah melakukan langkah besar dalam sektor pelayanan energi. Seiring dengan upaya perbaikan sistem di tingkat birokrasi, pemerintah daerah juga melakukan penyesuaian operasional yang berdampak langsung pada masyarakat luas.

Salah satu perubahan signifikan yang terjadi adalah migrasi puluhan ribu pelanggan listrik di 14 kecamatan. Pengalihan layanan ini dilakukan dari PT Muba Electric Power (MEP) ke PT PLN (Persero). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan akses listrik yang lebih stabil dan terstandarisasi bagi seluruh warga di wilayah tersebut.

Masyarakat yang terdampak peralihan penyedia layanan listrik disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah agar proses migrasi data dan layanan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Integrasi antara pengawasan ketat oleh KPK dan pembenahan infrastruktur layanan dasar menunjukkan arah kebijakan yang ingin dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Kehadiran KPK di Muba dipandang sebagai katalis untuk mempercepat reformasi birokrasi yang lebih terbuka, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.

Dengan adanya evaluasi rutin, setiap perangkat daerah kini dituntut untuk lebih teliti dalam administrasi. Sinergi antara legislatif dan eksekutif yang terlihat dalam rakor tersebut memberikan sinyal kuat bahwa pengawasan tidak hanya datang dari luar, tetapi juga didorong dari kesadaran internal untuk menciptakan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pertanyaan Umum

Apa tujuan utama dari rapat koordinasi antara KPK dan Pemkab Muba?

Tujuan utamanya adalah melakukan pemantauan, evaluasi, dan pendalaman tata kelola perencanaan, penganggaran, serta pengadaan barang dan jasa untuk meningkatkan integritas sistem pemerintahan di Musi Banyuasin.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam pengawasan tersebut?

Rapat ini melibatkan jajaran pimpinan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, pimpinan dan anggota DPRD Muba, serta Tim Satgas Pencegahan Direktorat Korsup Wilayah II KPK RI yang dipimpin oleh Untung Wicaksono.

Apa kaitan antara rakor ini dengan migrasi pelanggan listrik di Muba?

Keduanya merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola dan pelayanan publik. Rakor fokus pada integritas birokrasi, sementara migrasi listrik merupakan langkah konkret untuk memperbaiki kualitas pelayanan energi bagi masyarakat di 14 kecamatan.

Ringkasan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bekerja sama dengan KPK untuk memperkuat integritas tata kelola pemerintahan melalui pengawasan ketat pada sektor perencanaan anggaran dan pengadaan barang jasa. Langkah ini bertujuan meminimalisir risiko korupsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MRCCC Siloam Semanggi Kenalkan 4 Teknologi Deteksi Kanker
Valve Pastikan Pengembangan Steam Deck 2 Sesuai Jadwal
Perminas dan ITB Kolaborasi Riset dan Teknologi Mineral
Jadwal Arema FC vs Persik Kediri di Super League Hari Ini
Cienciano Tahan Imbang Montevideo City Torque 0-0 di Centenario
Mahfud MD Nilai AHY Punya Kapasitas untuk Maju Pilpres
Bandung Diguncang 47 Gempa Sejak Rabu, BMKG Ungkap Pemicunya
DPRD Karo Minta Ganti Rugi Korban MBG Beracun ke Kepala BGN

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:26 WIB

MRCCC Siloam Semanggi Kenalkan 4 Teknologi Deteksi Kanker

Jumat, 18 September 2026 - 15:06 WIB

Valve Pastikan Pengembangan Steam Deck 2 Sesuai Jadwal

Jumat, 18 September 2026 - 14:20 WIB

Perminas dan ITB Kolaborasi Riset dan Teknologi Mineral

Jumat, 18 September 2026 - 13:35 WIB

Jadwal Arema FC vs Persik Kediri di Super League Hari Ini

Jumat, 18 September 2026 - 13:29 WIB

Cienciano Tahan Imbang Montevideo City Torque 0-0 di Centenario

Berita Terbaru

Valve memastikan pengembangan konsol portabel Steam Deck 2 tetap berjalan sesuai jadwal di tengah tantangan industri.

Viral

Valve Pastikan Pengembangan Steam Deck 2 Sesuai Jadwal

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:06 WIB

error: Content is protected !!